Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Anggota DPRD Geram Aksi Tawuran Kerap Terjadi di Jakarta

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 26 April 2021
Anggota DPRD Geram Aksi Tawuran Kerap Terjadi di Jakarta

Ilustrasi. (Antara/Ist/foto google.com/)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Aksi tawuran yang sering terjadi di ibu kota khususnya Manggarai, Jakarta Selatan membuat geram anggota DPRD DKI.

Anggota DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono meminta agar semua SKPD bahu-membahu bekerja menangani tawuran di ibu kota. Menurut dia, satu SKPD saja belum cukup untuk menangani masalah itu.

“Seperti Satpol PP, misalnya Pak Arifin, kan sudah tahu soal tawuran di Manggarai, Pak Taufan (Kesbangpol) sudah dengar juga. Tapi sampai saat ini bisa engga selesaikan masalah tawuran itu. Tidak bisa kan?” ujar Gembong di Jakarta, Senin (26/4).

Baca Juga:

Wakil Ketua DPRD DKI Tanggapi Santai Perseteruan Jakmania dan Viking di Medsos

Menurut anggota Komisi A DPRD DKI ini, semua SKPD harus memikirkan cara untuk menyelesaikan permasalahan sosial tersebut.

Ia pun mengaku miris sering mendengar aksi tawuran di dapilnya itu.

"Dari saya masih jadi dewan kota sampai anggota dewan. Masalah tawuran engga selesai-selesai,” kata Gembong.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono. (Foto: MP/Asropih)
Anggota DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono. (Foto: MP/Asropih)

Mirisnya lagi, Gembong melanjutkan, Pemerintah Provinsi DKI menganggarkan dalam APBD untuk menangani semua permasalahan di Jakarta. Persoalan tawuran yang belum selesai, membuat alokasi anggaran menjadi sia-sia.

“Permasalahan tawuran itu penting. Percuma ada anggaran untuk dialokasikan dalam menyelesaikan seluruh persoalan, tapi masalah itu tidak rampung juga. Anggaran besar tapi tidak bisa selesai, miris kalau itu bisa terjadi,” paparnya.

Baca Juga:

Ketua DPRD DKI Usul Pemerintah Tutup SPBU di Jalur Mudik

Di tempat yang sama, Kesbangpol DKI Taufan Bakri mengajak DPRD untuk berkolaborasi membuat suatu program yang bertujuan agar suatu wilayah yang sering terlibat tawuran memiliki kesibukan.

“Mudah-mudahan kita bisa berkolaborasi sehingga nanti suatu kampung bia disibukkan terus menerus. Karena lagi tenang, tiba-tiba mendadak menjadi tawuran. Itu harus kita pikirkan bersama,” ungkapnya. (Asp)

Baca Juga:

Suporter Persija Konvoi, DPRD DKI Kritik Pemprov DKI dan Polda Metro Jaya

#Gembong Warsono #Tawuran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPRD DKI Soroti Bentrokan Matraman, RT/RW hingga Aparat Diminta Perkuat Pengawasan
Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Inggard Joshua meminta RT/RW, FKDM, Bhabinkamtibmas, Babinsa, lurah, dan camat memperkuat deteksi dini usai bentrokan di Matraman.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
DPRD DKI Soroti Bentrokan Matraman, RT/RW hingga Aparat Diminta Perkuat Pengawasan
Indonesia
DPR Minta Kepolisian Bergerak Cepat Redam Konflik usai Bentrokan di Menteng
Anggota Komisi III DPR RI meminta kepolisian memperkuat kamtibmas, meningkatkan patroli, dan mencegah aksi balasan usai bentrokan antarwarga di Menteng.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
DPR Minta Kepolisian Bergerak Cepat Redam Konflik usai Bentrokan di Menteng
Indonesia
Pramono Anung Minta Warga Tak Terprovokasi, Bentrokan Matraman Jangan Dibawa ke Isu Suku
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bentrokan di Matraman tidak boleh dikaitkan dengan isu suku atau etnis.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
Pramono Anung Minta Warga Tak Terprovokasi, Bentrokan Matraman Jangan Dibawa ke Isu Suku
Indonesia
Bentrok Warga 1 Tewas di Matraman, DPR Minta Polisi Waspadai Aksi Balasan
Konflik horizontal yang tidak segera ditangani berpotensi memicu aksi balas dendam, mengganggu aktivitas masyarakat, merusak rasa aman warga, hingga menimbulkan kerugian ekonomi.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Bentrok Warga 1 Tewas di Matraman, DPR Minta Polisi Waspadai Aksi Balasan
Indonesia
Bentrokan di Matraman, Gubernur Pramono Dukung Proses Hukum hingga Tuntas
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan seluruh jajaran untuk segera berkoordinasi dengan aparat keamanan dan tokoh masyarakat guna menjaga situasi tetap kondusif.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Bentrokan di Matraman, Gubernur Pramono Dukung Proses Hukum hingga Tuntas
Indonesia
Siswa Sekolah Dekat Lokasi Bentrokan Menteng Terpaksa Belajar dari Rumah
MI Raudlotul Athfal Karisma di Menteng terapkan PJJ pasca bentrokan Jalan Tambak. Camat Menteng pastikan keamanan dipantau, warga diminta tidak terprovokasi. Satu korban tewas, satu kritis di RSCM.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Siswa Sekolah Dekat Lokasi Bentrokan Menteng Terpaksa Belajar dari Rumah
Indonesia
Polda Tetapkan 7 Tersangka Bentrok Berdarah di Matraman dan Jalan Tambak
Polda Metro Jaya tetapkan 7 tersangka bentrok Matraman dan Jalan Tambak. 4 tersangka kasus perusakan, 3 tersangka kasus pengeroyokan. Satu korban tewas, satu luka dirawat di RSCM.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Polda Tetapkan 7 Tersangka Bentrok Berdarah di Matraman dan Jalan Tambak
Indonesia
Bentrok Berdarah di Matraman, DPRD Suruh Pemprov Cek Satgas Jaga Jakarta di Sana Aktif Tidak
DPRD DKI Jakarta soroti bentrok berdarah di Matraman. Anggota Komisi A PSI Kevin Wu minta Pemprov perkuat Satgas Jaga Jakarta dan FKDM untuk cegah konflik sosial.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Bentrok Berdarah di Matraman, DPRD Suruh Pemprov Cek Satgas Jaga Jakarta di Sana Aktif Tidak
Indonesia
Kronologi Saling Serang Dua Kelompok di Menteng, Berawal dari Warung Nasi Uduk
Salah satu kelompok warga mendatangi tempat jualan sarapan, namun merasa kecewa akibat tidak mendapatkan pelayanan secara baik
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Kronologi Saling Serang Dua Kelompok di Menteng, Berawal dari Warung Nasi Uduk
Indonesia
Kembali Minta Tawuran di Jakarta Dihentikan, Pramono: Energi Anak Muda Harus Dialihkan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung kembali meminta aksi tawuran di Jakarta dihentikan. Pemprov DKI menyiapkan fasilitas publik untuk kegiatan positif.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Kembali Minta Tawuran di Jakarta Dihentikan, Pramono: Energi Anak Muda Harus Dialihkan
Bagikan