Merahputih.com - Hubungan antara Shin Tae-yong dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir kembali jadi sorotan usai keduanya bertemu langsung untuk pertama kalinya sejak insiden pemecatan dari kursi Pelatih Timnas Indonesia.
Pertemuan bersejarah ini terjadi di sela-sela kick-off BRI Super League 2026/27 di Jakarta, Selasa lalu, di mana STY kini hadir dengan status baru sebagai nakhoda utama Persija Jakarta.
Baca juga:
Rumor Transfer Antonio Colak ke Persija Jakarta Dibantah Keras Legia Warszawa
Momen tatap muka antara Erick Thohir dan mantan juru taktik Timnas Indonesia ini jelas memancing rasa penasaran publik pecinta sepak bola Indonesia.
Banyak fans yang bertanya-tanya apakah masih ada sisa ketegangan, mengingat awal tahun 2025 lalu PSSI resmi mendepak Shin Tae-yong hanya dua pekan setelah laga melawan Filipina di Piala AFF.
Menariknya, pelatih yang kini membesut skuad Macan Kemayoran itu menanggapi reuni ini dengan sangat santai dan apa adanya.
Jujur Tanpa Basa-Basi, Begini Status Hubungan STY dan Ketum PSSI

Publik tentu ingat betul bagaimana dedikasi pelatih asal Korea Selatan ini. Selama lima tahun masa baktinya sejak awal 2020, ia tidak hanya mengurus tim senior untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan Piala Asia 2023, tapi juga merombak fondasi timnas kelompok umur (U19, U20, dan U23). Puncaknya adalah saat ia membawa skuad U23 menembus semifinal Piala Asia U23 2024.
Namun, perpisahan pada 6 Januari 2025 lalu membuat hubungan profesionalnya dengan PSSI harus berakhir. Saat ditanya awak media soal dinamika hubungannya dengan Erick Thohir saat ini, STY menjawab dengan gaya khasnya yang jujur tanpa filter.
Gak ada (hubungan) baik atau (hubungan) gak baik, kan ini baru pertama kali bertemu juga setelah itu (dipecat),
ungkap STY.
Meski terkesan dingin di awal kalimat, STY buru-buru menegaskan kalau dirinya sama sekali tidak menyimpan sentimen negatif. Ia justru menyambut positif perjumpaan dengan orang nomor satu di federasi sepak bola Tanah Air tersebut.
Senang bertemu kembali, dan bertemu lagi senang dong pasti,
tambahnya.
Move On dari Timnas, Ambisi Baru Bersama Persija Jakarta
Keputusan STY untuk kembali berkarir di Indonesia lewat pintu klub rupanya didasari oleh kecintaannya pada atmosfer sepak bola lokal yang terus berkembang. Bertemu dengan wajah-wajah lama seperti Erick Thohir dan Ferry Paulus (Direktur Utama I.League) di acara seremonial liga membuat STY merasa seperti pulang ke rumah.
Rasa bangganya pernah menjadi bagian dari revolusi sepak bola Indonesia masih sangat terasa. Namun kini, fokusnya sudah 100 persen bergeser untuk membesarkan nama klub ibukota.
Ya senang sekali bertemu kembali dengan bapak Erick Thohir dan Ferry Paulus. Di sini memang banyak yang saya kenal, jadi saya senang. Ya sebelumnya saya melatih di timnas lama dan saya juga bangga karena memajukan sepak bola Indonesia bersamanya,
curhat pelatih berusia 57 tahun tersebut.
Baca juga:
Persija Bakal Tambah Satu Pemain Asing Buat Hadapi Laga Pembuka Lawan Persib Bandung dan Borneo FC
Ia juga menyoroti bagaimana kompetisi domestik kini sudah jauh lebih sehat dan kompetitif. Hal ini menjadi bahan bakar motivasinya untuk memberikan yang terbaik bagi The Jakmania.
Sekarang kembali ke klub Indonesia. Saya melihat sepak bola di liga Indonesia juga lumayan sekali maju dari sebelumnya. Jadi saya sangat senang. Saya akan berusaha semaksimal mungkin agar Persija lebih baik lagi dan sepak bola Indonesia maju bersama,
tutup STY.