CCTV Gelap, Pelaku Pembunuhan Editor Metro TV Terancam Tak Terungkap
Wartawan Metro TV ditemukan tewas di sisi pinggir Tol JORR, Jalan Ulujami Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (10/7) siang. (Foto: Twitter @TMCPoldaMetro)
MerahPutih.com - Polda Metro Jaya masih meneliti CCTV disekitar penemuan mayat jasad editor Metro TV, Yodi Prabowo, di Jalan Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Pasalnya, CCTV tersebut gelap gulita sehingga tidak begitu jelas terlihat gerak gerik Yodi.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menjelaskan, pihaknya masih melakukan analisa dan evaluasi terhadap pemeriksaan CCTV sekitar lokasi penemuan mayat Yodi.
Baca Juga
"Memang terkendala kan CCTV agak gelap pada saat ini kita belum dapat seperti apa," ujar dia kepada wartawan, Jumat (17/7).
Yusri melanjutkan, dalam penyelidikan kasus kematian Yodi, pihaknya sampai membentuk tim khusus. Tapi, sudah sepakan polisi belum juga menemukan pelaku yang bunuh Yodi.
"Kemudian dari sidik jari yang ada di pisau juga kita masih menunggu mudah-mudahan secepatnya ini bisa keluar kita bisa tahu dan yang terakhir dari pada pisau yang kita temukan di TKP," tegas dia.
Guna mengungkap pelakunya, polisi kembali menambah lagi saksi-saksi. Polisi menambah lagi dua saksi yang diperiksa, sehingga total sudah ada 29 saksi yang dimintai keterangannya oleh polisi.
Yusri menuturkan, saksi-saksi masih bisa bertambah. Yusri menyebut hari ini mungkin pemeriksaan telepon genggam Yodi rampung.
Diharapkan dari hasil pemeriksaan telepon genggam Yodi tersebut ada sesuatu yang bisa membantu penyidik guna mengungkap siapa pelaku pembunuhan Yodi. Selain itu, polisi juga masih menunggu hasil pemeriksaan sidik jari pada pisau yang ditemukan di lokasi penemuan jasad Yodi.
"Hasil dari (pemeriksaan) handphone juga sementara mudah-mudahan hari ini juga sudah kita bisa dapat," katanya lagi.
Yodi Prabowo ditemukan sudah tak bernyawa di pinggir Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) Ulujami, Pesanggarahan, Jakarta Selatan, Jumat (10/7). Saat ditemukan, korban mengenakan jaket hijau, celana hitam, tas selempang hitam, memakai sepatu dan masih mengenakan helm.
Baca Juga
Berdasarkan data yang dihimpun, korban pertama kali ditemukan oleh seorang saksi setelah melihat sepeda motor di sebuah warung bensin dalam keadaan mesin sudah dingin. Beberapa saat kemudian, sejumlah anak yang sedang bermain layangan di pinggir jalan tol melihat ada sesosok mayat laki-laki yang tergeletak. (Knu)
Bagikan
Berita Terkait
Jual Online 50 Senjata Api Ilegal, Sindikat Pabrik Rumahan Untung Rp 3-5 Juta per Pucuk
Pabrik Senpi Rumahan Terbongkar, Belajar Merakit Sejak 2018 Mulai Dijual Online 2024
Marak Pejahat Bersenjata Api di Wilayah Polda Metro, Ternyata Banyak Dijual Online
Rocky Gerung Hingga Profesor Pencetus UU ITE Bakal Diseret ke Pusaran Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dapat SP3 dari Polda Metro Jaya, Roy Suryo Langsung Curiga
Kasus Ijazah Palsu Jokowi Masuki Babak Baru, Berkas Roy Suryo Cs Dilimpahkan ke Kejaksaan
Polda Metro Jaya Bongkar Lab Narkoba Etomidate di Apartemen Pluit, 2 WNA China Ditangkap
Polisi Ngaku Belum Lakukan Pemeriksaan Saksi Atas Laporan ke Komika Pandji
Polda Metro Terima 3 Barang Bukti Laporan Pemidanaan Pandji: Flashdisk Hingga Rilis
Penyelidikan Kasus Kematian Arya Daru Dihentikan, Polisi Buka Peluang Jika Ada Bukti Baru