Erick Gandeng Kemenlu Perkuat Bisnis BUMN di Luar Negeri

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Juli 2020
Erick Gandeng Kemenlu Perkuat Bisnis BUMN di Luar Negeri

Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Kementerian BUMN).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Badan Usaha Mikin Negara (BUMN) Erick Thohir dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) kerja sama diplomasi ekonomi untuk mendukung bisnis BUMN di luar negeri atau BUMN Go Global.

Menteri Badan Usaha Mikin Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan, sudah seharusnya pihaknya bersinergi dengan kementerian lain, bukan hanya dengan Kementerian Luar Negeri.

Ia menegaskan, arahan Presiden Joko Widodo, Indonesia secara diplomatik tidak hanya fokus di politik, tetapi juga terus mengembangkan footprint dunia usaha baik swasta ataupun BUMN.

Baca Juga:

Maju Dalam Pilkada, Putra Jokowi Diuntungkan sebagai Seorang Pengusaha

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, sejak Maret 2020, kerja sama antara Kementerian BUMN dan Kementerian Luar Negeri sangat intensif. Bahkan, saat terjadi pandemi, kerja sama antara dua kementerian justru semakin kuat.

"Kita tidak mengenal egosektoral, dan bahkan di awal-awal pandemi kerja sama saling bahu-membahu ini tidak mengenal jam dan hari," kata Retno.

MoU BUMN dan Kemenlu
Menteri BUMN Erick Thohir (kiri) dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam acara memorandum of understanding (MoU) Kerja Sama Diplomasi Ekonomi dalam rangka mendukung BUMN Go Global di Jakarta, Jumat (17/7/2020). (Foto: Antara)

Kementerian Luar Negeri, kata ia, sepenuhnya mendukung program BUMN Go Global. MoU bakal memberikan landasan kuat bagi kerja sama seterusnya serta pembahasan MoU ini juga super cepat.

"Melalui MoU ini Kementerian BUMN dan Kementerian Luar Negeri akan membentuk tim bersama BUMN Go Global untuk mendukung pengembangan serta ekspansi BUMN di pasar global dan identifikasi bersama peluang investasi inbound serta outbound," katanya.

Baca Juga:

Antisipasi Resesi Ekonomi, DPR Minta Percepat Program Perlindungan Warga Miskin

#Kinerja BUMN #BUMN #Erick Thohir
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Olahraga
Prabowo Lepas 432 Atlet Indonesia ke Asian Games 2026, Janjikan Bonus Rp 3 Miliar untuk Emas
Prabowo Subianto melepas 432 atlet Indonesia ke Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Peraih medali emas dijanjikan bonus Rp 3 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
Prabowo Lepas 432 Atlet Indonesia ke Asian Games 2026, Janjikan Bonus Rp 3 Miliar untuk Emas
Olahraga
Blak-blakan Shin Tae-yong Bertemu Erick Thohir Sebagai Pelatih Persija Usai Dipecat PSSI
Pertemuan perdana Shin Tae-yong dan Erick Thohir usai drama pemecatan dari Timnas Indonesia akhirnya terjadi. Kini latih Persija Jakarta, begini respons blak-blakan STY
Angga Yudha Pratama - Selasa, 01 September 2026
Blak-blakan Shin Tae-yong Bertemu Erick Thohir Sebagai Pelatih Persija Usai Dipecat PSSI
Indonesia
Prabowo Targetkan Penghematan Rp 100 Triliun Dari Tutup 700 BUMN
Pengurangan jumlah BUMN tersebut dapat meningkatkan efisiensi sekaligus mengurangi biaya rutin yang selama ini dikeluarkan perusahaan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Prabowo Targetkan Penghematan Rp 100 Triliun Dari Tutup 700 BUMN
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Demi MBG, Ratusan Perusahaan BUMN Ditutup Tahun Ini
Pemerintah dikabarkan akan menutup ratusan perusahaan BUMN di akhir tahun 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Demi MBG, Ratusan Perusahaan BUMN Ditutup Tahun Ini
Indonesia
Prabowo Targetkan BUMN Dipangkas Jadi Maksimal 300 Perusahaan pada Akhir 2026
Presiden Prabowo Subianto menargetkan jumlah BUMN dipangkas menjadi maksimal 300 perusahaan hingga 31 Desember 2026. Efisiensi disebut mencapai Rp 50 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Targetkan BUMN Dipangkas Jadi Maksimal 300 Perusahaan pada Akhir 2026
Indonesia
Prabowo Ungkap 290 BUMN Ditutup, Pemerintah Targetkan Tersisa 250-300 Perusahaan yang Produktif
Presiden RI, Prabowo Subianto, mengklaim tela menutup 290 BUMN. Kini, ia menargetkan hanya tersisa 250-300 perusahaan.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Ungkap 290 BUMN Ditutup, Pemerintah Targetkan Tersisa 250-300 Perusahaan yang Produktif
Indonesia
Presiden Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc, Usut Kasus Direksi BUMN 30 Tahun ke Belakang
Prabowo menegaskan BUMN merupakan milik seluruh rakyat Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Presiden Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc, Usut Kasus Direksi BUMN 30 Tahun ke Belakang
Indonesia
Danantara Bidik Saham BEI, Skenario Besar Demutualisasi Pasar Modal Indonesia Segera Terwujud
BPI Danantara memberikan arahan resmi kepada DIM untuk mengeksekusi investasi strategis ini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 12 Agustus 2026
Danantara Bidik Saham BEI, Skenario Besar Demutualisasi Pasar Modal Indonesia Segera Terwujud
Indonesia
Pemprov DKI Dukung Penuh FIFA ASEAN Cup 2026, Siapkan GMSB dan Lapangan Banteng
Pemprov DKI Jakarta mendukung penuh FIFA ASEAN Cup 2026 yang digelar 21 September-6 Oktober. GMSB dan Lapangan Banteng disiapkan untuk latihan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Agustus 2026
Pemprov DKI Dukung Penuh FIFA ASEAN Cup 2026, Siapkan GMSB dan Lapangan Banteng
Indonesia
Danantara Indonesia Matangkan Rencana IPO Deretan Raksasa BUMN, Pegadaian Hingga Pelindo Bakal Melantai di Bursa
Rencana pelepasan saham anak usaha BUMN ke bursa domestik telah masuk dalam peta jalan (roadmap)
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Danantara Indonesia Matangkan Rencana IPO Deretan Raksasa BUMN, Pegadaian Hingga Pelindo Bakal Melantai di Bursa
Bagikan