Dua Pelaku Tawuran Berujung Kematian di Menteng Ditangkap

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 19 Oktober 2021
Dua Pelaku Tawuran Berujung Kematian di Menteng Ditangkap

Konferensi pers tawuran di Menteng, Jakarta Pusat (MP/Kanugraha)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Polisi menciduk dua orang pelaku tawuran berinisial J (16) dan P (17) yang menewaskan korban berinisial MF (15) di Jalan Menteng Raya, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat Minggu (17/10) dini hari. Penangkapan pelaku ini kurang dari 12 jam setelah keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Metro Menteng.

Tawuran itu berawal dari kelompok korban yang menantang kelompok pelaku di sosial media instagram. Kedua kelompok sepakat tawuran menggunakan senjata tajam.

"Ini sungguh tragis dan ironis, di masa pandemi ini masyarakat belum sadar masih suka berkumpul," kata Wakapolres Metro Jakarta Pusat, AKBP Setyo Koes Heriyatno di Polres Metro Jakarta Pusat, Selasa (19/10).

Baca Juga:

Delapan Pelaku Tawuran Berujung Kematian di Kemayoran Ditangkap

Setyo menyayangkan dengan aksi generasi penerus Bangsa yang sudah terjebak dengan aksi tawuran hingga menewaskan seorang remaja. Korban merupakan kelompok remaja dari grup times.

Kedua kelompok saling serang menggunakan senjata tajam, seperti celurit, tombak, pedang dan sajam lainnya. Kelompok korban kalah jumlah hingga akhirnya kocar-kacir menyelamatkan diri.

"Korban terjatuh saat dikejar pelaku, kemudian dilakukan pembacokan menggunakan senjata tajam," jelas lulusan AKPOL 2000 ini.

Ilustrasi tawuran. Foto: Istimewa

Kedua pelaku yang puas menganiyaya korban akhirnya pergi meninggalkan lokasi tawuran agar tidak ditangkap warga. Polisi yang menerima laporan adanya tawuran mendatangi lokasi guna membubarkan tawuran remaja tersebut.

Sesampai di lokasi, polisi menemukan korban sudah tergeletak dipinggir jalan dan nyawa korban tidak dapat diselamatkan saat dibawa ke rumah sakit.

"Penangkapan ini juga berkat bantuan dari warga sekitar, ketika kami mengetahui identitas pelaku, langsung kami melakukan penangkapan," ujar Setyo.

Baca Juga:

Belasan Orang Ditangkap Buntut Tawuran di Setiabudi saat PPKM Darurat

Pihaknya juga langsung meredam aksi aksi tawuran itu dengan mengumpulkan sejumlah tokoh kedua belah pihak agar tidak saling balas dendam. "Kami masih mencari DPO satu orang berinisoal N yang juga melakukan pembacokan," jelas Setyo.

Para tersangka dikenakan dengan Pasal 170 KUHP tentang penganiayaan menyebabkan korban meninggal dunia amcaman tujuh tahun penjara. (Knu)

#Tawuran #Tawuran Pemuda
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPRD DKI Soroti Bentrokan Matraman, RT/RW hingga Aparat Diminta Perkuat Pengawasan
Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Inggard Joshua meminta RT/RW, FKDM, Bhabinkamtibmas, Babinsa, lurah, dan camat memperkuat deteksi dini usai bentrokan di Matraman.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
DPRD DKI Soroti Bentrokan Matraman, RT/RW hingga Aparat Diminta Perkuat Pengawasan
Indonesia
DPR Minta Kepolisian Bergerak Cepat Redam Konflik usai Bentrokan di Menteng
Anggota Komisi III DPR RI meminta kepolisian memperkuat kamtibmas, meningkatkan patroli, dan mencegah aksi balasan usai bentrokan antarwarga di Menteng.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
DPR Minta Kepolisian Bergerak Cepat Redam Konflik usai Bentrokan di Menteng
Indonesia
Pramono Anung Minta Warga Tak Terprovokasi, Bentrokan Matraman Jangan Dibawa ke Isu Suku
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bentrokan di Matraman tidak boleh dikaitkan dengan isu suku atau etnis.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
Pramono Anung Minta Warga Tak Terprovokasi, Bentrokan Matraman Jangan Dibawa ke Isu Suku
Indonesia
Bentrok Warga 1 Tewas di Matraman, DPR Minta Polisi Waspadai Aksi Balasan
Konflik horizontal yang tidak segera ditangani berpotensi memicu aksi balas dendam, mengganggu aktivitas masyarakat, merusak rasa aman warga, hingga menimbulkan kerugian ekonomi.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Bentrok Warga 1 Tewas di Matraman, DPR Minta Polisi Waspadai Aksi Balasan
Indonesia
Bentrokan di Matraman, Gubernur Pramono Dukung Proses Hukum hingga Tuntas
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan seluruh jajaran untuk segera berkoordinasi dengan aparat keamanan dan tokoh masyarakat guna menjaga situasi tetap kondusif.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Bentrokan di Matraman, Gubernur Pramono Dukung Proses Hukum hingga Tuntas
Indonesia
Siswa Sekolah Dekat Lokasi Bentrokan Menteng Terpaksa Belajar dari Rumah
MI Raudlotul Athfal Karisma di Menteng terapkan PJJ pasca bentrokan Jalan Tambak. Camat Menteng pastikan keamanan dipantau, warga diminta tidak terprovokasi. Satu korban tewas, satu kritis di RSCM.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Siswa Sekolah Dekat Lokasi Bentrokan Menteng Terpaksa Belajar dari Rumah
Indonesia
Polda Tetapkan 7 Tersangka Bentrok Berdarah di Matraman dan Jalan Tambak
Polda Metro Jaya tetapkan 7 tersangka bentrok Matraman dan Jalan Tambak. 4 tersangka kasus perusakan, 3 tersangka kasus pengeroyokan. Satu korban tewas, satu luka dirawat di RSCM.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Polda Tetapkan 7 Tersangka Bentrok Berdarah di Matraman dan Jalan Tambak
Indonesia
Bentrok Berdarah di Matraman, DPRD Suruh Pemprov Cek Satgas Jaga Jakarta di Sana Aktif Tidak
DPRD DKI Jakarta soroti bentrok berdarah di Matraman. Anggota Komisi A PSI Kevin Wu minta Pemprov perkuat Satgas Jaga Jakarta dan FKDM untuk cegah konflik sosial.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Bentrok Berdarah di Matraman, DPRD Suruh Pemprov Cek Satgas Jaga Jakarta di Sana Aktif Tidak
Indonesia
Kronologi Saling Serang Dua Kelompok di Menteng, Berawal dari Warung Nasi Uduk
Salah satu kelompok warga mendatangi tempat jualan sarapan, namun merasa kecewa akibat tidak mendapatkan pelayanan secara baik
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Kronologi Saling Serang Dua Kelompok di Menteng, Berawal dari Warung Nasi Uduk
Indonesia
Kembali Minta Tawuran di Jakarta Dihentikan, Pramono: Energi Anak Muda Harus Dialihkan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung kembali meminta aksi tawuran di Jakarta dihentikan. Pemprov DKI menyiapkan fasilitas publik untuk kegiatan positif.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Kembali Minta Tawuran di Jakarta Dihentikan, Pramono: Energi Anak Muda Harus Dialihkan
Bagikan