Drone 'R2-D2' akan Menjadi Penolong Pilot Pesawat Tempur

Leonard Leonard - Selasa, 28 Juli 2020
Drone 'R2-D2' akan Menjadi Penolong Pilot Pesawat Tempur

Menjadi pendamping handal bagi pilot. (Foto: thedrive)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

EMPAT perusahaan pertahanan telah dipilih untuk mulai bekerja pada program Skyborg Angkatan Udara AS. Tujuannya adalah untuk memasangkan kecerdasan buatan (artificial intelegance) yang bersama manusia menerbangkan pesawat tempur bermesin jet.

Empat perusahaan itu memilih Boeing Co., General Atomics Aeronautical Systems Inc., Kratos Unmanned Aerial Systems Inc., dan Northrop Grumman Systems Corp untuk mengembangkan program itu. Namun, perusahaan-perusahaan akan bersaing untuk pengiriman tanpa batas waktu, kontrak dengan jumlah tidak terbatas, yang diperkirakan bernilai hingga Rp5,8 triliun.

Baca juga:

Militer Rusia Punya Rudal Hipersonik Penghancur Kapal

1
Pesawat X-Wing dalam film Star Wars yang memakai AI. (Foto: wingsmuseum)

Skyborg yang otonom dimaksudkan untuk kendaraan udara tanpa awak yang dapat digunakan kembali dalam misi kerja tim berawak-tanpa berawak. Drone dianggap "attritable," atau cukup murah sehingga bisa dihancurkan tanpa biaya yang signifikan.

"Karena sistem otonom dapat mendukung misi yang terlalu berat atau berbahaya bagi awak, Skyborg dapat meningkatkan kemampuan secara signifikan. Dan menjadi pengganda kekuatan bagi Angkatan Udara," kata Brigjen. Dale White, program executive officer untuk Fighters and Advanced Aircraft.

"Kami memiliki kesempatan untuk mengubah kemampuan perang kami dan mengubah cara kami bertarung dan cara kami menggunakan kekuatan udara," kata White dalam rilisnya, dikutip dari Military.com.

"Teknologi otonomi dalam portofolio Skyborg akan berkisar dari algoritma buku pedoman sederhana hingga pengambilan keputusan tim tingkat lanjut dan akan mencakup peluang tambahan untuk teknologi kecerdasan buatan," jelas Brigjen. Heather Pringle, komandan Laboratorium Penelitian Angkatan Udara (AFRL).

Baca juga:

Miris, Siluman F-35 Lightning II 'Rapuh' Terhadap Petir

2
Mengubah kemampuan dan cara berperang. (Foto: freenews.live)

Skyborg adalah salah satu dari tiga inisiatif dalam portofolio Program Vanguard layanan untuk prototipe cepat dan pengembangan teknologi zaman baru yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai operasi. Program Vanguard menyatukan laboratorium penelitian dan Pusat Manajemen Siklus Kehidupan Angkatan Udara yang dapat dengan cepat mengidentifikasi teknologi mutakhir dan transisi langsung ke tangan para tentara.

Angkatan Udara meluncurkan proses penawaran untuk Skyborg pada bulan Mei. Mereka mengharapkan operasi awal Skyborg siap pada akhir tahun 2023.

Will Roper, dari angkatan udara, mengatakan kepada wartawan di Konferensi McAleese 2019 bahwa Skyborg akan mengambil konsep lebih maju dengan malatih pilotnya berkerjasama dengan kecerdasan buatan itu. Nantinya AI itu Bertindak sebagai pendamping, mampu dengan cepat memikirkan masalah dan mengambil komando jika perlu. Singkatnya, seperti karakter R2-D2 yang ada dalam film Star Wars.

