Enam Jam digarap Penyidik, Dua Kepsek Bungkam

Bahaudin MarcopoloBahaudin Marcopolo - Senin, 09 Maret 2015
Enam Jam digarap Penyidik, Dua Kepsek Bungkam

Seorang alumni mengamati perangkat Uninterruptible Power Supply (UPS) atau pasokan daya bebas gangguan di ruang penyimpanan UPS SMA 78 Jakarta, Sabtu (28/2). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/ed/nz/15

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan - Sejumlah kepala sekolah yang menerima alat Uninterruptible Power Supply (UPS) dipanggil Polda Metro Jaya pada Senin (9/3). Mereka dipanggil untuk dimintai keterangan terkait pengadaan proyek UPS yang menghabiskan dana Rp 5,8 miliar per unitnya. (Baca:Dalami Kasus Pengadaan UPS, Polda Metro Jaya Panggil 49 Kepsek)

Polda Metro Jaya sendiri pada hari ini memanggil 7 orang saksi dalam kasus tersebut. Dari tujuh orang saksi yang dipanggil tiga diantaranya adalah Kepala Sekolah SMA 65, SMA 101 dan SMA 19. Dari tiga kepala sekolah yang diundang, hanya dua kepala sekolah yang datang dan memenuhi panggilan penyidik Unit II dan IV Satuan V/ Korupsi Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Keduanya adalah Kepala Sekolah SMAN 65 Jakarta, Anang Burhan, serta Kepala Sekolah SMAN 101 Jakarta, M Arif Nooryanto. (Baca:Ketua DPRD Sebut Ahok Ngawur)

Mereka diperiksa selama 6 jam lebih, mulai dari pukul 10.00 wib hingga pukul 16.40 wib. Usai diperiksa kedua kepala sekolah tersebut juga enggan memberikan keterangan kepada awak media yang sejak pagi sudah menunggu. (Baca:IPI: Sasaran Utama Hak Angket, Kompromi DPRD dengan Ahok)

Seperti diberitakan merahputih.com sebelumnya, Polda Metro Jaya sudah memintai keterangan kepada 15 orang yang berhubungan dengan proyek pengadaan UPS sejak tanggal 28 Februari 2015. Sejumlah dokumen pendukung juga sudah dipelajari penyidik Polri. Status penyelidikan dari dugaan kasus korupsi sudah ditingkatkan menjadi penyidikan. Dengan peningkatan kasus ini kemungkinan Polda Metro Jaya untuk menetapkan tersangka besar. (Baca:M Taufik: Hak Angket Lanjut Terus!)

Sebanyak 49 SMA/SMK di Jakarta menerima alat UPS dengan nilai Rp 5,8 miliar per unitnya. Total proyek pengadaan UPS dari APBD DKI Jakarta senilai Rp 330 miliar. (gms) 

#Basuki Tjahaja Purnama #Polda Metro Jaya #Dana Siluman RAPBD DKI Jakarta #Dana Siluman #Dugaan Korupsi UPS
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Polisi Tangkap Belasan Pemuda yang Hendak Tawuran di Jaktim dan Jakpus, Bawa Sajam
Petugas menyisir kawasan tersebut dan menangkap tiga pemuda berikut dua bilah celurit, dua telepon genggam, serta dua sepeda motor.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Polisi Tangkap Belasan Pemuda yang Hendak Tawuran di Jaktim dan Jakpus, Bawa Sajam
Indonesia
Sisir Kampung Ambon, Polisi Amankan Puluhan Senjata Tajam dan Bong
Penyisiran juga mencakup pemeriksaan rumah-rumah yang diduga digunakan sebagai tempat berkumpulnya pengguna maupun pengedar narkotika.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Sisir Kampung Ambon, Polisi Amankan Puluhan Senjata Tajam dan Bong
Indonesia
Profil Komjen Dadang Hartanto, Profesor UMSU Sang Kapolda Metro Jaya Baru
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto tunjuk Komjen Prof Dadang Hartanto sebagai Kapolda Metro Jaya baru. Cek profil lengkap dan rekam jejak akademisnya di sini!
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Oktober 2026
 Profil Komjen Dadang Hartanto, Profesor UMSU Sang Kapolda Metro Jaya Baru
Indonesia
Viral Seorang Taksi Online Dibegal dan Ditusuk, Polisi Tangkap Pelaku
Modus operandi pelaku bermula saat AA meminta tolong kepada seorang saksi di perempatan Ciledug untuk memesankan taksi daring.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Viral Seorang Taksi Online Dibegal dan Ditusuk, Polisi Tangkap Pelaku
Indonesia
Jadwal SIM Keliling Jakarta Rabu, 7 Oktober 2026: Lokasi, Syarat, dan Biaya Perpanjangan
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali menyediakan layanan SIM Keliling di lima lokasi Jakarta pada Rabu (7/10).
Yusuf Abdillah - Rabu, 07 Oktober 2026
Jadwal SIM Keliling Jakarta Rabu, 7 Oktober 2026: Lokasi, Syarat, dan Biaya Perpanjangan
Indonesia
Ada Demo 6-8 Oktober 2026 di Gedung MPR/DPR, Pengendara Diminta Hindari Jalan Gatot Subroto
Demo di Gedung MPR/DPR akan berlangsung 6-8 Oktober 2026. Polisi pun menyiapkan sejumlah jalan alternatif.
Soffi Amira - Selasa, 06 Oktober 2026
Ada Demo 6-8 Oktober 2026 di Gedung MPR/DPR, Pengendara Diminta Hindari Jalan Gatot Subroto
Indonesia
SIM Keliling Jakarta Buka Hari Ini, Minggu 4 Oktober 2026, Cek Lokasi, Syarat, dan Biayanya
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali menyediakan layanan SIM Keliling di dua lokasi Jakarta pada Minggu (4/10).
Yusuf Abdillah - Minggu, 04 Oktober 2026
SIM Keliling Jakarta Buka Hari Ini, Minggu 4 Oktober 2026, Cek Lokasi, Syarat, dan Biayanya
Indonesia
Polisi Simpulkan Kematian Sutrimo ART Eks Jampidsus Sakit Jantung, Dipicu Kafein Bukan Racun
Polda Metro Jaya menyimpulkan kematian Sutrimo, ART mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, murni akibat penyakit jantung iskemik dan tidak ada unsur pidana.
Wisnu Cipto - Kamis, 01 Oktober 2026
Polisi Simpulkan Kematian Sutrimo ART Eks Jampidsus Sakit Jantung, Dipicu Kafein Bukan Racun
Indonesia
Masinis KA Anggrek Jadi Tersangka Tabrakan Maut KRL Bekasi, Polisi Ungkap Soal Pengereman
Polisi menetapkan masinis KA Anggrek sebagai tersangka tabrakan KRL di Bekasi yang menewaskan 16 orang. Penyidik menyoroti pengereman dari jarak 263 meter.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Masinis KA Anggrek Jadi Tersangka Tabrakan Maut KRL Bekasi, Polisi Ungkap Soal Pengereman
Indonesia
Polda Metro Jaya Siapkan 8 Kantong Parkir untuk FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK
Polda Metro Jaya menyiapkan 8 kantong parkir untuk FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK. Simak lokasi dan kapasitas motor serta mobil yang tersedia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Polda Metro Jaya Siapkan 8 Kantong Parkir untuk FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK
Bagikan