Dr. Boyke Jagoan Pendidikan Seks Meski Dianggap Tabu

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Sabtu, 21 Agustus 2021
Dr. Boyke Jagoan Pendidikan Seks Meski Dianggap Tabu

Jagoan Negeri Aing yang memberikan edukasi seks. (Foto: Instagram/drboykediannugraha)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

IKON pendidikan seks di Indonesia mungkin dr. Boyke. Semua mata langsung membayangkan sosok lelaki berkacamata, rambut keriting, tersebut jika membincang soal pendidikan seks. Wajahnya telah lama terpampang di televisi saat berdiskusi soal hubungan hubungan keluarga dan problema seks. Cocok apabila dr. Boyke ditabalkan sebagai jagoan pendidikan seks Negeri Aing.

Pria kelahiran Bandung, 14 Desember 1956, tersebut dikenal luas sebagai seorang seksolog paling berpengaruh selama sedekade terakhir. Penyampaiannya ringan diselingi banyolan membuat para penonton betah menyaksikannya.

Jika melihat gaya bicara begitu lembut, dan polahnya kalem, terkadang orang tak percaya bila dr. Boyke dididik di dalam keluarga menerapkan disiplin tinggi ala militer.

Ayahnya, Subagio Danusasmita, seorang tentara bertugas di Lembaga Ketahanan Nasinoal (Lemhannas), sementara ibunya, Milly Ratna Doemilah, berprofesi sebagai guru. Ia bersama empat adiknya dididik dengan tingkat kedisplinan tinggi.

Baca juga:

Pengawal Ambulans Negeri Aing, 'Gas' Terus Selama Sirine Berbunyi

Dr. Boyke Jadi Jagoan Pendidikan Seks Meski Dianggap Tabu
Boyke bersama sang istri. (Foto: Instagram/drboykediannugraha)

Masa kecil pria berkacamata ini dihabiskan di sekitaran Bandung dan sempat berpindah-pindah sekolah sampai jenjang SMP karena tugas ayahnya. Mulai dari Karang Tunggal, Tasik, Garut, dan Bandung. Hingga akhirnya ketika menginjak jenjang SMA, Boyke menetap di Jakarta.

Boyke menunjukkan prestasi mengagumkan dalam bidang akademik, sehingga bisa diterima di tiga perguruan tinggi bergegsi, mulai Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI), Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, dan Teknolog Industri Institut Teknologi Bandung (ITB).

Ia sempat mengenyam bangku kuliah di ITB, lalu memutuskan untuk terjun di bidang medis dan pindah ke Fakultas Kedokteran UI sebagai pelabuhan terakhirnya.

Gelar dokter berhasil disandangnya ketika lulus pada 1981 dan langsung menempuh tugas sebagai dokter wajib kerja di Puskemas Palas, Lampung Selatan. Di sana, ia mendirikan sebuah sekolah bernama SMA Pancaputra dan melebarkan kariernya sebagai guru untuk pelajaran Kimia dan Bahasa Inggris. Dedikasi ini kemudian membuahkan sebuah penghargaan untuknya sebagai Dokter Puskesmas Teladan se-Provinsi Lampung.

Baca juga:

Defia Rosmaniar, Jagoan Taekwondoin Negeri Aing

Dr. Boyke Jadi Jagoan Pendidikan Seks Meski Dianggap Tabu
Dikaruniai tiga orang anak. (Foto: Instagram/drboykediannugraha)


Merasa tidak cukup sebagai dokter umum, Boyke melanjutkan pendidikannya dan resmi ditetapkan sebagai Dokter Spesialis Kandungan. Dengan status baru itu, Boyke bertugas sebagai dokter spesialis di RSU Masamba, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Selain menjadi dokter, Boyke kembali lagi mengabdikan diri sebagai pengajar, namun kali ini untuk para calon bidang desa di SPK Palopo.

Kedua pengalaman berharga tersebut membawa kesan sangat mendalam baginya. Di Lampung, ia kerap menemui para siswi menikah secara terpaksa karena hamil di luar nikah. Sedangkan di Sulawesi Selatan, Boyke sering dihadapkan dengan perselingkungan dialami pasiennya. Faktor-faktor tersebut membuat pria berusia 65 tahun ini mendalami masalah seks sekaligus kandungan.

Saat kembali ke Jakarta, Boyke didapuk sebagai Kepala Humas Rumah Sakit Kanker Dharmais. Suami dari Ferry Lasemawati ini juga sering menangani secara khusus tentang masalah keharmonisan rumah tangga, terutama dalam hubungan suami-istri.

Demi memperdalam pengetahuannya, ia juga sering mengikuti sejumlah seminar dan kongres di AS dan Eropa. Pada 1988, Boyke pun mendirikan sebuah klinik khusus untuk menangani masalah keharmonisan rumah tangga.

Dr. Boyke Jadi Jagoan Pendidikan Seks Meski Dianggap Tabu
Sering diundang untuk memberikan pendidikan tentang seks. (Foto: Instagram/drboykediannugraha)


Selain melayani pasien di kliniknya, Boyke juga acap memberikan pendidikan di seminar berbagai wilayah Indonesia. Sekolah, universitas, dan organisasi mengundangnya untuk memberikan arahan mengenai masalah seksual dan keharmonisan rumah tangga. Namun, hal ini sering berbuah kecaman karena seks masih dianggap tabu di masyarakat umum.

Usut punya usut, ayah tiga orang anak ini juga hobi menyanyi. Ia bahkan mendirikan sebuah perusahaan rekaman bernama DNB Records. Mantan ketua senat mahasiswa UI tersebut ternyata tertarik di dunia bisnis, dan membuatnya sibuk mengurus perusahaan produk pembersih kecantikan, PT Cahyadi Mulia Nugraha.

Semakin sering tampil di dunia hiburan ternyata membuat Boyke menarik perhatian para pegiat industri film. Di 2008, ia pernah membintangi tiga film layar lebar sekaligus, Basahhh…, Drop Out, dan Cintaku Selamanya.

Di sela-sela kesibukannya, ia juga menerbitkan buku bertemakan kesehatan seks, seperti Apa Yang Ingin Diketahui Remaja Tentang Seks, Problema Seks dan Cinta Remaja, Problema Seks dan Organ Intim, Rahasia Pasien Misteri Dokter, dan Misteri Seputar Organ Intim.

Boyke menjadi salah satu jagoan di Negeri Aing soal pendidikan seks. Meski kerap namanya dijadikan bahan candaan, perjuangannya di dalam menumbuhkan literasi masyarakat terhadap seks patut diacungi jempol. (and)

Baca juga:

Sosok Jagoan Negeri Aing di Balik Aksi Sosial Berbagi Nasi Gratis di Nusa Dua Bali

#Agustus Jagoan Negeri Aing #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Pelaku usaha yang terbukti menimbun atau membatasi pasokan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
ShowBiz
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Dalam live tersebut, sang ‘Golden Maknae’ dengan santai memperlihatkan kepada penggemar berbagai produk yang biasa ia konsumsi.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Lifestyle
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Abu vulkanis itu bukan debu biasa. Ada campuran silica di dalamnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Lifestyle
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Ramalan zodiak hari ini 1 September 2026, lengkap dengan asmara, karier, keuangan, dan keberuntungan Aries hingga Pisces. Simak 5 hal yang Taurus wajib waspadai
ImanK - Senin, 31 Agustus 2026
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Bagikan