Equinox, Serunya Masyarakat Pontianak Nikmati Sehari Tanpa Bayangan

Zulfikar SyZulfikar Sy - Sabtu, 25 Maret 2017
Equinox, Serunya Masyarakat Pontianak Nikmati Sehari Tanpa Bayangan

Warga menyaksikan fenomena equinox di Sunga Putat. (Twitter/kreasisp)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Fenomena equinox belakangan menjadi perbincangan hangat di tengah-tengah masyarakat. Fenomena alam ini terjadi dengan meningkatnya suhu udara secara ekstrem. Namun, equinox bukan berarti suhu sangat tinggi semacam gelombang panas seperti di Afrika. Fenomena equinox tidak berbahaya.

Equinox merupakan fenomena astronomi ketika matahari melintasi garis katulistiwa. Ternyata, fenomena ini menjadi pembelajaran tentang gerak alam, bahkan berpotensi menjadi daya tarik wisata. Karena kita tahu, Indonesia merupakan salah satu negara yang dilewati garis katulistiwa. Menikmati equinox, berarti mengunjungi daerah katulistiwa.

Lalu bagaimana fenomena equinox terjadi di daerah katulistiwa? Di Pontianak, Kalimantan Barat, masyarakat berbondong-bondong keluar rumah menikmati fenomena equinox di daerah mereka. Mereka tak hanya mendengar atau membaca dari buku, tapi juga turut membuktikan apa yang terjadi sehingga fenomena ini dibicarakan banyak orang.

Selain di Monumen Tugu Katulistiwa yang bahkan "mendatangkan" turis asing, warga sangat antusias membawa telur masing-masing sebagai bahan percobaan di area kulminasi Sungai Putat. Sungai Putat merupakan titik di mana fenomena equinox dapat dilihat sendiri.

Equinox terjadi hanya dua kali dalam setahun. Yaitu pada tanggal 21 Maret dan 23 September. Bukan hanya sekadar matahari yang melewati garis katulistiwa, tapi ada fenomena lain yang meski sederhana tapi sangat dinantikan. Di bulan Maret, juga bisa dinikmati sejak tanggal 19 hingga hari setelah puncak tanggal 21.

Fenomena unik ini terjadi saat tengah hari, pukul 11.40 WIB. Saat kulminasi atau puncak tertinggi matahari, benda-benda di kawasan kulminasi Sungai Putat menjadi tidak memiliki bayangan, air berbalik arah, dan satu lagi--salah satunya--telur bisa didirikan. Maka warga keluar rumah dengan telur masing-masing untuk didirikan dan melihat bagaimana fenomena equinox terjadi.

Warga menyaksikan fenomena equinox di Sunga Putat. (Twitter/kreasisp)
Warga menyaksikan fenomena equinox di Sunga Putat. (Twitter/kreasisp)

Bahkan sejak jauh hari, Aksi Mendirikan 1.000 Telur telah digaungkan. Warga dengan suka rela membawa telur masing-masing untuk berkumpul di sepanjang jalan Sungai Putat. Peristiwa alam ini sekaligus menjadi pesta rakyat dengan pusat di Tugu Sungai Putat. Seribu telur didirikan, dengan puncak pada hari Kamis (23/3) lalu.

Warga khususnya dari Kelurahan Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara sangat antusias mengikuti kejadian alam yang terjadi di daerahnya. Warga bangga titik kulminasi ada di Sungai Putat tempat tinggal mereka.

Mereka tahu di tempat merekalah ada keseimbangan antara kutub utara dan kutub selatan. Tahun-tahun mendatang, fenomena equinox kawasan titik kulminasi Sungai Putat bukan tak mungkin menjadi destinasi wisata populer, mendatangkan banyak wisatawan. Pembuktian fenomena alam yang hebat ini, meski terlihat sangat sederhana.

