Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Delapan Pelaku Tawuran Berujung Kematian di Kemayoran Ditangkap

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 20 Mei 2021
Delapan Pelaku Tawuran Berujung Kematian di Kemayoran Ditangkap

Polres Metro Jakarta Pusat menangkap delapan pelaku tawuran berujung kematian terhadap ML (31) di kawasan Utan Panjang, Jakarta Pusat, Rabu (19/5). Foto: MP/Kanu

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polres Metro Jakarta Pusat menangkap delapan pelaku tawuran berujung kematian terhadap ML (31) di kawasan Utan Panjang, Jakarta Pusat, Rabu (19/5). Mayoritas di antaranya adalah anak-anak di bawah umur.

Wakapolres Metro Jakarta Pusat, AKBP Setyo Koes Heriyatno menuturkan, kedelapan pelaku adalah RA (15), MF (17), ABL (15), MB (15), ABS (24), FG (22), MB (15) dan A

Baca Juga

Anggota DPRD Geram Aksi Tawuran Kerap Terjadi di Jakarta

"Mereka berperan melempari korban dengan batu hingga melakukan penganiyaan," kata Setyo di Polres Metro Jakarta Pusat, Kamis (20/5).

Setyo melanjutkan, mereka nekat melakukan tawuran hingga membunuh korban, karena menggunakan narkoba dan efeknya sangat berbahaya.

"Pola kerja Polres Metro Jakarta Pusat fokus menangkap penjual dan pengedar narkoba sebelum masuk ke wilayahnya," jelas Setyo.

Ilustrasi tawuran. Foto: Istimewa

Menurut Setyo, sebab terjadinya tawuran ini hanya karena hal yang sepele. Yakni ingin terkesan gagah dan diakui kelompoknya. Parahnya, pelaku ini baru dua hari memakai narkoba.

"Mereka menunjukkan supremasinya jadi ini satu salah satu ciri-ciri budaya premanisme ingin menunjukkan supremasinya dengan kekerasan," ungkap Setyo.

Pelaku yang mayoritas remaja Utan Panjang dan Harapan Mulia ini berjanjian tawuran di media sosial Instagram. Nahasnya, para pelaku nekat mengkonsumsi narkoba hingga alkohol.

"Telah kita dalami dan kita lakukan penangkapan dari ke-8 tersangka tersebut semuanya berbau alkohol. Dan yang lebih parah lagi kita tes urine orang positif menggunakan sabu," ungkap Setyo.

Dia menyebut, peredaran narkoba memberikan stimulan memberikan stimulan kepada beberapa tindak kejahatan karena memberikan Efek berani dan efek fatal.

"Apalagi sampai melakukan perbuatan keji janji mereka berani sampai membunuh" imbuh Setyo.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat, AKBP Teuku Arsya Khadafi memastikan, penyidik akan menyelidiki soal keterlibatan bandar narkoba yang menyuplai barang haram itu untuk aksi tawuran.

"Kami tidak segan melakukan tindakan tegas terukur terhadap pelaku kejahatan jalanan," sebut Arsya.

Para pelaku dijerat pasal 170 KUHP dan pidana narkotika pasal 112 juncto 127 UU. Dengan ancaman hukuman 12 tahun.

"Pelaku yang di bawah umur butuh perhatian dan harus penanganan yang benar. Supaya kedepannya tidak mengulangi perbuatannya dan sadar bahwa perbuatan itu dilarang karena melanggar hukum," tutup Arsya. (Knu)

