Miris, Siluman F-35 Lightning II 'Rapuh' Terhadap Petir

Leonard Leonard - Minggu, 12 Juli 2020
Miris, Siluman F-35 Lightning II 'Rapuh' Terhadap Petir

Lebih dari selusin F-35 Angkatan Udara ditemukan kerusakan. (Foto: goodfon)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PESAWAT tempur F-35 Lightning II milik angkatan udara Amerika Serikat untuk sementara dilarang terbang di dekat petir. Lebih dari selusin F-35 ditemukan kerusakan pada sistem yang dirancang untuk mencegah kerusakan akibat sambaran petir. Sistem yang rusak menempatkan pesawat dalam ancaman bahaya meledak jika pesawat terkena petir di tengah penerbangan.

Permasalahannya ada pada Onboard Inert Gas Generation System (OBIGGS). Ini merupakan subsistem keselamatan yang umum di pesawat terbang modern. Sistem OBIGGS yang khas mengalihkan udara dari mesin pesawat dan memisahkan nitrogen.

Baca juga:

Macho! Brabus Marine Crafts, Speedboat "Black-Ops" 900 Daya Kuda

Nitrogen yang lebih mudah terbakar menghadirkan oksigen tidak mudah terbakar. Mengesampingkan kerusakan akibat perang, ledakan searah tangki bahan bakar mungkin terjadi karena sambaran petir.

1
Onboard Inert Gas Generation System bermasalah. (OBIGGS) (Foto: Unsplash/Lawrence Hookham)

Inspektur di Kompleks Logistik Ogden Angkatan Udara menemukan kerusakan pada tabung yang memasukkan nitrogen ke dalam tangki bahan bakar pada 14 dari 24 F-35As yang diperiksa. Masalah muncul terbatas pada model F-35A milik Angkatan Udara. Korps Angkatan Laut dan Marinir AS, yang mengoperasikan versi -C dan -B dari F-35, belum melihat masalah yang sama.

Menurut Defense News, pabrikan Lockheed Martin sementara menghentikan pengiriman F-35 untuk melihat masalah pada pesawat di jalur produksi. Perusahaan percaya bahwa masalah ini disebabkan masalah di lapangan setelah pengiriman pesawat.

Belum ada laporan di tangan operator F-35 asing. Meskipun ukuran sampel mungkin masih cukup kecil sejauh ini. Almanak Majalah Air Force 2020 mencantumkan Angkatan Udara dan Cadangan Angkatan Udara yang saat ini mengoperasikan 203 pesawat tempur Lightning II.

Baca juga:

Jet Pribadi Terbaru Boeing 737 Menawarkan Interior Ala Pesawat Angkasa Luar

2
Dianjurkan menghindari petir dan badai. (Foto: Unsplash/Richard R. Schunemann)

Untuk saat ini, Kantor Program Bersama F-35 di luar negeri merekomendasikan agar F-35A menghindari petir dan badai. Jet harus menjaga jarak 40 km dari kedua jenis cuaca itu sampai sumber masalah ditemukan dan perbaikan diterapkan.

Ironisnya, ini adalah kali kedua Lightning II dilarang terbang di dekat petir. Sebelumnya ditemukan kejadian seperti ini pada OBIGGS awal 2010-an. (lgi)

Baca juga:

