F-16 dan Super Tucano Mendarat di Jalan Tol, Ini Alasan TNI AU Menggelar Uji Coba

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
F-16 dan Super Tucano Mendarat di Jalan Tol, Ini Alasan TNI AU Menggelar Uji Coba

Pesawat F-16 mendarat di jalan Tol. TNI AU)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - TNI Angkatan Udara (TNI AU) menggelar uji coba pendaratan dan lepas landas pesawat tempur di ruas Jalan Tol Pasuruan–Probolinggo (Paspro), Jawa Timur.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (20/10) hingga Rabu (21/10) itu melibatkan jet tempur F-16 Fighting Falcon dan pesawat tempur taktis EMB-314 Super Tucano.

Uji coba tersebut dilaksanakan melalui tahapan gladi kotor dan gladi bersih di jalur tol antara Gerbang Tol Probolinggo Barat dan Probolinggo Timur, tepatnya pada segmen Km 834.000 hingga Km 837.500.

Dalam kegiatan ini, TNI AU mengerahkan dua F-16 Fighting Falcon dari Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi serta dua EMB-314 Super Tucano dari Lanud Abdulrachman Saleh.

Penggunaan ruas jalan tol sebagai lokasi uji coba berkaitan dengan konsep pertahanan negara yang menyiapkan infrastruktur sipil sebagai landasan pacu darurat atau runway alternatif. Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan apabila pangkalan udara utama mengalami kelumpuhan dalam kondisi perang.

Jalan Tol Disiapkan sebagai Landasan Pacu Alternatif

Uji coba di Tol Paspro menjadi bagian dari upaya menyiapkan alternatif penggunaan infrastruktur nasional untuk mendukung operasi pertahanan udara.

Dalam skenario tertentu, jalan tol dapat difungsikan sebagai landasan pacu darurat apabila pangkalan udara utama tidak dapat digunakan. Konsep ini menempatkan infrastruktur sipil sebagai salah satu unsur pendukung kesiapan pertahanan negara.

Kegiatan tersebut melibatkan dua jenis pesawat dengan karakteristik berbeda, yakni F-16 Fighting Falcon yang berkemampuan supersonik dan EMB-314 Super Tucano yang menggunakan mesin turboprop.

Baca juga:

Bukan Cuma Hercules, Bandara Kertajati Jadi Bengkel Jet Tempur TNI

F-16 Fighting Falcon, Jet Tempur Supersonik Multiperan

Berikut spesifikasi utama F-16 Fighting Falcon berdasarkan informasi dalam naskah sumber:

  • Kategori: Jet tempur supersonik multiperan.
  • Kecepatan maksimum: Hingga Mach 2 atau lebih dari 2.400 km/jam.
  • Mesin: Satu mesin turbofan Pratt & Whitney atau General Electric yang dilengkapi afterburner.
  • Persenjataan: Kanon internal M61A1 Vulcan kaliber 20 mm dan sembilan titik eksternal (hardpoints) untuk membawa berbagai persenjataan.
  • Jenis persenjataan: Rudal udara-ke-udara, termasuk AIM-9 Sidewinder dan AIM-120 AMRAAM, rudal udara-ke-darat, serta bom berpemandu.
  • Fungsi utama: Superioritas udara, intersepsi ancaman udara, pemboman taktis, dan serangan presisi.

Kemampuan multiperan membuat F-16 dapat digunakan untuk berbagai misi pertahanan udara sesuai konfigurasi dan kebutuhan operasi.

Baca juga:

TNI Kaji Tol Probolinggo-Banyuwangi Buat Landasan Pesawat Tempur Saat Darurat

Super Tucano, Pesawat Serang Ringan Bermesin Turboprop

Berbeda dengan F-16, EMB-314 Super Tucano merupakan pesawat bermesin turboprop buatan Embraer, Brasil. Pesawat ini dirancang untuk mendukung operasi taktis, termasuk patroli udara, pengintaian, dan bantuan tembakan udara.

Berikut spesifikasi utama EMB-314 Super Tucano berdasarkan informasi dalam naskah sumber:

  • Kategori: Pesawat serang ringan dan pesawat untuk operasi antigerilya (Counter-Insurgency/COIN).
  • Kecepatan maksimum: Sekitar 590 km/jam.
  • Mesin: Pratt & Whitney Canada PT6A-68C turboprop.
  • Keunggulan operasional: Mampu terbang rendah dengan kelincahan tinggi, relatif hemat bahan bakar, serta dirancang untuk beroperasi dalam berbagai kondisi misi taktis.
  • Persenjataan: Dua senapan mesin internal kaliber 12,7 mm di sayap, dengan kemampuan membawa pod senapan mesin, roket, bom konvensional, dan rudal udara-ke-udara jarak pendek.
  • Fungsi utama: Patroli udara, pengintaian perbatasan, bantuan tembakan udara jarak dekat (Close Air Support/CAS), dan operasi antigerilya.

Karakteristik tersebut membedakan Super Tucano dari F-16, terutama dari sisi mesin, kecepatan, dan orientasi misi operasional.