Baca juga berita terkait equinox dalam artikel: BMKG: Equinox Merupakan Fenomena Alamiah, Masyarakat Jangan Panik

#Kalimantan Barat #Fenomena Alam #Equinox
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Jadwal Lengkap Fenomena Astronomi November, dari Hujan Meteor hingga Oposisi Uranus
Siapkan jaket tebal dan teropong Anda! Simak jadwal fenomena astronomi November paling lengkap, mulai dari puncak hujan meteor Taurid dan Leonid hingga oposisi planet Uranus.
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 November 2026
Jadwal Lengkap Fenomena Astronomi November, dari Hujan Meteor hingga Oposisi Uranus
Indonesia
Bibit Siklon Tropis 91B Ancam Sumatera, Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi Perlu Diwaspadai
Bibit siklon tropis 91B kini muncul di Laut Andaman, yakni dekat perairan utara Aceh. Fenomena ini berpotensi memicu hujan sedang hingga lebat.
Soffi Amira - Jumat, 30 Oktober 2026
Bibit Siklon Tropis 91B Ancam Sumatera, Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi Perlu Diwaspadai
Dunia
Gunung Es A-81 Lepas dari Lapisan Utama dan Pecah di Antartika, Terancam Hancur di Atlantik Selatan
Ikuti perjalanan epik Gunung Es A-81 yang lepas dari Antartika dan kini mengarungi Samudra Atlantik Selatan. Temukan fakta mengejutkan di balik fenomena ini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Oktober 2026
Gunung Es A-81 Lepas dari Lapisan Utama dan Pecah di Antartika, Terancam Hancur di Atlantik Selatan
Olahraga
Merinding! Fenomena Langit Langka Malam Ini Iringi Laga Panas Timnas Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Saksikan Final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia vs Thailand malam ini di SUGBK! Laga bersejarah ini ternyata bertepatan dengan fenomena kosmik langka, lho. Simak detailnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 05 Oktober 2026
Merinding! Fenomena Langit Langka Malam Ini Iringi Laga Panas Timnas Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Indonesia
Fenomena Langit Malam Ini: Tips Astrofotografi Berburu Komet 161P/Hartley-IRAS
Penasaran dengan keindahan langit malam ini? Temukan cara melihat Komet 161P/Hartley-IRAS pada Jumat, 2 Oktober, lengkap dengan tips alat dan astrofotografi!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Oktober 2026
Fenomena Langit Malam Ini: Tips Astrofotografi Berburu Komet 161P/Hartley-IRAS
Indonesia
Fenomena Langit Oktober 2026: Puncak Hujan Meteor Draconid 8-9 Oktober 2026 Hadir Tanpa Gangguan Cahaya Bulan
Cari tahu jadwal puncak hujan meteor Draconid pada 8-9 Oktober 2026. Nikmati fenomena astronomi ini dengan kondisi langit malam terbaik tanpa gangguan cahaya bulan!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 30 September 2026
Fenomena Langit Oktober 2026: Puncak Hujan Meteor Draconid 8-9 Oktober 2026 Hadir Tanpa Gangguan Cahaya Bulan
Berita Foto
Menhut Raja Antoni Dampingi Wapres Gibran Tinjau Penanganan Karhutla Kalbar
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka didampingi Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni meninjau karhutla di Kubu Raya, Kamis (10/9/2026) malam.
Didik Setiawan - Jumat, 11 September 2026
Menhut Raja Antoni Dampingi Wapres Gibran Tinjau Penanganan Karhutla Kalbar
Indonesia
Berpacu Waktu, PMI Kalimantan Barat Pontang-Panting Evakuasi Warga yang Sesak Napas karena Karhutla
Mereka menolong para relawan pemadam kebakaran yang kelelahan berjibaku dengan asap dan panas api yang masih berlangsung hingga saat ini.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
Berpacu Waktu, PMI Kalimantan Barat Pontang-Panting Evakuasi Warga yang Sesak Napas karena Karhutla
Lifestyle
8 Fenomena Astronomi September 2026 yang Menarik Diamati
Fenomena langit September 2026 menghadirkan hujan meteor, konjungsi Bulan dan planet, ekuinoks, hingga Harvest Moon. Catat tanggalnya.
ImanK - Selasa, 01 September 2026
8 Fenomena Astronomi September 2026 yang Menarik Diamati
Indonesia
BNPB Ungkap 7.377 Titik Panas di Kalimantan Barat, Karhutla Makin Mengkhawatirkan
Kenaikan paling signifikan terjadi di Kalimantan Barat. Pada Senin (31/8), BNPB mencatat 7.377 titik panas, meningkat 3.553 titik dibanding pemantauan sebelumnya.
Frengky Aruan - Selasa, 01 September 2026
BNPB Ungkap 7.377 Titik Panas di Kalimantan Barat, Karhutla Makin Mengkhawatirkan
Bagikan