Jet Pribadi Terbaru Boeing 737 Menawarkan Interior Ala Pesawat Angkasa Luar

#Pesawat #Pesawat Tempur
Bagikan
Ditulis Oleh

Leonard

Berita Terkait

Indonesia
Bandara Kertajati Jadi Pusat Perawatan Pesawat Hercules di Asia, Kemenhub Siapkan Lahan
Menhub juga membuka peluang hadirnya fasilitas MRO yang melibatkan Lockheed Martin maupun pihak lain di kawasan Kertajati.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 22 Mei 2026
Bandara Kertajati Jadi Pusat Perawatan Pesawat Hercules di Asia, Kemenhub Siapkan Lahan
Indonesia
DPR: Penambahan Rafale dan Alutsista Modern Perkuat Pertahanan Indonesia
Anggota Komisi I DPR Oleh Soleh mengapresiasi penambahan jet tempur Rafale dan alutsista modern untuk TNI. Langkah ini dinilai penting menghadapi ancaman geopolitik global.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 18 Mei 2026
DPR: Penambahan Rafale dan Alutsista Modern Perkuat Pertahanan Indonesia
Indonesia
Prabowo: Penambahan Rafale dan Radar Jadi Tonggak Kekuatan Pertahanan RI
Presiden Prabowo Subianto menyebut penambahan jet tempur Rafale, radar, dan pesawat angkut jadi tonggak penguatan pertahanan Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 18 Mei 2026
Prabowo: Penambahan Rafale dan Radar Jadi Tonggak Kekuatan Pertahanan RI
Indonesia
Prabowo Serahkan 6 Rafale dan Rudal Meteor ke TNI, Kekuatan Udara RI Bertambah
Presiden Prabowo Subianto menyerahkan 6 pesawat Rafale, Airbus A400M, Falcon 8X hingga rudal Meteor untuk memperkuat pertahanan udara Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 18 Mei 2026
Prabowo Serahkan 6 Rafale dan Rudal Meteor ke TNI, Kekuatan Udara RI Bertambah
Indonesia
AHY Sebut Tidak Mudah Putuskan Kenaikan Batas Atas Harga Tiket Pesawat Jelang Libur Panjang Sekolah
Konflik dan ketegangan dunia berdampak langsung terhadap kenaikan harga energi global yang kemudian mempengaruhi biaya operasional sektor transportasi udara dan layanan penerbangan nasiona
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
AHY Sebut Tidak Mudah Putuskan Kenaikan Batas Atas Harga Tiket Pesawat Jelang Libur Panjang Sekolah
Indonesia
Harga Tiket Pesawat Berpotensi Naik, Kemenhub Segera Berlakukan Fuel Surcharge hingga 50 Persen
Harga tiket pesawat berpotensi naik akibat melonjaknya avtur. Maskapai penerbangan pun diperbolehkan mengenakan biaya tambahan hingga 50 persen.
Soffi Amira - Jumat, 15 Mei 2026
Harga Tiket Pesawat Berpotensi Naik, Kemenhub Segera Berlakukan Fuel Surcharge hingga 50 Persen
Indonesia
Indonesia Diyakini Bakal Layani 690 Juta Penumpang Pesawat di 2045
Indonesia menurut IATA diproyeksikan menjadi pasar penerbangan terbesar keempat di dunia pada tahu2030.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Indonesia Diyakini Bakal Layani 690 Juta Penumpang Pesawat di 2045
Indonesia
Izin Overflight AS di Indonesia Disorot, Jadi Ancaman bagi Kedaulatan dan Netralitas
Amerika Serikat kabarnya berencana melintasi wilayah udara Indonesia. Namun, hal itu dikecam oleh pengamat kebijakan publik.
Soffi Amira - Selasa, 28 April 2026
Izin Overflight AS di Indonesia Disorot, Jadi Ancaman bagi Kedaulatan dan Netralitas
Indonesia
Turunkan Harga Tiket Pesawat, Pemerintah Tanggung PPN Selama 60 Hari
Melalui kebijakan tersebut, PPN atas tarif dasar dan fuel surcharge ditanggung oleh pemerintah, sehingga beban harga tiket yang dibayar masyarakat dapat ditekan
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 April 2026
Turunkan Harga Tiket Pesawat, Pemerintah Tanggung PPN Selama 60 Hari
Indonesia
Pemerintah Tanggung PPN Selama 60 Hari, Tiket Pesawat Ekonomi Lebih Murah
Pemerintah menanggung PPN tiket pesawat ekonomi selama 60 hari. Harga tiket pun menjadi lebih murah di tengah lonjakan harga avtur.
Soffi Amira - Minggu, 26 April 2026
Pemerintah Tanggung PPN Selama 60 Hari, Tiket Pesawat Ekonomi Lebih Murah
Bagikan