AI kian Canggih, Kapolda Metro Jaya: Anak-anak Terancam jika tak Paham Teknologi

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
AI kian Canggih, Kapolda Metro Jaya: Anak-anak Terancam jika tak Paham Teknologi

Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto/ humas Polda Metro Jaya

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — PERKEMBANGAN akan imitasi atau artificial intelligence (AI) menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi generasi muda. Pengenalan teknologi sejak dini perlu disertai kemampuan berpikir kritis agar anak tidak sekadar menggunakan teknologi, tetapi juga memahami cara kerjanya.

Pentingnya pengenalan teknologi kepada siswa menjadi salah satu perhatian Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto saat mengunjungi SD Muhammadiyah 5 Kebayoran Baru dan SMP Muhammadiyah 9 Jakarta, Jakarta Selatan, Senin (19/10).


Dalam kunjungan program Polisi Peduli Pendidikan tersebut, Dadang mendorong sekolah mengoptimalkan laboratorium AI untuk memperkenalkan teknologi, mengembangkan pengetahuan, serta melatih keterampilan komunikasi siswa.

“Siapa yang menguasai teknologi, akan menguasai dunia,” ujar Dadang.


Dadang menilai anak-anak memiliki rasa ingin tahu dan kemampuan berpikir logis yang perlu terus dikembangkan. Guru diharapkan memberi ruang bagi siswa untuk bertanya, bereksplorasi, dan memahami konsep teknologi melalui pembelajaran yang sederhana dan menarik.

“Di tengah perkembangan AI, kemampuan berpikir kritis menjadi penting agar anak dapat mengevaluasi informasi dan tidak menerima begitu saja setiap keluaran teknologi,” jelas Dadang.

Baca juga:

Trump Tolak Rencana Global Kendalikan Kecerdasan Buatan


Dadang menyebut pemanfaatan AI juga perlu diimbangi pemahaman mengenai keterbatasan teknologi, keakuratan informasi, serta tanggung jawab dalam penggunaannya. Selain penguasaan teknologi, pembentukan karakter juga tetap menjadi perhatian dalam pendidikan.


“Siswa perlu dibimbing agar mampu menggunakan teknologi secara bijak dan tetap menjunjung nilai-nilai kemanusiaan,” tutur Dadang yang juga jenderal Polri bergelar profesor ini.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan program Polisi Peduli Pendidikan merupakan bagian dari upaya kepolisian mendukung peran guru dan orangtua dalam menyiapkan generasi yang berkarakter, berpengetahuan, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.

“Kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan lingkungan diharapkan dapat membantu anak menghadapi perkembangan zaman dengan bekal pengetahuan dan karakter yang kuat,” jelas Budi.(knu)

Baca juga:

Artificial Intelligence Diintegrasikan ke Kurikulum SD, SMP, SMA, dan SMK, Gibran: Manusia yang Tak Pakai AI akan Kalah





#Kapolda Metro Jaya #Irjen Dadang Hartanto #Artificial Intelligence
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
AI kian Canggih, Kapolda Metro Jaya: Anak-anak Terancam jika tak Paham Teknologi
Dadang mendorong sekolah mengoptimalkan laboratorium AI untuk memperkenalkan teknologi, mengembangkan pengetahuan, serta melatih keterampilan komunikasi siswa.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
AI kian Canggih, Kapolda Metro Jaya: Anak-anak Terancam jika tak Paham Teknologi
Tekno
AI Akan Ubah Industri Otomotif, Masa Depan Desainer Mobil Terancam
AI memunculkan kekhawatiran terhadap masa depan profesi desainer mobil.
Yusuf Abdillah - Minggu, 18 Oktober 2026
AI Akan Ubah Industri Otomotif, Masa Depan Desainer Mobil Terancam
Indonesia
Kapolda Metro Dorong Siswa Korban Perundungan Berani Lapor dan Minta Tolong
Anak-anak juga diminta tidak ikut mengejek korban dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada guru atau orang dewasa yang dipercaya.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Kapolda Metro Dorong Siswa Korban Perundungan Berani Lapor dan Minta Tolong
Indonesia
Profil Komjen Dadang Hartanto, Profesor UMSU Sang Kapolda Metro Jaya Baru
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto tunjuk Komjen Prof Dadang Hartanto sebagai Kapolda Metro Jaya baru. Cek profil lengkap dan rekam jejak akademisnya di sini!
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Oktober 2026
 Profil Komjen Dadang Hartanto, Profesor UMSU Sang Kapolda Metro Jaya Baru
Indonesia
Karya 100 Persen AI Tidak Dapat Perlindungan dan Hak Cipta
Pemerintah perlu memastikan perkembangan AI tetap berjalan beriringan dengan perlindungan terhadap kreativitas manusia.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
Karya 100 Persen AI Tidak Dapat Perlindungan dan Hak Cipta
Indonesia
Indonesia Alami Lonjakan Aktivitas AI
Indonesia relatif lebih sedikit terpapar terhadap lonjakan aktivitas global yang berkaitan dengan AI dibandingkan negara-negara lain di kawasan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
 Indonesia Alami Lonjakan Aktivitas AI
ShowBiz
POCO F9 Series Andalkan AI Recorder dan Transcription, Bantu Teman Tuli Ikuti Percakapan
POCO F9 Series dibekali AI Recorder dan AI Transcription yang dapat mengubah percakapan menjadi teks. Simak juga deretan fitur AI lainnya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
POCO F9 Series Andalkan AI Recorder dan Transcription, Bantu Teman Tuli Ikuti Percakapan
Berita
OpenAI Perkenalkan GPT-6 Sol dan Luna, Intip Perbedaan dan Kemampuannya
OpenAI meluncurkan GPT-6 Sol dan GPT-6 Luna pada 22 September 2026. Keduanya membawa peningkatan efisiensi, pemrograman, alignment, dan biaya API.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
OpenAI Perkenalkan GPT-6 Sol dan Luna, Intip Perbedaan dan Kemampuannya
Dunia
Trump Tolak Rencana Global Kendalikan Kecerdasan Buatan
Trump menyatakan bahwa Washington akan mulai mengubah sebutan kecerdasan buatan menjadi "kecerdasan super"
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
 Trump Tolak Rencana Global Kendalikan Kecerdasan Buatan
Dunia
Pertemuan Xi Jinping dan Trump Bakal Bahas Usulan Pengendalian AI
Xi Jinping dijadwalkan tiba di Washington pada 24 September. Trump sebelumnya telah mengunjungi Beijing pada Mei didampingi oleh delegasi perwakilan bisnis AS.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Pertemuan Xi Jinping dan Trump Bakal Bahas Usulan Pengendalian AI
Bagikan