Fuad Bawazier: Jika Ahok Menang Pilgub DKI, Jokowi Akan Kerepotan
Presiden Jokowi di Istana Negara, Kamis (21/10). (Foto:Biro Pers Setpres)
MerahPutih Megapolitan - Presiden Joko Widodo (Jokowi) diperkirakan bakal kerepotan jika calon petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terpilih kembali menjadi Gubernur DKI Jakarta. Sebab, kemenangan Ahok dikhawatirkan akan menimbulkan kegaduhan.
Pernyataan itu diungkapkan mantan Menteri Keuangan Kabinet Pembangunan VII di era Presiden Soeharto, Fuad Bawazier. Menurutnya, aksi unjuk rasa akan terus berlangsung jika Ahok kembali memimpin DKI Jakarta.
"Saya khawatir akan selalu timbul kegaduhan di Jakarta," ujar Fuad dalam acara diskusi di Warung Daun, di Jalan Cikini Raya No 16, Jakarta Pusat, Kamis (17/11).
Salah satu pendiri Partai Hanura itu menambahkan, terpilihnya kembali Ahok bisa saja membuat Presiden Jokowi kerepotan. Dampaknya, roda pemerintahan akan terganggu.
Ia mengingatan, bukan tak mungkin nantinya banyak investor yang akan lari lantaran ketidakstabilan politik di dalam negeri.
"Siap-siap saja selama periode kepemimpinannya, pasti merepotkan Presiden, Polisi, TNI, rakyat dan bahkan pengusaha sendiri sehingga mengganggu jalannya roda pemerintahan," katanya. (Yni)
BACA JUGA:
Bagikan
Berita Terkait
Tanpa Kembang Api, Malam Tahun Baru Jakarta Diisi Doa dan Pesan Kemanusiaan
APBD Jakarta 2026 Rp 81,32 Triliun, Masih Fokus Masalah Banjir hingga Kemacetan
Polda Metro Gelar Perkara Khusus Tunjukkan Ijazah Asli, Jokowi: soal Maaf Urusan Pribadi
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Amien Rais, Refly Harun, dan Rismon Datangi PN Solo untuk Sidang Ijazah Palsu
Pemprov DKI Berangkatkan 27 Ton Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera, Hasil Kolaborasi OPZ dengan IPCN
UMP Jakarta 2026 Sudah Diputuskan, Diumumkan Pramono Besok
Tanpa Pesta Kembang Api, Perayaan Malam Pergantian Tahun di Jakarta Sederhana Diisi Doa Bersama utuk Korban Bencana
Pramono Larang Pihak Swasta Pesta Kembang Api saat Perayaan Malam Pergantian Tahun
Libur Nataru 2025/2026, Puncak Arus Keluar Jakarta Diperkirakan 20 Desember