Pelaksanaan uji coba pendaratan dan lepas landas di Tol Paspro menegaskan pentingnya kesiapan infrastruktur alternatif dalam mendukung pertahanan negara. (Knu)

#TNI AU #Pesawat Tempur #Jalan Tol
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
F-16 dan Super Tucano Mendarat di Jalan Tol, Ini Alasan TNI AU Menggelar Uji Coba
TNI AU menguji pendaratan dan lepas landas F-16 Fighting Falcon serta Super Tucano di Tol Paspro, Jawa Timur, sebagai bagian dari kesiapan pertahanan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
F-16 dan Super Tucano Mendarat di Jalan Tol, Ini Alasan TNI AU Menggelar Uji Coba
Indonesia
TNI AU Lirik pesawat Airbus A330 Multi Role Tanker Transport Seperti Prancis
Pesawat ini juga dikerahkan untuk mengisi bahan bakar pesawat tempur di udara atau air to air refuiling.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
TNI AU Lirik pesawat Airbus A330 Multi Role Tanker Transport Seperti Prancis
Indonesia
Pesawat A400 M Bermanuver di Langit Jakarta Dalam Misi Pegase 2026
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Rafale dan A400M milik Angkatan Udara Prancis dan TNI Angkatan Udara akan melakukan latihan bersama untuk pertama kalinya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Pesawat A400 M Bermanuver di Langit Jakarta Dalam Misi Pegase 2026
Indonesia
Prancis sebut Indonesia ‘Pusat Gravitasi’ Penting di Kawasan Indo Pasifik
Misi Pegase 2026 merupakan rangkaian penerbangan jelajah dunia yang membentang dari Arktik, Asia-Pasifik, hingga Timur Tengah.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Prancis sebut Indonesia ‘Pusat Gravitasi’ Penting di Kawasan Indo Pasifik
Indonesia
Tentara Prancis Mendarat di Jakarta, Bawa Rafale dan A400M untuk Misi Pégase 2026 hingga Misi Keamanan Kawasan
Latihan ini menjadi bagian dari penguatan kerja sama pertahanan kedua negara di kawasan Indo-Pasifik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Tentara Prancis Mendarat di Jakarta, Bawa Rafale dan A400M untuk Misi Pégase 2026 hingga Misi Keamanan Kawasan
Indonesia
Kecelakaan Tol Wiyoto Wiyono: Sopir Microsleep, Truk Tabrak Pekerja Tol Hingga Tewas
Tiga pekerja tewas dalam kecelakaan Tol Wiyoto Wiyono akibat truk tabrak pekerja tol yang sedang bertugas. Ketahui kronologi maut dan bahaya microsleep di sini
Angga Yudha Pratama - Jumat, 11 September 2026
Kecelakaan Tol Wiyoto Wiyono: Sopir Microsleep, Truk Tabrak Pekerja Tol Hingga Tewas
Indonesia
Tentara Amerika Serikat Datang ke Manado, Bawa C-130 untuk Latihan Bersama TNI-AU
Latihan tersebut dijadwalkan berlangsung di Pangkalan Udara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, pada 7–11 September 2026.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
Tentara Amerika Serikat Datang ke Manado, Bawa C-130 untuk Latihan Bersama TNI-AU
Lifestyle
Salah Navigasi Berujung Maut: Duka 269 Nyawa di Balik Penembakan KAL 007 oleh Soviet
Kilas balik tragedi Korean Air Lines 007 yang ditembak jatuh jet tempur Uni Soviet pada 1983. Simak kronologi, kesalahan navigasi, dan dampaknya pada GPS dunia.
ImanK - Selasa, 01 September 2026
Salah Navigasi Berujung Maut: Duka 269 Nyawa di Balik Penembakan KAL 007 oleh Soviet
Indonesia
KRI Gajah Mada Bukan Sekadar Barang Bekas: Mengungkap Misi Rahasia Kapal Induk Giuseppe Garibaldi TNI AL
Kehadiran kapal induk Giuseppe Garibaldi mengubah wajah pertahanan maritim TNI AL. Bukan sekadar kapal bekas, ini adalah pusat komando bergerak untuk menjaga kedaulatan dan ujung tombak operasi kemanusiaan Indonesia
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
KRI Gajah Mada Bukan Sekadar Barang Bekas: Mengungkap Misi Rahasia Kapal Induk Giuseppe Garibaldi TNI AL
Indonesia
KKB Ndugama Sandera 9 Mama-Mama dan Anak Perempuan Jila, TNI Kerahkan Operasi Pencarian Besar-besaran di Mimika Papua
KKB Kodap III Ndugama culik 11 perempuan di Jila, Mimika. Dua orang jadi korban penembakan dan sembilan lainnya masih disandera
Angga Yudha Pratama - Senin, 24 Agustus 2026
KKB Ndugama Sandera 9 Mama-Mama dan Anak Perempuan Jila, TNI Kerahkan Operasi Pencarian Besar-besaran di Mimika Papua
Bagikan