Elon Musk Mundur dari Kesepakatan Twitter

Andrew FrancoisAndrew Francois - Minggu, 10 Juli 2022
Elon Musk Mundur dari Kesepakatan Twitter

Tim Musk tuding Twitter tak kabulkan permintaannya. (Foto: Instagram/@elonrmuskk)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ELON Musk secara resmi menarik diri dari perjanjian senilai USD 44 miliar atau setara dengan Rp 659 triliun untuk membeli Twitter. Dalam pengajuan Jumat sore kepada Komisi Sekuritas dan Bursa, tim Musk mengklaim ada beberapa pelanggaran yang dilakukan Twitter.

Salah satunya ialah bahwa Twitter melakukan 'pelanggaran material' terhadap perjanjian mereka dan telah membuat pernyataan 'palsu dan menyesatkan' selama negosiasi. Hal-hal itu membuat Musk memutuskan mengakhiri kesepakatan tersebut.

"Selama hampir dua bulan, Tuan Musk telah mencari data dan informasi yang diperlukan untuk 'membuat penilaian independen tentang prevalensi akun palsu atau spam di platform Twitter'," ujar tim hukum Musk. “Twitter telah gagal atau menolak untuk memberikan informasi ini.”

Baca juga:

Rencana Elon Musk Setelah Membeli Twitter

Dewan direksi dianggap tak penuhi keinginan Musk. (Foto: Unsplash/Rodeo Project Management Software)

Twitter masih berharap untuk menyelesaikan kesepakatan, meskipun Musk berusaha menghentikannya. Ketua dewan Twitter Bret Taylor menulis bahwa perusahaan akan "mengejar tindakan hukum untuk menegakkan perjanjian merger dan merasa yakin kami akan menang di pengadilan.

Musk seolah telah menyiapkan panggung untuk memutuskan pembatalan kesepakatan itu hanya beberapa minggu setelah dia menandatangani perjanjian, mengklaim bahwa Twitter merilis statistik menyesatkan tentang prevalensi bot spam di platformnya.

Namun, belum ada kejelasan yang mengatakan bahwa Musk dapat secara hukum membatalkan begitu saja perjanjiannya hanya karena ia tidak senang dengan kehadiran spam di Twitter. Itu merupakan sesuatu yang bisa dia selidiki sebelum menandatangani kesepakatan.

Baca juga:

Pegawai SpaceX Mengkritik Elon Musk

Twitter masih berusaha Musk penuhi janjinya. (Foto: Unsplash/Daddy Mohlala)

Twitter telah berusaha keras untuk menunjukkan kepatuhan terhadap permintaan Musk. Pada awal Juni, perusahaan membuka akses "firehose" ke layanannya sehingga Musk dapat menerima dan menganalisis setiap cicitan yang diposting.

Perusahaan juga terus berusaha meyakinkan publik bahwa mereka telah mengendalikan spam dan bot. Pada hari Kamis, mereka mengatakan bahwa perusahaan memblokir lebih dari satu juta akun spam per hari, dan pada bulan Mei, CEO-nya menulis utas panjang tentang bagaimana Twitter menentukan berapa banyak penggunanya yang merupakan bot.

Tim Musk juga mengklaim bahwa Twitter melanggar perjanjian mereka ketika memecat dua pejabat eksekutif, memberhentikan sebagian dari tim akuisisi bakat, dan melembagakan pembekuan perekrutan selama beberapa bulan terakhir karena perusahaan tidak meminta izin untuk menyimpang dari cara bisnisnya yang biasa. (waf)

Baca juga:

Elon Musk Berencana Mengembalikan Akun Twitter Donald Trump

#Selebritas #Elon Musk #Twitter
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.

