MerahPutih Politik - Partai Golkar pimpinan Aburizal Bakrie mendukung Peraturan Pemerintah Pengganti Perundang-Undangan (Perppu) No. 1 tahun 2014 tentang Pemilihan Kepala Daerah secara langsung.
Terkait dukungan Ical atas Perppu Pilkada langsung, banyak pihak menilai Koalisi Merah-Putih (KMP) terancam bubar.
Pemikir politik dan sosial Indo Strategi Andar Nubowo mengatakan, hanya tinggal Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) serta Partai Persatuan Pembangunan (PPP) saja yang belum mendukung Perppu No. 1 tahun 2014. Sementara itu Partai Amanat Nasional (PAN) dan Golkar sudah menyatakan sikap dan mendukung Pilkada langsung.
Sedangkan Partai Demokrat (PD) berpotensi kuat merapat ke dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH) pimpinan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
"PD akan bisa belot ke KIH. Peta berubah. KMP terancam bubar," kata Andar saat dihubungi Merahputih.com, Jakarta, Rabu (10/12).
Penggiat demokrasi yang juga dosen di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menambahkan, Partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sejatinya sejak awal ingin merapat ke KIH.
Namun demikian hal tersebut sulit terjadi, lantaran komunikasi antara PDIP dan Partai Demokrat yang tidak harmonis.
"Melalui Perppu ini PD bisa bangun komunikasi politik dengan barisan KIH dan terutama pemerintah Jokowi-JK," sambung Andar.
Jika PD diterima KIH, tentu KIH akan semakin kuat dan pemerintah Jokowi-JK tidak lagi ditakut takuti oleh KMP. Peta parlemen berubah total. KMP jadi macan ompong. Dan hal ini menjadi petaka bagi KMP dan berkah bagi KIH dan Jokowi-JK.
"Jika PG Ical tolak perrpu, Ban KMP bisa gembos, Golkar yang kempesi sendiri. Perubahan sikap Ical dukung perrpu indikasikan KMP hati-hati dengan sikap netral PD, sebab bisa loncat sana sini sewaktu waktu," demikian Andar.
Foto : Twitter

