Duet Ganjar-Airlangga Rajai Simulasi Pilpres Versi LSI Denny JA

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Oktober 2022
Duet Ganjar-Airlangga Rajai Simulasi Pilpres Versi LSI Denny JA

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat berkunjung ke Batam, Kepulauan Riau. ANTARA/Yude.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tahapan pemilu sudah dimulai. Nama-nama calon presiden sudah bermunculan. Berbagai simulasi pasangan juga mulai menyeruak. Saat ini nama Ganjar Pranowo, Anies Baswedan dan Prabowo Subianto selalu merajai berbagai survei.

Lembaga survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei terbarunya tentang “Pasangan Capres-Cawapres Paling Populer dan Prospeknya” pada hari ini Senin (10/10).

Baca Juga:

PPP Bawa Usulan Pencapresan Ganjar ke KIB

Berdasarkan simulasi pasangan capres-cawapres 2024 yang paling mengemuka, duet Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menempati posisi puncak.

Mulai dari simulasi sembilan (9) pasangan capres-cawapres hingga dikerucutkan menjadi tiga (3) pasangan, duet Ganjar Pranowo-Airlangga Hartarto tetap menempati urutan pertama.

Sementara, duet Prabowo Subianto-Puan Maharani, dan Anies Baswedan-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) masih di bawah Ganjar-Airlangga.

"Pasangan Ganjar Pranowo - Airlangga Hartarto 31,1 persen. Unggul atas dua pasangan lain, yakni Prabowo-Puan 23,9 persen dan Anies-AHY 22,8 persen,” kata Direktur KCI-LSI Denny JA, Adjie Alfaraby saat merilis surveinya, kemarin.

Dalam survei terbaru ini, selain pasangan Ganjar-Airlangga, terdapat juga simulasi pasangan lain yakni Prabowo Subianto - Anies Baswedan yang mendapatkan elektabilitas 14,8 persen. Lalu, untuk pasangan Anies Baswedan - Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 13,4 persen.

Kemudian, Prabowo Subianto - Sandiaga Uno 11,5 persen; Anies Baswedan - Airlangga Hartarto 4,5 persen; Prabowo Subianto - Puan Maharani 3,4 persen; Prabowo Subianto - Muhaimin Iskandar (Cak Imin) 2,3 persen; Puan Maharani - Anies Baswedan 2,1 persen; Puan Maharani - Muhaimin Iskandar (Cak Imin) 0,4 persen.

Survei LSI Denny JA ini digelar pada medio 11-20 September 2022 dengan menggunakan metodologi Multi-stage Random Sampling dari 1200 responden.

Adapun, teknik pengumpulan data melalui Wawancara Tatap Muka dengan menggunakan kuesioner dan margin of error (MoE) plus minus 2,9 persen. (Pon)

Baca Juga:

Survei PWS: Elektabilitas Prabowo Unggul Diatas 10 Persen dari Ganjar dan Anies

#Pilpres #Pemilu
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Putusan MK soal Kuota Perempuan, Jangan Hanya Sekadar Syarat Administratif
Partai harus melakukan kaderisasi politik perempuan yang serius dan berkelanjutan
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Putusan MK soal Kuota Perempuan, Jangan Hanya Sekadar Syarat Administratif
Indonesia
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron buka suara soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan partai politik memenuhi kuota 30 persen caleg perempuan.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Indonesia
Komisi II DPR Nilai Putusan MK Jadi Perlindungan Hak Politik Perempuan
MK memutuskan ketentuan keterwakilan perempuan paling sedikit 30 persen dalam pencalonan anggota DPR dan DPRD bersifat wajib dipenuhi partai politik.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Komisi II DPR Nilai Putusan MK Jadi Perlindungan Hak Politik Perempuan
Indonesia
Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, PAN: Perlu Revisi UU dan Sistem Pengawasan Ketat
PAN angkat bicara soal pembatasan uang tunai di Pemilu. Hal itu dinilai membutuhkan revisi UU dan sistem pengawasan.
Soffi Amira - Senin, 27 April 2026
Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, PAN: Perlu Revisi UU dan Sistem Pengawasan Ketat
Indonesia
KPK Usulkan Klausul Kaderisasi untuk Pencalonan Presiden hingga Kepala Daerah
KPK mengusulkan klausul kaderisasi dalam pencalonan presiden hingga kepala daerah. Langkah ini dinilai penting untuk mencetak pemimpin berkualitas.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 April 2026
KPK Usulkan Klausul Kaderisasi untuk Pencalonan Presiden hingga Kepala Daerah
Indonesia
KPK Bongkar Celah Korupsi di Parpol, Soroti soal Mahar hingga Biaya Pemilu
KPK mengungkap akar korupsi politik berasal dari internal partai. Soroti mahar politik, biaya Pemilu tinggi, hingga lemahnya transparansi keuangan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 April 2026
KPK Bongkar Celah Korupsi di Parpol, Soroti soal Mahar hingga Biaya Pemilu
Indonesia
Pemerintah Tunggu Draf RUU Pemilu Dirampungkan DPR, Ingin Semakin Cepat Dibahas
Apabila RUU Pemilu semakin cepat dibahas lantaran idealnya RUU tersebut sudah selesai pada 2 tahun dan 6 bulan masa pemerintahan saat ini.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Pemerintah Tunggu Draf RUU Pemilu Dirampungkan DPR, Ingin Semakin Cepat Dibahas
Indonesia
Dasco Sebut DPR Tidak Buru Buru Bahas RUU Pemilu
Meski tahapan untuk Pemilu 2029 semakin dekat, tahapan-tahapan itu masih bisa berjalan dengan menggunakan Undang-Undang Pemilu yang lama.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
Dasco Sebut DPR Tidak Buru Buru Bahas RUU Pemilu
Indonesia
Ketua DPR Ajak Ketum Partai Politik Bicarakan RUU Pemilu
Hal terpenting dalam proses revisi undang-undang krusial itu adalah memastikan pemilu berjalan sesuai amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 April 2026
Ketua DPR Ajak Ketum Partai Politik Bicarakan RUU Pemilu
Indonesia
Wakil Ketua Baleg DPR Dorong Revisi UU Pemilu Segera Dibahas
DPR tak boleh terus menunda pembahasan karena tahapan pemilu semakin dekat.
Dwi Astarini - Kamis, 16 April 2026
Wakil Ketua Baleg DPR Dorong Revisi UU Pemilu Segera Dibahas
Bagikan