Ganjar Berpotensi Ambil Tokoh NU Jadi Cawapres, Nama Mahfud MD Terdepan
Ganjar Pranowo. (MP/Ismail)
Merahputih.com - PDIP dan partai koalisi belum menentukan siapa bakal calon wakil presiden (cawapres) yang kelak mendampingi capres Ganjar Pranowo.
Pengamat politik dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Saidiman Ahmad menilai, Ganjar dkk harus menambah suara yang berasal dari luar partai dan memiliki sosok kuat dari Nahdlatul Ulama (NU).
"Dari survei sebelumnya, ada beberapa nama yang muncul seperti Menkopolhukam Mahfud MD dan Khofifah Indar Parawansa. Tinggal mana yang dipilih Bu Megawati Soekarnoputri," kata Saidiman yang dikutip di Jakarta, Selasa (26/9).
Baca Juga:
Duet Prabowo-Ganjar karena Kekhawatiran Anies-Cak Imin Punya Kans Menang
Saidiman menilai, kualitas personal Menko Polhukam Mahfud bisa memperkuat pencitraan atau branding Ganjar melalui rekam jejaknya yang dinilai bersih dan berani selama ini.
"Branding integritas ini penting, karena salah satu kualitas personal yang dianggap paling penting oleh masyarakat untuk seorang pemimpin nasional adalah integritas," kata Saidiman.
Menurut dia, di antara sejumlah tokoh Nahdlatul Ulama (NU) saat ini, Mahfud MD merupakan salah satu tokoh yang paling populer dan mendapatkan penerimaan publik cukup baik.
"Nama-nama lain yang selama ini juga potensial mulai tereliminasi berdasarkan signal dari elite PDI Perjuangan," tambah Saidiman.
Baca Juga:
PAN Sebut Realisasi Duet Ganjar-Prabowo Tergantung Restu Megawati
Dia menjelaskan, penentuan bakal calon wakil presiden untuk Ganjar perlu dilihat dari aspek sejarah.
Misalnya PDI Perjuangan yang cenderung mengambil tokoh NU sebagai bakal calon orang kedua di pilpres.
"Misalnya, di Pemilu 2019, KH Ma’ruf Amin akhirnya dipilih menjadi cawapres Jokowi," ujarnya.
Selain itu, PDI Perjuangan sudah memiliki "tiket" sendiri untuk mengajukan bakal calon. Sehingga sebenarnya tak begitu memerlukan dukungan partai politik lain untuk mengusung bakal cawapres sendiri.
Kondisi tersebut membuat PDI Perjuangan lebih leluasa dalam menentukan calon dari luar partai politik. (Knu)
Baca Juga:
Kubu Ganjar Sebut Koalisi Gemuk Prabowo Tak Jaminan Menang
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
PDIP Desak Pilkada Langsung Tetap Dipertahankan, Usul Gunakan E-Voting
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Kecup Prananda dan Puan ke Megawati di Peringatan HUT ke-53 PDIP