Eko Patrio: Operasi Pasar hanya Pencitraan Pemerintah

Eddy FloEddy Flo - Senin, 29 Juni 2015
Eko Patrio: Operasi Pasar hanya Pencitraan Pemerintah

Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio (Twitter @EkoPatrioBaru)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Bisnis - Anggota DPR RI Komisi IV dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Eko Patrio menuding bahwa operasi pasar yamg dilakukan Pemerintah hanyalah sebuah pencitraan semata. Hal tersebut terlihat ketiak Pemerintah terus gia melakukan operasi pasar. Namun, ternyata harga kebutuhan sembako tetap tidak mengalami penurunan malah cenderung semakin menaik di edisi puasa ini.

"Saya melihat pemerintah ini hanya sebatas pencitraan-pencitraan saja belum mencapai yang krusial. Krusial itu artinya begini sudah sampai menembus mana kaitan dengan masalah operasi pasar tersebut," tuturnya kepada merahputih.com, Jakarta, Senin, (29/6).

Menurutnya kenaikan harga yang signifikan setiap hari-hari besar ini dikarenakan tidak adanya data stok yang akurat yang dimiliki oleh Pemerintah. Hal tersebut menurutnya, karena tidak adanya komunikasi yang baik antar kedua belah pihak diantaranya Menteri Pertanian dan Menteri Perdagangan.

"Terkadang menteri perdagangan dan menteri pertanian juga tidak ada komunikasi yang baik. Tidak ada satu warna. Jadi saya melihatnya yang satu pengen impor yang satu enggak mau," katanya.

Sementara kebutuhan di dalam negeri yang meningkat secara terus menerus tidak dibarengi dengan stok yang ada. Bahkan dia menuding adanya permainan-permainan yang dilakukan oleh para pelaku internal. Sehingga menyebabkan harga melambung tinggi karena menahan stok.

"Baik internal dan eksternal. Internal, pemerintah jangan-jangan bermain jugalah dan sebagainya dan sebagainya. Oknum-oknum pemerintah ada main juga mafia-mafia sembako juga. Nah ini permasalahannya. Kalau eksternalkan keliatan kaya pengusaha. Buat saya yang penting internalnya saja dulu beresin. Sebelum dia lakukan permasalahan eksternal," ujarnya.

Oleh sebab itu selain komunikasi yang harus dibangun koordinasi yang baik antar kedua belah pihak juga harus terkoordinasi dengan baik dan benar.

"Plus koordinasi juga," pungkasnya.(rfd)

 

Baca Juga:

Panja Komisi IV DPR Gelar RDP Tertutup

Beras Palsu, Komisi IV: Jangan Malu Katakan Kecolongan

Komisi IV DPR: Pemalsu Beras akan Dijerat Pasal Berlapis

Komisi IV: Belum Ada Izin Impor Beras

 

 

 

#Komisi IV DPR #Operasi Pasar #Eko Patrio
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Mendagri Perintahkan Operasi Pasar Jelang Akhir Tahun Buat Kendalikan Harga
Selain operasi pasar, Mendagri mendorong penyaluran bantuan sosial tunai, bantuan non tunai, serta bantuan pangan untuk menjaga daya beli masyarakat
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Oktober 2026
Mendagri Perintahkan Operasi Pasar Jelang Akhir Tahun Buat Kendalikan Harga
Indonesia
Bukan untuk Sawit, DPR Minta Lahan Bekas Karhutla Ditanami Pohon Keras dan Tanaman Produktif
Daniel Johan mendorong rehabilitasi lahan bekas karhutla dengan pohon keras dan tanaman produktif. Meminta anggaran kehutanan memprioritaskan pemulihan hutan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Bukan untuk Sawit, DPR Minta Lahan Bekas Karhutla Ditanami Pohon Keras dan Tanaman Produktif
Indonesia
Cabut Izin Perusahaan Tak Cukup, DPR Desak Pembakar Hutan Dihukum Berat
Penegakan hukum menyasar pihak yang bertanggung jawab agar praktik pembakaran hutan tidak terus berulang.
Yusuf Abdillah - Rabu, 14 Oktober 2026
Cabut Izin Perusahaan Tak Cukup, DPR Desak Pembakar Hutan Dihukum Berat
Indonesia
Komisi IV DPR Sentil Menhut Raja Juli: Dugaan Gratifikasi Harus Dikembalikan ke KPK, Bukan ke Pemberi
Firman Soebagyo menegaskan dugaan gratifikasi harus dilaporkan kepada KPK, bukan dikembalikan kepada pemberi. Komisi IV DPR akan meminta penjelasan Kementerian Kehutanan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 06 Juli 2026
Komisi IV DPR Sentil Menhut Raja Juli: Dugaan Gratifikasi Harus Dikembalikan ke KPK, Bukan ke Pemberi
Indonesia
Titiek Soeharto Minta Mitigasi El Nino Dipercepat demi Lindungi Ketahanan Pangan Nasional
Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto meminta mitigasi El Nino dilakukan secara cepat dan terintegrasi guna menjaga produktivitas pertanian, peternakan, dan ketahanan pangan nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 04 Juli 2026
Titiek Soeharto Minta Mitigasi El Nino Dipercepat demi Lindungi Ketahanan Pangan Nasional
Indonesia
El Nino Berpeluang Capai 98 Persen, DPR Desak Pemerintah Siapkan Mitigasi Darurat Karhutla dan Kekeringan
Anggota Komisi IV DPR RI Usman Husin meminta pemerintah segera melakukan mitigasi darurat menghadapi El Nino yang berpeluang mencapai 98 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 Juli 2026
El Nino Berpeluang Capai 98 Persen, DPR Desak Pemerintah Siapkan Mitigasi Darurat Karhutla dan Kekeringan
Indonesia
Harga Telur Anjlok, DPR Desak BGN Serap Telur Peternak untuk Program MBG
Anggota Komisi IV DPR meminta BGN mengoptimalkan penyerapan telur lokal melalui program MBG untuk membantu peternak dan memenuhi kebutuhan gizi anak.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Juni 2026
Harga Telur Anjlok, DPR Desak BGN Serap Telur Peternak untuk Program MBG
Indonesia
Pembangunan Cold Storage Kampung Nelayan Dinilai Bisa Putus Ketergantungan Nelayan pada Tengkulak
Anggota Komisi IV DPR RI mendukung pembangunan cold storage dalam program Kampung Nelayan yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Pembangunan Cold Storage Kampung Nelayan Dinilai Bisa Putus Ketergantungan Nelayan pada Tengkulak
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gencar Bongkar Mafia Pangan Penyebab Harga Minyak Goreng Naik
Anggota Komisi IV DPR RI meminta pemerintah mengusut mafia pangan yang diduga menyebabkan kenaikan harga minyak goreng dan mengganggu distribusi pangan nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
DPR Minta Pemerintah Gencar Bongkar Mafia Pangan Penyebab Harga Minyak Goreng Naik
Indonesia
Jelang Idul Adha 2026, DPR Minta Pengawasan Ketat Hewan Kurban untuk Cegah PMK
DPR meminta pengawasan ketat terhadap hewan kurban menjelang Idul Adha 2026. Sebab, penyakit PMK mulai mengintai.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Jelang Idul Adha 2026, DPR Minta Pengawasan Ketat Hewan Kurban untuk Cegah PMK
Bagikan