MerahPutih.com - Politikus PDIP Trimedya Panjaitan menilai endahnya tingkag kepuasan terhadap Wakil Presiden Ma'ruf Amin karena posisinya membackup Jokowi.
Hal ini ia komentari dalam rilis survei Indo Barometer. Menurut Trimediya, Jokowi saat ini adalah sosok yang ditonjolkan dalam menjalankan roda pemerintah.
Baca Juga
PDIP tak Setuju 100 Hari Dijadikan Patokan Kinerja Kabinet Jokowi-Ma'ruf
"Kalau bagus pemerintahan ini Pak Jokowi dipuji, kalau enggak bagus kan Pak Jokowi juga yang dihujat," ujar Trimedya kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (17/2).
Ia pun membantah bahwa rendahnya tingkat kepuasan terhadap Ma'ruf Amin lantaran Ma'ruf jarang turun ke lapangan. Menurutnya, aktivitas Ma'ruf hanya kurang terpublikasi media.
"Enggak mungkin wapres di kantor terus, merem, dan jangan diragukan fisik beliau," ucapnya.
Menurutnya, Jokowi tentu memiliki pertimbangan sosiologis, politis, budaya dalam memilih Ma'ruf Amin sebagai wakilnya. Karena itu, tentu ada pembagian tugas di antara keduanya.
"Kalau yang dipahami kan Pak Ma'ruf Amin lebih nanti menjaga pluralisme ini, menjaga keberagaman ini, bersinergi dengan tokoh-tokoh agama, kemudian ekonomi syariah segala macam. Kan perannya lebih ke sana," tuturnya.
Dia berpandangan, Ma'ruf Amin memang selama ini ditugaskan untuk bidang pluralisme, menjaga keberagaman di Indonesia.
"Bersinergi dengan tokoh-tokoh agama, kemudian ekonomi syariah segala macam. Kan perannya lebih kepada di sana, sehingga intoleransi yang ada di kita ini bisa menjadi turun ke angka yang paling rendah," kata Trimedya.
Lebih lanjut, legislator Dapil Sumut itu mengatakan, semua memiliki perannya masing-masing. Dia membantah Ma'ruf Amin jarang muncul ketimbang menteri-menterinya.
Baca Juga
"Kalau Erick Thohir populer kan wajar, tugas dia berat membenahi BUMN, yang selama ini juga BUMN ini dianggap jadi bancakan parpol, membuat terobosan baru di BUMN dan Erick kan termasuk yang berani melakukan itu, kemudian dia terkenal ya wajar. Kalau Sri Mulyani kan menteri lama dan dia juga jangankan di dalam, di luar negeri juga dia laku," tandasnya. (Knu)