Dua Bulan, Polisi Amankan 10 Begal Sepeda dari Enam TKP

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 03 November 2020
Dua Bulan, Polisi Amankan 10 Begal Sepeda dari Enam TKP

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana memberikan keterangan soal begal sepeda (MP/Kanugraha)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Polisi telah mencokok 10 orang pelaku begal sepeda di wilayah hukum Polda Metro Jaya dari enam lokasi berbeda. Total sejauh ini ada 12 kejadian pembegalan terhadap pesepeda. Dengan demikian, hingga kini masih ada enam kejadian yang belum terungkap.

"Sementara sampai saat ini, selama dua bulan terakhir ada 12 TKP (Tempat Kejadian Perakara) dan kami berhasil mengungkapkan enam TKP dan 10 tersangka. Beberapa TKP lain kami lakukan pengejaran dan profiling," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana di kantornya, Selasa (3/11).

Baca Juga:

Polisi Selidiki Penjambretan terhadap Pesepeda di Kawasan Medan Merdeka Barat

Dua pelaku terpaksa ditembak kakinya setelah mencoba melawan saat dicokok. Atas perbuatannya, kini mereka semu harus meringkuk dibalik jeruji besi dan dikenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

Polisi minta warga yang pernah jadi korban begal sepeda untuk melapor. Sebabnya, polisi mendapati kenyataan banyak kejadian tapi korbannya tak langsung melapor namun malah diviralkan dulu.

"Yang kami sayangkan banyak korban yang tidak melaporkan. Baru setelah viral, baru mereka dilaporkan. Kami harap setiap ada kejadian harus melapor supaya kita bisa mengejar para pelakunya," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus.

Untuk itulah polisi perlu memastikan siapa saja korbannya karena mereka mengaku beraksi lebih dari sekali. Sementara itu, laporan yang masuk diketahui baru 14 laporan polisi.

"14 LP yang baru masuk sementara pengungkapan sudah kita lakukan selama tim khusus dibentuk kami mengungkap tujuh kasus. Tiap pelaku ditanya pasti dijawab sudah tujuh kali, ada yang lima kali. Jadi kalau dihitung harusnya LP-nya sudah banyak tapi ternyata baru 14," kata dia lagi.

Ilustrasi. Pesepeda melintasi jalur sepeda di Jalan MH. Thamrin, Jakarta, Minggu (19/7/2020). (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww.)

Ilustrasi. Pesepeda melintasi jalur sepeda di Jalan MH. Thamrin, Jakarta, Minggu (19/7/2020). (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww.)

Sebelumnya diberitakan, aktor senior Anjasmara menjadi korban begal saat bersepeda di Jalan Jenderal Sudirman, Senin pagi, 19 Oktober 2020. Polisi pun mengecek lokasi untuk memburu pelaku.

Adapun lokasi kejadian perkara ada di wilayah Kepolisian Sektor (Polsek) Setiabudi dan akan dilakukan pengecekan kamera CCTV yang ada di sekitar lokasi.

Sementara itu, prajurit Marinir yang bernama Kolonel Marinir Pangestu Widiatmoko jug menjadi korban penjambretan saat bersepeda di kawasan Medan Merdeka Barat hingga membuatnya terluka parah.

Kapolsek Metro Gambir Kompol Kade Budiyarta menuturkan, pelaku belum ditangkap.

"Kami masih melakukan penyelidikan. Mohon doanya agat bisa tertangkap," kata Budiyarta.

Menurut Kade Budiyarta, percobaan pencurian dengan kekerasan atau pembegalan itu terjadi ketika korban, Kolonel Marinir Pangestu Widiatmoko, menjalankan rutinitasnya setiap hari gowes atau bersepeda dari kediamannya yang berlokasi di Cilandak, Jakarta Selatan, menuju kantornya Markas Komando Korps Marinir Kwitang, Jakarta Pusat.

Baca Juga:

Kapolda Metro Angkat Suara saat Jakarta Jadi Marak Begal Sepeda

Terbaru, aksi begal sepeda menimpa pria bernama Hendra Gunawan (41 tahun) ketika melintas di Jalan Puri Indah Raya, Kembangan, Jakarta Barat, pada Selasa 27 Oktober 2020 lalu.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Teuku Arsya Khadafi, mengatakan semua berawal ketika korban dan temannya berkeliling di Jalan Puri Kencana ke arah Jalan Puri Indah Raya.

