Fatayat NU Jabar: Gubernur Mendatang Harus Pro Perempuan
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Rahmad)
Ketua Perwakilan Fatayat NU Jawa Barat Yayah Fijriyah berharap gubernur Jawa Barat mendatang bisa lebih sensitif terhadap isu-isu perempuan. Selain memprioritaskan perempuan dalam kebijakan-kebijakan politiknya, politik anggaran juga diharapkan pro perempuan.
Hal itu dilontarkan Yayah terkait kriteria pemimpin yang layak untuk memimpin Jabar ke depannya.
"Kekerasan perempuan di Jabar relatif tergolong tinggi. Itu harus ditekan lewat program pencegahan. Kesehatan dan pemberdayaan ekonomi perempuan harus pula dijadikan prioritas gubernur nanti," jelas Yayah.
Karena itu, gubernur mendatang perlu memiliki perspektif pembelaan atau pemihakan terhadap perempuan. Ini penting agar berbagai kebijakan yang dikeluarkan itu betul-betul memperhatikan perempuan.
"Jadikan Jabar provinsi yang ramah perempuan. Itu harus dimulai dengan sosok pemimpin yang menghargai dan menghormati posisi perempuan," pungkas Yayah.
Berita ini merupakan laporan dari Mauritz, kontributor merahputih.com untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya: DPD Golkar Usung Dedi Mulyadi Di Pilgub Jabar
Bagikan
Berita Terkait
Kisah Tatar Sunda dalam Pameran Foto ’Sakakala’, Imaji Budaya untuk Edukasi dan Promosi Pariwisata
Dian Sastrowardoyo: Peran Perempuan Krusial di Tengah Disrupsi Teknologi AI
Dedi Mulyadi Kunjungi Gedung KPK, Bahas Penyelamatan Aset Negara di Jawa Barat
Jabar Bakal Dilanda Hujan Lebat Dalam Satu Pekan Mendatang, Warga Diminta Waspada
Terjadi 108 Kali Gempa di Jawa Barat Sepanjang November, BMKG Keluarkan Rekomendasi untuk Masyarakat
Pemprov DKI Luncurkan Kanal Aduan Lengkap untuk Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak
Pemprov Jabar Ingin Gambir - Bandung Ditempuh 1,5 Jam Perjalanan Pakai Kereta Api
Selebgram Lisa Mariana dan Pria Bertato Tersangka Peredaran 3 Video Mesum
Bencana Alam di Ciamis Terjadi di 12 Titik pada Minggu, Paling Banyak Tanah Longsor
Di Jawa Barat, Terpidana di Bawah 5 Tahun Akan Dihukum Kerja Sosial Agar Produktif