"Saya mungkin akhirnya memutuskan, 'Saya ingin AI itu ada di kokpit saya sendiri. Jadi, jika terjadi sesuatu dengan cepat (AI) dapat mengambil alih, membuat pilihan dengan cara yang (pilot) akan tahu karena (pilot telah) dilatih dengannya," kata Roper. (lgi)

Baca juga:

Kekuatan Udara Tiongkok Bersiap Saingi Amerika

#Pesawat Tempur #Artificial Intelligence
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
F-16 dan Super Tucano Mendarat di Jalan Tol, Ini Alasan TNI AU Menggelar Uji Coba
TNI AU menguji pendaratan dan lepas landas F-16 Fighting Falcon serta Super Tucano di Tol Paspro, Jawa Timur, sebagai bagian dari kesiapan pertahanan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
F-16 dan Super Tucano Mendarat di Jalan Tol, Ini Alasan TNI AU Menggelar Uji Coba
Indonesia
AI kian Canggih, Kapolda Metro Jaya: Anak-anak Terancam jika tak Paham Teknologi
Dadang mendorong sekolah mengoptimalkan laboratorium AI untuk memperkenalkan teknologi, mengembangkan pengetahuan, serta melatih keterampilan komunikasi siswa.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
AI kian Canggih, Kapolda Metro Jaya: Anak-anak Terancam jika tak Paham Teknologi
Tekno
AI Akan Ubah Industri Otomotif, Masa Depan Desainer Mobil Terancam
AI memunculkan kekhawatiran terhadap masa depan profesi desainer mobil.
Yusuf Abdillah - Minggu, 18 Oktober 2026
AI Akan Ubah Industri Otomotif, Masa Depan Desainer Mobil Terancam
Indonesia
Karya 100 Persen AI Tidak Dapat Perlindungan dan Hak Cipta
Pemerintah perlu memastikan perkembangan AI tetap berjalan beriringan dengan perlindungan terhadap kreativitas manusia.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
Karya 100 Persen AI Tidak Dapat Perlindungan dan Hak Cipta
Indonesia
Indonesia Alami Lonjakan Aktivitas AI
Indonesia relatif lebih sedikit terpapar terhadap lonjakan aktivitas global yang berkaitan dengan AI dibandingkan negara-negara lain di kawasan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
 Indonesia Alami Lonjakan Aktivitas AI
ShowBiz
POCO F9 Series Andalkan AI Recorder dan Transcription, Bantu Teman Tuli Ikuti Percakapan
POCO F9 Series dibekali AI Recorder dan AI Transcription yang dapat mengubah percakapan menjadi teks. Simak juga deretan fitur AI lainnya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
POCO F9 Series Andalkan AI Recorder dan Transcription, Bantu Teman Tuli Ikuti Percakapan
Berita
OpenAI Perkenalkan GPT-6 Sol dan Luna, Intip Perbedaan dan Kemampuannya
OpenAI meluncurkan GPT-6 Sol dan GPT-6 Luna pada 22 September 2026. Keduanya membawa peningkatan efisiensi, pemrograman, alignment, dan biaya API.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
OpenAI Perkenalkan GPT-6 Sol dan Luna, Intip Perbedaan dan Kemampuannya
Dunia
Trump Tolak Rencana Global Kendalikan Kecerdasan Buatan
Trump menyatakan bahwa Washington akan mulai mengubah sebutan kecerdasan buatan menjadi "kecerdasan super"
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
 Trump Tolak Rencana Global Kendalikan Kecerdasan Buatan
Indonesia
TNI AU Lirik pesawat Airbus A330 Multi Role Tanker Transport Seperti Prancis
Pesawat ini juga dikerahkan untuk mengisi bahan bakar pesawat tempur di udara atau air to air refuiling.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
TNI AU Lirik pesawat Airbus A330 Multi Role Tanker Transport Seperti Prancis
Dunia
Pertemuan Xi Jinping dan Trump Bakal Bahas Usulan Pengendalian AI
Xi Jinping dijadwalkan tiba di Washington pada 24 September. Trump sebelumnya telah mengunjungi Beijing pada Mei didampingi oleh delegasi perwakilan bisnis AS.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Pertemuan Xi Jinping dan Trump Bakal Bahas Usulan Pengendalian AI
Bagikan