Berita Terkait

ShowBiz
Pencuri yang Menggasak Materi Musik yang belum Dirilis Milik Beyonce Dihukum 2 Tahun Penjara
Kelvin Evans, 41, mengaku bersalah atas sejumlah dakwaan, termasuk membobol kendaraan dan pelanggaran kriminal tahun lalu di Atlanta, Georgia.
Dwi Astarini - Rabu, 13 Mei 2026
 Pencuri yang Menggasak Materi Musik yang belum Dirilis Milik Beyonce Dihukum 2 Tahun Penjara
ShowBiz
Samsung Electronics Bantah Klaim Dua Lipa, Sebut Izin Didapat dari Mitra Konten
Samsung Electronics menolak tuduhan mengenai penyalahgunaan disengaja atas gambar Dua Lipa.
Dwi Astarini - Rabu, 13 Mei 2026
 Samsung Electronics Bantah Klaim Dua Lipa, Sebut Izin Didapat dari Mitra Konten
ShowBiz
Khloe Kardashian Buka-bukaan Trauma Datang ke Pesta Coachella Gara-Gara Pernah 'Dibius'
Khloe Kardashian mengaku pernah dibius tanpa sadar di pesta Coachella 2016 hingga trauma.
Wisnu Cipto - Jumat, 08 Mei 2026
Khloe Kardashian Buka-bukaan Trauma Datang ke Pesta Coachella Gara-Gara Pernah 'Dibius'
Fashion
Heidi Klum Nyamar Jadi Marmer Hingga Van Gogh Bangkit dari Kubur di Met Gala 2026
Met Gala 2026 hadir dengan tema Fashion is Art. Dari Heidi Klum yang menyerupai patung marmer hingga Emma Chamberlain yang terinspirasi Van Gogh, fashion jadi medium seni yang hidup di red carpet.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Heidi Klum Nyamar Jadi Marmer Hingga Van Gogh Bangkit dari Kubur di Met Gala 2026
ShowBiz
Jacob Elordi Mundur Jadi Juri di Festival Film Cannes 2026
Elordi terpaksa mundur karena mengalami patah kaki.
Dwi Astarini - Selasa, 05 Mei 2026
Jacob Elordi Mundur Jadi Juri di Festival Film Cannes 2026
Lifestyle
Jaksa Tuduh D4vd Tikam Korban, Beli Alat-Alat Pembunuhan secara Daring
Jaksa mengatakan D4vd memiliki hubungan seksual yang berlangsung lama dengan Celeste Rivas Hernandez.
Dwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
Jaksa Tuduh D4vd Tikam Korban, Beli Alat-Alat Pembunuhan secara Daring
ShowBiz
Dunia K-pop Gempar, Lucas Akhiri Kontrak Tinggalkan SM Entertainment
Lucas, mantan anggota NCT, resmi mengakhiri kontrak dengan SM Entertainment.
Wisnu Cipto - Senin, 27 April 2026
Dunia K-pop Gempar, Lucas Akhiri Kontrak Tinggalkan SM Entertainment
ShowBiz
D4vd Berkukuh tak Bersalah atas Tuduhan Pembunuhan Perempuan Remaja
Jaksa Wilayah Los Angeles mengumumkan tiga jenis dakwaan terhadap penyanyi tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
 D4vd Berkukuh tak Bersalah atas Tuduhan Pembunuhan Perempuan Remaja
ShowBiz
Yoyo Padi dari Karier sebagai Drummer Terbaik, Kasus Narkoba, hingga Bangkit Bersama Padi Reborn
Sosok yang memiliki segudang pengalaman bermusik fenomenal ini dikenal publik bersama band Padi sejak akhir 90-an hingga 2000-an.
Dwi Astarini - Senin, 20 April 2026
Yoyo Padi dari Karier sebagai Drummer Terbaik, Kasus Narkoba, hingga Bangkit Bersama Padi Reborn
ShowBiz
D4vd Akhirnya Ditangkap atas Dugaan Pembunuhan Remaja Perempuan, Pengacara Berkukuh Kliennya tak Bersalah
D4vd menjadi target penyelidikan dalam dugaan pembunuhan Celeste Rivas Hernandez, yang jasadnya ditemukan di dalam mobil Tesla miliknya pada September 2025.
Dwi Astarini - Jumat, 17 April 2026
D4vd Akhirnya Ditangkap atas Dugaan Pembunuhan Remaja Perempuan, Pengacara Berkukuh Kliennya tak Bersalah
Bagikan