MerahPutih.com - Wacana penyesuaian sasaran Makan Bergizi Gratis (MBG) sempat mengemuka setelah pemerintah mengevaluasi pelaksanaan program dan mengkaji agar bantuan lebih tepat sasaran.
Salah satu opsi yang dibahas ialah memprioritaskan penerima dari kelompok desil 1–7, sedangkan penerima dari kelompok desil 8–10 masih dalam tahap kajian dan belum diputuskan menjadi kebijakan.
Dalam klasifikasi kesejahteraan nasional, desil merupakan pengelompokan penduduk berdasarkan tingkat kesejahteraan yang dibagi menjadi 10 kelompok. Desil 1 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan terendah, sedangkan desil 10 merupakan kelompok tertinggi.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah belum menerapkan penyesuaian sasaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk wacana untuk kelompok desil 7–10.
Baca juga:
PDIP Tagih Jawaban BGN soal Data Kader Diduga Ikut Proyek MBG
Pemerintah masih melakukan pembenahan di Badan Gizi Nasional (BGN) setelah pergantian pimpinan lembaga tersebut.
Belum. Setelah terjadi proses perubahan pimpinan di BGN, kami menyampaikan bahwa kami mohon waktu untuk melakukan proses pembenahan kurang lebih satu bulan,
katanya.
Hasil inventarisasi berbagai persoalan pelaksanaan MBG telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto. Selanjutnya, pemerintah masih mempertajam langkah pembenahan dan mengkaji sejumlah opsi pelaksanaan program.
Salah satu pembahasan dalam rapat bersama Presiden ialah simulasi pelaksanaan MBG dengan mempertimbangkan karakteristik masing-masing daerah, termasuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Prasetyo mengatakan mekanisme pelaksanaan MBG di wilayah 3T memerlukan pendekatan berbeda karena jumlah penerima manfaat relatif sedikit dan tersebar di berbagai lokasi.
Pembahasan mengenai penyesuaian sasaran penerima, termasuk wacana MBG bagi kelompok desil 7–10, masih dalam tahap kajian dan belum diputuskan menjadi kebijakan,
katanya.

