Kesehatan

Edukasi Kesehatan FKG Usakti di Tengah Pandemi

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 24 Juni 2021
Edukasi Kesehatan FKG Usakti di Tengah Pandemi

FKG Usakti memberikan penyuluhan kesehatan di tengah pandemi sebagai bagian dari pegabdian masyarakat. (Foto: Unsplash/Nick Fewings)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

UNTUK mencegah penyebaran COVID-19 diperlukan kepedulian semua elemen masyarakat. Terutama adalah mengedukasi pada sisi kesehatan agar masyarakat tetap dalam kondisi aman dari paparan virus itu.

Tak mengherankan banyak civitas akademi yang memberikan penyuluhan tentang kesehatan sebagai bagian dari pengabdian masyarakat. Seperti yang dilakukan oleh Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti pada hari Minggu lalu (20/6).

Baca Juga:

Jangan Biarkan Gigi Berlubang di Tengah Pandemi

gigi
Pentingnya edukasi pada masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan pada masa pandemi. (Foto: ist)

Pada masa pandemi ini, berbagai permasalahan seringkali ditemukan di lingkungan sekitar. Antara lain, kurangnya pengetahuan mengenai gejala, cara penyebaran dan cara-cara pencegahan penularan COVID-19 di kegiatan sehari-hari.

Kegiatan yang dilakukan secara online itu memberikan penyuluhan pada masyarakat sekitar Lubang Buaya dan Cipayung, Jakarta Timur. Peserta kegiatan ini meliputi khususnya orang tua murid dan guru-guru yang ada di SDIT Buah Hati.

Diharapkan dengan kegiatan ini, masyarakat memahami situasi dan kondisi yang tengah berkembang di masyarakat. Dengan demikian penyuluhan ini memberikan edukasi ke masyarakat umum untuk tetap menjaga protokol kesehatan dan vaksin.

Kegiatan ini diketuai oleh Drg Nova Adrian, Sp, Pros yang menghadirkan pembicara utama DR. Drg Yohana Yusra, M.Kes dan Drs Del Afriadi Bustami, M.Biomed. Kemudian pembicara tamu DR dr Wan Nedra Sp.A, dengan dukungan profesional lainnya seperti Drg Ricky Anggara, Sp. Perio, Fatimah Ali Shahab. SKG, Galuh Sekar Anindita. SKG, Audry Dwifortuna Putri. SKG, dan Dionicia Bianca Calcavechia. SKG.

Baca Juga:

Jangan Melupakan Kesehatan Gigi dan Mulut di Tengah Pandemi

gigi
Pada masa pandemi perlunya tetap menjaga kesehatan gigi dan mulut. (Foto: ist)

Dalam masa pandemi, kesehatan gigi sangatlah penting sama pentingnya dengan menjaga kesehatan badan secara umum. Menjaga kesehatan mulut di saat pandemi sama pentingnya sebelum pandemi.

Harus disadari bahwa pada masa pandemi ini, pengetahuan mengenai pandemi dan prokes itu masih sangat kurang. Seperti kurangnya pengetahuan mengenai gejala, cara penyebaran dan cara-cara pencegahan penularan COVID-19 pada keseharian. Termasuk pula kurangnya pengetahuan mengenai cara menjaga kesehatan gigi dan mulut di masa pandemik.

FKG Usakti memberikan pengetahuan pada penyuluhan bagi masyarakat secara daring meliputi cara penularan, gejala dan cara pencegahan COVID-19. Termasuk pentingnya menjaga kesehatan gigi dalam kondisi pandemi. (psr)

Baca Juga:

Pentingnya Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Masyarakat di Tengah Pandemi

#Gigi #Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Berita Foto
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Direktur Utama PT Prodia Widyahusada memotong tumpeng bersama Komisaris Utama PT Prodia Widyahusada, Andi Widjaja saat peresmian PCMC di Jakarta.
Didik Setiawan - Sabtu, 15 November 2025
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Indonesia
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Kemenkes menargetkan hingga akhir tahun ini bisa mengobati 900 ribu orang yang terkena Tb.
Dwi Astarini - Kamis, 13 November 2025
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Bagikan