Folikulitis, Penyakit Gatal pada Kulit Kepala dan Kerontokan Rambut

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 29 November 2022
Folikulitis, Penyakit Gatal pada Kulit Kepala dan Kerontokan Rambut

Folikulitis kulit kepala adalah peradangan pada folikel rambut yang sering muncul dengan pustula kecil yang gatal. (Pixabay/3534679)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

RASA gatal pada kulit kepala memang sangatlah mengganggu. Gatal yang terus-menerus dapat menyebabkan iritasi pada kulit, jadi sangatlah penting untuk memahami penyebab gatal dan cara mengobatinya. Jika kamu mengalami rasa kulit kepala yang gatal hingga menyakitkan, bisa saja kulit kepalamu sedang mengalami folikulitis.

Dilansir dari brydie, folikulitis kulit kepala adalah peradangan pada folikel rambut yang sering muncul dengan pustula kecil yang gatal. Mereka akan terlihat seperti jerawat yang tumbuh kulit kepala, terutama pada bagian garis rambut.

Baca Juga:

Cara Ampuh 'Menyembuhkan' Rambut Brassy

rambut
terlihat seperti jerawat yang tumbuh kulit kepala, terutama pada bagian garis rambut. (Pexels/KEHN HERMANO)


Folikulitis biasanya terjadi karena rambut yang tumbuh ke dalam atau infeksi yang disebabkan oleh bakteri, jamur, atau tungau. Mereka akan menyebabkan rasa gatal, kemerahan dan benjolan lunak yang kecil di bagian depan dahi.

Menurut dokter asal New York City, Michelle Henry, folikulitis memiliki dua jenis yang berbeda. Tipe pertama adalah folikulitis superfisial, yang ringan dan bisanya mudah untuk diobati dan tipe kedua adalah folikulitis dalam, yang menyebabkan infeksi lebih dalam pada folikel rambut dan lebih sulit untuk dikendalikan.

Adapun ciri-ciri dari folikulitis adalah benjolan kecil-kecil di bagian depan kulit kepala yang diiringi rasa gatal. Selain itu, folikulitis kepala juga dapat muncul sebagai kulit merah, meradang, dan bengkak. Buruknya, kamu juga dapat mengalami sensasi kebakar atau nyeri jika disentuh.

Komedo putih yang berada di sepanjang garis rambut menjadi salah satu indikator folikulitis kepala yang paling jelas. Meskipun bukan gejala awal, folikulitis rambut juga dapat menyebabkan kerontokan pada rambut.

Baca Juga:

5 Persiapan bagi Pria yang Ingin Rambut Panjang

rambut
Folikulitis kulit kepala memiliki potensi untuk menjadi lebih buruk jika tidak dirawat dengan baik. (Unsplash/Element5 Design)

Folikulitis kulit kepala memiliki potensi untuk menjadi lebih buruk jika tidak dirawat dengan baik, karena dapat berkembang menjadi benjolan yang keras dan nyeri yang berisi nanah atau dikenal sebagai bisul.

Oleh sebab itu sangatlah penting untuk merawatnya dengan benar. Caranya dengan menggunakan shampo anti ketombe yang mengandung zat anti jamur, karena mereka mampu membantu menghilangkan minyak dan mikroba lain dari sekitar folikel rambut.

Selain itu, kamu juga dapat menggunakan antiseptik, seperti minyak esensial yang terbuat dari pohon teh. Kemudian jangan pernah menggunakan air panas untuk mencuci rambut. Karena air panas memperparah rasa gatal dan menyebabkan kekeringan pada kulit. (nbl)

Baca Juga:

4 Updo untuk Pemilik Rambut Tipis Biar Tidak Mati Gaya

#Rambut Sehat #Rambut Rontok #Kesehatan #Kecantikan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Lifestyle
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Ramalan zodiak hari ini 1 September 2026, lengkap dengan asmara, karier, keuangan, dan keberuntungan Aries hingga Pisces. Simak 5 hal yang Taurus wajib waspadai
ImanK - Senin, 31 Agustus 2026
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Indonesia
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Langkah darurat ini dinilai sebagai keputusan krusial untuk mencegah berulangnya tragedi serta melindungi keselamatan jiwa dokter maupun pasien.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Indonesia
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Kemenkes dorong masyarakat lakukan tes HIV tanpa takut stigma negatif. Deteksi dini penting untuk menekan penularan dan memastikan pengobatan segera dengan terapi ARV.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Bagikan