Prabowo Targetkan BUMN Dipangkas Jadi Maksimal 300 Perusahaan pada Akhir 2026

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Targetkan BUMN Dipangkas Jadi Maksimal 300 Perusahaan pada Akhir 2026

Prabowo di Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI. (Foto: MerahPutih.com/Didik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto menargetkan jumlah badan usaha milik negara (BUMN) dipangkas menjadi maksimal sekitar 300 perusahaan hingga 31 Desember 2026.

Target tersebut disampaikan Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8).

Prabowo mengatakan, setelah pemerintah membentuk Danantara Indonesia sebagai sovereign wealth fund, ditemukan terdapat 1.074 BUMN.

Jumlah tersebut mencakup perusahaan dengan struktur anak, cucu, hingga cicit perusahaan.

Menurut Prabowo, struktur tersebut membuat jumlah perusahaan negara menjadi terlalu besar sehingga perlu dilakukan perampingan.

Hingga saat ini, pemerintah telah menutup 290 BUMN. Selanjutnya, lebih dari 750 BUMN lainnya ditargetkan untuk ditutup atau dirampingkan.

Baca juga:

Mengenal Sistem Registri Unit Karbon yang Disinggung Presiden Prabowo dalam Pidato Kenegaraan

Hanya BUMN Produktif yang Dipertahankan

Prabowo mengatakan pemerintah hanya akan mempertahankan perusahaan negara yang produktif serta mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.

Pada 31 Desember 2026 kita targetkan hanya akan memiliki paling banyak 300 BUMN,

Presiden RI, Prabowo Subianto.

Perampingan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk membuat pengelolaan perusahaan negara lebih efisien.

Baca juga:

Prabowo Wajibkan Barang-barang Subsidi Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih

Efisiensi BUMN Capai Rp 50 Triliun

Perampingan jumlah BUMN tersebut juga diklaim telah menghasilkan penghematan yang signifikan.

Pemerintah mencatat efisiensi biaya hingga saat ini mencapai sekitar Rp50 triliun.

Penghematan tersebut antara lain berasal dari pengurangan biaya gaji direksi dan komisaris, sewa gedung dan kendaraan, perjalanan dinas, serta berbagai biaya operasional lainnya.

Prabowo menilai dana yang berhasil dihemat dari efisiensi BUMN dapat dialihkan untuk membiayai berbagai kebutuhan masyarakat.

Dana tersebut, antara lain, dapat digunakan untuk memperbaiki puskesmas, merenovasi sekolah, hingga menyediakan rumah bagi masyarakat. (Knu)

#BUMN #Presiden Prabowo Subianto #Sidang Tahunan MPR #Danantara
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Targetkan BUMN Dipangkas Jadi Maksimal 300 Perusahaan pada Akhir 2026
Presiden Prabowo Subianto menargetkan jumlah BUMN dipangkas menjadi maksimal 300 perusahaan hingga 31 Desember 2026. Efisiensi disebut mencapai Rp 50 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Targetkan BUMN Dipangkas Jadi Maksimal 300 Perusahaan pada Akhir 2026
Indonesia
Prabowo Wajibkan Barang-barang Subsidi Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih
Produk bersubsidi seperti MinyaKita dan beras tidak boleh diperjualbelikan di luar KDMP.
Frengky Aruan - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Wajibkan Barang-barang Subsidi Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih
Indonesia
Mengenal Sistem Registri Unit Karbon yang Disinggung Presiden Prabowo dalam Pidato Kenegaraan
Salah satu bagian yang berkaitan dengan agenda pengelolaan lingkungan dan sumber daya alam merupakan pengembangan perdagangan karbon melalui Sistem Registri Unit Karbon (SRUK).
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Mengenal Sistem Registri Unit Karbon yang Disinggung Presiden Prabowo dalam Pidato Kenegaraan
Indonesia
Prabowo Sebut 71 Ribu Lebih Sekolah Sudah Diperbaiki hingga Tahun 2026 ini
Presiden Prabowo Subianto menargetkan 100 ribu sekolah tahun depan.
Frengky Aruan - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Sebut 71 Ribu Lebih Sekolah Sudah Diperbaiki hingga Tahun 2026 ini
Indonesia
Di Pidato Kenegaraan, Prabowo Ingin Sejak SD Bahasa Asing Diajarkan, Mutlak Harus Dikuasai
"Mereka harus mulai bahasa asing, bahasa yang paling penting, Bahasa Inggris, Mandarin, Arab, bahasa Jepang, Korea, Spanyol, Prancis," ucap Prabowo
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 14 Agustus 2026
Di Pidato Kenegaraan, Prabowo Ingin Sejak SD Bahasa Asing Diajarkan, Mutlak Harus Dikuasai
Indonesia
Saat Anak Dari Daerah Dipanggil Prabowo di Pidato Kenegaraan, Berikan Inspirasi dan Tampil Pakai Baju Adat
Menurut Prabowo, anak-anak Indonesia juga harus mendapatkan pendidikan yang baik dengan didukung fasilitas sekolah yang memadai.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 14 Agustus 2026
Saat Anak Dari Daerah Dipanggil Prabowo di Pidato Kenegaraan, Berikan Inspirasi dan Tampil Pakai Baju Adat
Indonesia
Menteri dan Pembantunya Pingsan hingga Masuk RS Akibat Kelelahan, Prabowo Janjikan Waktu Istirahat Cukup
Prabowo berjanji di sisa masa jabatannya sebagai Presiden RI, ia akan memberi waktu istirahat yang cukup kepada jajarannya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 14 Agustus 2026
Menteri dan Pembantunya Pingsan hingga Masuk RS Akibat Kelelahan, Prabowo Janjikan Waktu Istirahat Cukup
Indonesia
Seruput Kopi di Tengah Pidato Kenegaraan, Canda Prabowo Daerah Penghasil Kopi Kemungkinan Akan Berikan Dukungan
Prabowo menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPD RI serta DPR RI Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 14 Agustus 2026
Seruput Kopi di Tengah Pidato Kenegaraan, Canda Prabowo Daerah Penghasil Kopi Kemungkinan Akan Berikan Dukungan
Indonesia
Prabowo Ungkap 290 BUMN Ditutup, Pemerintah Targetkan Tersisa 250-300 Perusahaan yang Produktif
Presiden RI, Prabowo Subianto, mengklaim tela menutup 290 BUMN. Kini, ia menargetkan hanya tersisa 250-300 perusahaan.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Ungkap 290 BUMN Ditutup, Pemerintah Targetkan Tersisa 250-300 Perusahaan yang Produktif
Indonesia
Presiden Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc, Usut Kasus Direksi BUMN 30 Tahun ke Belakang
Prabowo menegaskan BUMN merupakan milik seluruh rakyat Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Presiden Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc, Usut Kasus Direksi BUMN 30 Tahun ke Belakang
Bagikan