Dua Orang Mencurigakan Berada di Lokasi Penemuan Mayat Editor Metro TV

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 20 Juli 2020
Dua Orang Mencurigakan Berada di Lokasi Penemuan Mayat Editor Metro TV

Tim penyidik gabungan melakukan pengecekan ulang TKP penemuan jenazah editor Metro TV. (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tim Gabungan Polda Metro Jaya bersama dengan Polres Metro Jakarta Selatan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) editor Metro TV Yodi Prabowo di pinggir Tol JORR Pesanggrahan.

Hal ini sebagai langkah penyidikan untuk menyamakan keterangan saksi dan alat bukti yang ada di lokasi penemuan mayat.

Baca Juga:

CCTV Gelap, Pelaku Pembunuhan Editor Metro TV Terancam Tak Terungkap

"Kita melakukan langkah-langkah penyidikan, pemeriksaan saksi sudah, kemudian analisa labfor sudah. Nah sekarang kita mau mencocokkan. Terus ada tambahan informasi dari masyarakat tentu saja kita dalami," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat kepada wartawan, Senin (20/7).

Atas dasar itu, dia bersama dengan jajarannya kembali mendatangi TKP dan berharap bisa mendapatkan hasil yang cukup memuaskan. Dengan demikian, ada titik terang dan mengetahui siapa pelaku pembunuhan Yodi.

Dari keterangan warga, terdapat dua laki-laki di area lokasi penemuan jasad Yodi Prabowo dengan gerak-gerik mencurigakan.

"Tadi hasil ngobrol di TKP (tempat kejadian perkara) katanya ada warga yang melihat dua orang. Di mana melihatnya, dari jarak berapa, dari titik mana dia melihatnya. Kebetulan saya lagi di sini, 'ayo, kita cek, di mana Bapak melihatnya, gitu," kata Tubagus.

Polisi cari barang bukti lain untuk ungkap kematian Yodi Prabowo. (Foto: Antara)
Polisi cari barang bukti lain untuk ungkap kematian Yodi Prabowo. (Foto: Antara)

Menurut warga, kedua pria tersebut tidak membawa kendaraan. Posisi dua orang itu cukup jauh dari lokasi kejadian.

Tubagus menduga kedua pria tersebut tidak terkait dengan pembunuhan Yodi. Meski begitu, informasi dari warga tetap ditampung.

"Apakah itu tergabung atau terpisah, kemungkinan kejadian yang terlepas, ya. Enggak ada kaitannya sama ini. Bisa jadi. Karena lokasinya jauh. Makanya kita cek, 'di mana Bapak lihatnya?" Mencocokkan itu saja," kata mantan Kapolres Metro Jakarta Selatan ini.

Baca Juga:

Polisi Bikin Tim Khusus Buru Pembunuh Editor Metro TV

Yodi Prabowo ditemukan tewas di pinggir jalan Tol JORR, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Jumat (10/7). Ia diduga dibunuh beberapa hari sebelum jasadnya ditemukan.

Hasil autopsi menunjukkan ada luka tusuk di dada dan leher Yodi. Selain itu, juga ditemukan luka lebam akibat benda tumpul.

Di lokasi kejadian, polisi menemukan seluruh barang berharga milik Yodi. Termasuk sepeda motor yang terparkir di sebuah warung tidak jauh dari penemuan jasad Yodi.

Sejauh ini, polisi telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk rekan-rekan Yodi di kantor hingga kekasih Yodi. (Knu)

Baca Juga:

