Empat Tim Medis Positif Corona, RSUP Sardjito Perketat Skrining Pengunjung

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 20 April 2020
Empat Tim Medis Positif Corona, RSUP Sardjito Perketat Skrining Pengunjung

RSUP Sardjito. (Foto: MP/Humas RSUP sardjito)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Empat orang tim medis di Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) Dr Sardjito, Sleman, Yogyakarta positif terinveksi COVID-19. Pengelola RSUP Sardjito memperketat pemeriksaan keluar masuk pengunjung dengan kejadian tersebut.

Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP dr Sardjito Banu Hermawan menjelaskan, seluruh pengunjung yang keluar masuk Sardjito wajib memenuhi beberapa persyaratan dan mengikuti beberapa prosedur.

Baca Juga:

Menteri Tjahjo Perpanjang WFH Untuk ASN Hingga 13 Mei

Prosedur pertama adalah wajib menggunakan masker mulut. Prosedur kedua adalah pemeriksaan suhu tubuh. Prosedur ini berlaku untuk seluruh pasien maupun pengantar.

"Kalau ada yang menunjukkan gejala COVID-19. Kami akan tanyakan riwayat perjalanan serta kontak. Kalau ada riwayat perjalanan ke red zone atau luar negeri akan segera kami pindahkan mereka ke poliklinik khusus corona," tegas Banu melalui keterangan pers di Yogyakarta, Senin (20/04).

RSUP Sardjito. (Foto: MP/Humas RSUP sardjito)
RSUP Sardjito. (Foto: MP/Humas RSUP sardjito)

Seluruh pasien yang berobat akan diwawancarai riwayat perjalanan dan kontak. Banu meminta masyarakat untuk jujur dan tidak menutupi informasi yang diberikan kepada tim medis.

"Kalau ada gejala COVID-19, langsung kami lakukan PCR test dan SWAB, namun karena keterbatasan alat PCR dan Swab, tidak semua yang alami gejala langsung dites, " kata dia.

Prosedur ketat ini dijalankan untuk memberikan keselamatan dan pencegahan penularan corona kepada tim medis.

Banu menambahkan, hingga kini ada empat orang tim medis RSUP Sardjito yang positif Convid- 19.

"Yang positif terdiri dari tiga orang dokter serta satu orang perawat. Mereka semua punya riwayat pergi ke Jakarta. Mereka tertular dari pasien atau orang yang ditemui saat di Jakarta," jelas Banu.

Baca Juga:

Petugas Lapas Banceuy Bandung Gagalkan Penyelundupan Narkoba

Seluruh tim medis yang positif sudah diisolasi dan dikarantina di RSUP Sardjito. Saat ini, kondisi keempatnya sudah membaik. Total pasien yang yang dirawat di ruang isolasi berjumlah 19 orang. Lima orang di antaranya positif corona. Sementara sisanya masih dalam pengawasan dan menderita penyakit lainnya.

Banu juga menegaskan jumlah ruang isolasi masih cukup, namun semakin menipis.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tinggal di rumah serta menjaga kebersihan rumah seperti menggunakan masker di mana pun berada serta rajin mencuci tangan. (Teresa Ika)

Baca Juga:

Merry Riana: Pandemik COVID-19 Ibarat Masa Ulat Menjadi Kepompong

#Virus Corona #Yogyakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Fun
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta untuk libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, mulai dari Gua Maria Sendangsono hingga Gereja Ganjuran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
Sahroni mendesak Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) untuk mengambil langkah tegas berupa pemecatan
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
ShowBiz
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Record Store Day Yogyakarta 2026 digelar 25–26 April di XT Square. Hadirkan 71 lapak vinyl, kaset, dan CD serta program kreatif kolaboratif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Indonesia
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Selain ancaman laut, para ahli mengidentifikasi kompleksitas Sesar Opak yang memicu gempa darat 2006
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Indonesia
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Untuk relasi Gambir–Yogyakarta, tersedia KA tambahan kelas eksekutif dengan jadwal keberangkatan pukul 05.15 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 13.11 WIB, serta keberangkatan pukul 17.15 WIB dan tiba pukul 00.43 WIB.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 April 2026
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Indonesia
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk mewaspadai ancaman perubahan cuaca mendadak dalam beberapa hari ke depan.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Bagikan