Dalam perjalanan itu, pelaku begal yang mengendarai sepeda motor berbocengan menghadang. Korban sebenarnya sempat melawan hingga tersungkur dari sepeda. (Knu)

#Aksi Begal #Teror Begal #Pemburu Begal #Modus Baru Begal #Sepeda #Pesepeda #Bersepeda
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Komisi I DPR Tegaskan Pemberantasan Begal Tugas Polisi, Bukan Tupoksi TNI
Komisi I DPR menegaskan pemberantasan begal adalah tugas Polri. TNI hanya bisa terlibat jika ada permintaan resmi dan koordinasi.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Komisi I DPR Tegaskan Pemberantasan Begal Tugas Polisi, Bukan Tupoksi TNI
Indonesia
Polda Metro Jaya Harus Fokus Tindak Kejahatan Jalanan, Tegas dan Terukur
Kejahatan jalanan seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor berdampak langsung terhadap rasa aman masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
Polda Metro Jaya Harus Fokus Tindak Kejahatan Jalanan, Tegas dan Terukur
Indonesia
Aksi Begal Kini Sudah Berada di Level Mengkhawatirkan, Polisi Didukung Bertindak Keras
Habiburokhman menyoroti korban begal yang kini bukan hanya masyarakat biasa. Aparat kepolisian hingga warga negara asing pun disebut ikut menjadi sasaran para pelaku.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 23 Mei 2026
Aksi Begal Kini Sudah Berada di Level Mengkhawatirkan, Polisi Didukung Bertindak Keras
Indonesia
Hasil Interogasi, Polda Metro Jaya Pastikan Model AWS Bukan Korban Begal
Polda Metro Jaya menegaskan model sekaligus selebgram berinisial AWS yang sempat dikabarkan menjadi korban begal di kawasan Jakarta Barat bukanlah korban tindak kriminal.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Hasil Interogasi, Polda Metro Jaya Pastikan Model AWS Bukan Korban Begal
Indonesia
Menteri HAM Natalius Pigai: Begal Tak Boleh Ditembak Mati Tanpa Proses Hukum
Menteri HAM Natalius Pigai menolak instruksi Kapolda Lampung soal tembak di tempat pelaku begal. Tindakan tersebut bertentangan dengan prinsip HAM dan hukum.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Menteri HAM Natalius Pigai: Begal Tak Boleh Ditembak Mati Tanpa Proses Hukum
Indonesia
Teror Pocong Ramai di Tangerang, Polisi Turun Tangan
Tim penyidik kepolisian kini masih melakukan pendalaman terhadap motif orang yang melakukan penyebaran konten bohong di dengan teror mistis sosok 'pocong'.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 20 Mei 2026
Teror Pocong Ramai di Tangerang, Polisi Turun Tangan
Indonesia
Polda Metro Bentuk Tim Pemburu Begal, Sahroni Minta Pelaku Ditembak di Tempat
Polda Metro Jaya bentuk Tim Pemburu Begal untuk menekan maraknya aksi kriminal di Jabodetabek.
Wisnu Cipto - Senin, 18 Mei 2026
Polda Metro Bentuk Tim Pemburu Begal, Sahroni Minta Pelaku Ditembak di Tempat
Indonesia
Begal Marak di Jakarta, Pemprov DKI Harus Ikut Bertindak
Masalah begal ini menyangkut banyak hal, mulai dari keamanan masyarakat sampai dengan citra Jakarta yang berambisi menjadi kota global.
Dwi Astarini - Senin, 18 Mei 2026
Begal Marak di Jakarta, Pemprov DKI Harus Ikut Bertindak
Berita Foto
Kondisi Pembatas Jalur Sepeda Warisan Anies di Jalan Palmerah Timur Rusak dan Tak Terawat
Sejumlah kendaraaan melintas dekat separator pembatas jalur sepeda di Jalan Palmerah Timur, Jakarta Pusat, Senin (20/4/2026).
Didik Setiawan - Senin, 20 April 2026
Kondisi Pembatas Jalur Sepeda Warisan Anies di Jalan Palmerah Timur Rusak dan Tak Terawat
Indonesia
Diduga Dibegal, Seorang Pelajar di Bandung Tewas
Kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi, menelusuri barang milik korban yang hilang, serta mendalami kemungkinan motif tindak kejahatan dalam peristiwa tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 25 Februari 2026
Diduga Dibegal, Seorang Pelajar di Bandung Tewas
Bagikan