Baca Juga

Tawuran Antarkampung Pecah, Nodai Kesucian Momentum Lebaran

#Polres Jakarta Pusat #Tawuran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPRD DKI Soroti Bentrokan Matraman, RT/RW hingga Aparat Diminta Perkuat Pengawasan
Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Inggard Joshua meminta RT/RW, FKDM, Bhabinkamtibmas, Babinsa, lurah, dan camat memperkuat deteksi dini usai bentrokan di Matraman.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
DPRD DKI Soroti Bentrokan Matraman, RT/RW hingga Aparat Diminta Perkuat Pengawasan
Indonesia
DPR Minta Kepolisian Bergerak Cepat Redam Konflik usai Bentrokan di Menteng
Anggota Komisi III DPR RI meminta kepolisian memperkuat kamtibmas, meningkatkan patroli, dan mencegah aksi balasan usai bentrokan antarwarga di Menteng.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
DPR Minta Kepolisian Bergerak Cepat Redam Konflik usai Bentrokan di Menteng
Indonesia
Pramono Anung Minta Warga Tak Terprovokasi, Bentrokan Matraman Jangan Dibawa ke Isu Suku
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bentrokan di Matraman tidak boleh dikaitkan dengan isu suku atau etnis.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
Pramono Anung Minta Warga Tak Terprovokasi, Bentrokan Matraman Jangan Dibawa ke Isu Suku
Indonesia
Bentrok Warga 1 Tewas di Matraman, DPR Minta Polisi Waspadai Aksi Balasan
Konflik horizontal yang tidak segera ditangani berpotensi memicu aksi balas dendam, mengganggu aktivitas masyarakat, merusak rasa aman warga, hingga menimbulkan kerugian ekonomi.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Bentrok Warga 1 Tewas di Matraman, DPR Minta Polisi Waspadai Aksi Balasan
Indonesia
Bentrokan di Matraman, Gubernur Pramono Dukung Proses Hukum hingga Tuntas
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan seluruh jajaran untuk segera berkoordinasi dengan aparat keamanan dan tokoh masyarakat guna menjaga situasi tetap kondusif.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Bentrokan di Matraman, Gubernur Pramono Dukung Proses Hukum hingga Tuntas
Indonesia
Siswa Sekolah Dekat Lokasi Bentrokan Menteng Terpaksa Belajar dari Rumah
MI Raudlotul Athfal Karisma di Menteng terapkan PJJ pasca bentrokan Jalan Tambak. Camat Menteng pastikan keamanan dipantau, warga diminta tidak terprovokasi. Satu korban tewas, satu kritis di RSCM.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Siswa Sekolah Dekat Lokasi Bentrokan Menteng Terpaksa Belajar dari Rumah
Indonesia
Polda Tetapkan 7 Tersangka Bentrok Berdarah di Matraman dan Jalan Tambak
Polda Metro Jaya tetapkan 7 tersangka bentrok Matraman dan Jalan Tambak. 4 tersangka kasus perusakan, 3 tersangka kasus pengeroyokan. Satu korban tewas, satu luka dirawat di RSCM.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Polda Tetapkan 7 Tersangka Bentrok Berdarah di Matraman dan Jalan Tambak
Indonesia
Bentrok Berdarah di Matraman, DPRD Suruh Pemprov Cek Satgas Jaga Jakarta di Sana Aktif Tidak
DPRD DKI Jakarta soroti bentrok berdarah di Matraman. Anggota Komisi A PSI Kevin Wu minta Pemprov perkuat Satgas Jaga Jakarta dan FKDM untuk cegah konflik sosial.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Bentrok Berdarah di Matraman, DPRD Suruh Pemprov Cek Satgas Jaga Jakarta di Sana Aktif Tidak
Indonesia
Bentrokan di Jalan Tambak Menteng Makan Korban, 2 Orang Langsung Diamankan
Bentrokan di Jalan Tambak Menteng memakan korban. Polres Jakarta Pusat langsung mengamankan dua orang.
Soffi Amira - Senin, 27 Juli 2026
Bentrokan di Jalan Tambak Menteng Makan Korban, 2 Orang Langsung Diamankan
Indonesia
Kronologi Saling Serang Dua Kelompok di Menteng, Berawal dari Warung Nasi Uduk
Salah satu kelompok warga mendatangi tempat jualan sarapan, namun merasa kecewa akibat tidak mendapatkan pelayanan secara baik
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Kronologi Saling Serang Dua Kelompok di Menteng, Berawal dari Warung Nasi Uduk
Bagikan