MerahPutih.com - Polda Metro Jaya menegaskan model sekaligus selebgram berinisial AWS yang sempat dikabarkan menjadi korban begal di kawasan Jakarta Barat bukanlah korban tindak kriminal.
“Kami tegaskan bahwa yang bersangkutan bukanlah menjadi korban begal ataupun tindakan kriminal lainnya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, di Jakarta, Rabu (21/5).
Baca juga:
Menteri HAM Natalius Pigai: Begal Tak Boleh Ditembak Mati Tanpa Proses Hukum
Klarifikasi Model AWS Saat Interogasi
Budi menjelaskan interogasi dilakukan bersama Direktorat PPA dan PPO, Satres PPA PPO Jakarta Barat, serta Polsek Kebon Jeruk, dengan pendampingan UPT P3A, psikolog, dan Dokkes Polda Metro Jaya.
Sudah didatangi tadi siang dan sudah dilakukan pendalaman. Jadi kita putuskan bahwa yang bersangkutan bukan merupakan korban dari suatu peristiwa pidana,
Kombes Budi Hermanto
Klarifikasi juga diperkuat oleh manajemen Rumah Sakit Sumber Waras Jakarta Barat yang menyatakan tidak ada nama AWS dalam daftar pasien selama satu bulan terakhir.
Baca juga:
Polda Metro Bentuk Tim Pemburu Begal, Sahroni Minta Pelaku Ditembak di Tempat
Untuk itu, Budi mengingatkan masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak menyebarkan informasi menyesatkan yang dapat menimbulkan kegaduhan.
Kronologis Isu Begal Model di Media Sosial
Sebelumnya, beredar unggahan di media sosial Threads @hmzr39 yang menyebut seorang model berinisial ADV menjadi korban begal di pinggir Tol Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Sabtu (16/5) pekan lalu.
Baca juga:
Kapolda Metro Satgas Pemburu Begal sudah Tangkap 6 Pelaku Kejahatan
Dalam unggahan itu disebutkan korban mengalami luka bacok di kepala dan dilarikan ke RS Sumber Waras. Namun dilansir Antara, hasil penelusuran kepolisian tidak menemukan nama tersebut dalam pangkalan data pasien rumah sakit, sehingga isu begal yang menimpa AWS maupun ADV dipastikan tidak benar. (*)