Polisi Temukan Rambut di Lokasi Pembunuhan Editor Metro TV

#Kasus Pembunuhan #Polda Metro Jaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Alasan Polisi Belum Tahan Ruben Onsu, Jumat 28 Agustus Diperiksa Sebagai Tersangka
Kasus ini bermula saat Ruben menawarkan korban berinisial DM untuk berinvestasi di usaha jual beli sebuah produk.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Alasan Polisi Belum Tahan Ruben Onsu, Jumat 28 Agustus Diperiksa Sebagai Tersangka
Indonesia
Polda Metro Jaya Pastikan Jakarta Kondusif Jelang Aksi Besar 27 Agustus, Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Polda Metro Jaya memastikan aktivitas masyarakat di Ibu Kota tetap berjalan normal meski sejumlah kegiatan penyampaian aspirasi berlangsung di berbagai lokasi pada Senin (24/8).
Frengky Aruan - Selasa, 25 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Pastikan Jakarta Kondusif Jelang Aksi Besar 27 Agustus, Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Indonesia
Rekening Mandiri Donasi Warga Pati Bisa Dibuka 5 Hari Kerja Paling Cepat 31 Agustus, Padahal Aksi Damai di DPR Tanggal 27
Aktivisi Pati Supriyono mengaku tidak bisa bertransaksi menggunakan rekening Bank Mandiri atas namanya sejak Jumat 22 Agustus lalu.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 Agustus 2026
Rekening Mandiri Donasi Warga Pati Bisa Dibuka 5 Hari Kerja Paling Cepat 31 Agustus, Padahal Aksi Damai di DPR Tanggal 27
Indonesia
Misteri Kematian Sutrimo ART Eks Jampidsus Masih Gelap, 13 Hari Sejak Makam Dibongkar Hasil Lab Belum Keluar
13 hari sejak ekshumasi makam Sutrimo di Banyumas, hasil laboratorium forensik belum keluar. Polisi menunggu pemeriksaan racun dan sudah memeriksa 27 saksi.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 Agustus 2026
Misteri Kematian Sutrimo ART Eks Jampidsus Masih Gelap, 13 Hari Sejak Makam Dibongkar Hasil Lab Belum Keluar
Indonesia
Massa Sempat Ricuh Mas Botok Pati Masuk Mobil Polisi di DPR, Polda Tepis Isu Penangkapan
Sebagian massa Pati di lokasi mengira Mas Botok akan diamankan kepolisian. Karena situasi di lokasi semakin ramai, akhir batal berangkat ke Polda.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 Agustus 2026
Massa Sempat Ricuh Mas Botok Pati Masuk Mobil Polisi di DPR, Polda Tepis Isu Penangkapan
Indonesia
Polda Metro Tidak Mau Dibilang Ajukan Pemblokiran Rekening Aktivis Pati, Tapi Penundaan Transaksi. Ini Alasannya!
Polisi menegaskan langkah penyelidik adalah penundaan transaksi sesuai UU TPPU, bukan pemblokiran. Tapi rekening sama-sama tidak bisa diakses.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 Agustus 2026
Polda Metro Tidak Mau Dibilang Ajukan Pemblokiran Rekening Aktivis Pati, Tapi Penundaan Transaksi. Ini Alasannya!
Indonesia
Jelang Aksi AMPB 27 Agustus, Polda Metro Buka Suara soal Dana yang Disebut Diblokir
Polda Metro Jaya menjelaskan dana kegiatan AMPB bukan diblokir. Penyelidik mengajukan permohonan penundaan transaksi yang berlaku paling lama lima hari kerja.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Jelang Aksi AMPB 27 Agustus, Polda Metro Buka Suara soal Dana yang Disebut Diblokir
Indonesia
Aktivis dan Mahasiswa Wajib Tahu, Mulai Sekarang Polda Larang Demo di Bundaran HI!
Polda Metro Jaya resmi melarang kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) dijadikan titik lokasi aksi demonstrasi atau unjuk rasa.
Wisnu Cipto - Senin, 24 Agustus 2026
Aktivis dan Mahasiswa Wajib Tahu, Mulai Sekarang Polda Larang Demo di Bundaran HI!
Indonesia
Cidera Saat Penggerebekan Sindikat Uang Palsu Taman Tekno BSD, Kompol Yulianto Masuk RS
Kompol Yulianto Timang, Kanit II Ekonomi dan Perbankan Ditreskrimsus, mengalami luka akibat terkena pecahan kaca saat penggerebekan
Wisnu Cipto - Minggu, 23 Agustus 2026
Cidera Saat Penggerebekan Sindikat Uang Palsu Taman Tekno BSD, Kompol Yulianto Masuk RS
Indonesia
Polisi Bongkar Pabrik Uang Kertas Palsu di Taman Tekno BAD, sebut Kualitasnya Grade A
Sebanyak empat tersangka berinisal S, NC, D, dan AB ditangkap dalam pengungkapan ini.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Polisi Bongkar Pabrik Uang Kertas Palsu di Taman Tekno BAD, sebut Kualitasnya Grade A
Bagikan