Pegawai SpaceX Mengkritik Elon Musk
Elon Musk mendapat kritik pedas dari karyawannya. (Foto: Instagram/@elonrmuskk)
SEJUMLAH karyawan SpaceX melayangkan kritik terhadap CEO mereka Elon Musk dan menganggapnya sebagai 'gangguan nan memalukan' dalam sebuah surat internal kepada para eksekutif.
Musk dalam beberapa bulan terakhir kerap menjadi judul utama berita terkait keputusan penuh gejolak dalam pembelian raksasa media sosial Twitter. Karyawan perusahaannya menganggap perilaku Musk di depan publik begitu mengganggu dan memalukan bagi perusahaan.
"Perilaku Musk di ruang publik sering menjadi sumber gangguan dan rasa malu bagi kami, terutama dalam beberapa pekan terakhir," bunyi surat itu yang tidak menyorot kontroversi apa pun secara spesifik, seperti yang dikutip dari Auto Blog, Kamis (16/6).
Baca juga:
Elon Musk Berencana Mengembalikan Akun Twitter Donald Trump
Karyawan SpaceX berpendapat bahwa Musk merupakan CEO dan juru bicara bagi perusahaannya. Ia dipandang sebagai wajah SpaceX, dan setiap cicitannya secara tidak langsung mewakili pernyataan dan sikap perusahaan. Karyawan ingin Musk lebih bijak dalam bersikap di depan publik.
Surat terbuka itu ditulis oleh karyawan SpaceX beberapa pekan lalu dan dibagikan sebagai lampiran dalam obrolan grup internal berjudul "Morale Boosters", yang berisi ribuan karyawan. Namun tidak jelas siapa yang menulis surat itu atau berapa banyak karyawan yang terlibat dalam penyusunannya.
Baca juga:
Rencana Elon Musk Setelah Membeli Twitter
Dalam surat itu terdapat pula tiga tuntutan karyawan SpaceX terhadap perusahaan dan Musk sebagai CEO mereka seperti berikut:
- SpaceX harus dengan cepat dan eksplisit memisahkan diri dari merek pribadi Elon.
- Memperhitungkan suara seluruh jajaran kepemimpinan agar sama-sama bertanggung jawab untuk menjadikan SpaceX tempat yang baik untuk bekerja bagi semua orang.
- Menentukan dan secara seragam menanggapi semua bentuk perilaku yang tidak dapat diterima.
Baca juga:
Resmi, Elon Musk Beli Twitter Seharga Rp633 Triliun
"Dia sering tidak menyadari bagaimana sesuatu yang dia katakan dapat memengaruhi orang lain," kata salah satu karyawan SpaceX tentang Musk. Secara kolektif surat itu mengatakan karyawan mendapat tekanan untuk hal-hal yang tidak mereka lakukan atau tidak berhubungan dengan mereka.
"Banyak karyawan SpaceX frustrasi dengan kontroversi yang diciptakan Musk," kata karyawan itu. Namun mereka saat ini tetap fokus seperti biasa dan bersemangat untuk menciptakan masa depan yang lebih baik. (waf)
Baca juga:
Elon Musk Ultimatum Karyawannya Kembali WFO atau Berhenti Kerja
Bagikan
Andrew Francois
Berita Terkait
Dikecam di Berbagai Negara, X Akhirnya Hentikan Grok AI Lucuti Pakaian Orang Nyata
Grok 'Tobat' Jadi Tukang Edit Bikini, Elon Musk Akhirnya Kena 'Ulti' Gubernur dan Jaksa Agung California
Im Siwan Buka-Bukaan Ngaku Tidur 12 Jam Sehari, Ngalahin Bayi Nih
Indonesia dan Malaysia Blokir Grok Milik Elon Musk, Kementerian Komdigi Soroti Pelanggaran HAM
Artwork yang Abadi: Peti Mati Mani sebagai Tribute bagi The Stone Roses
Aktor 'It: Chapter Two' James Ransone Meninggal Dunia, Bunuh Diri di Usia 46 Tahun
Putra Rob Reiner, Nick, Didakwa atas Pembunuhan Orangtuanya
Pembunuhan Rob Reiner, Polisi LA Tangkap Anak sang Sutradara
Sutradara Hollywood Rob Reiner dan Istrinya Ditemukan Tewas di Rumah Mereka di Los Angeles, Diduga Dibunuh
Dua Dekade Persahabatan, RAN Persembahkan Video Musik 'Memori' di Usia ke-19