Aksi Sosial

Sosok Jagoan Negeri Aing di Balik Aksi Sosial Berbagi Nasi Gratis di Nusa Dua Bali

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 18 Agustus 2021
Sosok Jagoan Negeri Aing di Balik Aksi Sosial Berbagi Nasi Gratis di Nusa Dua Bali

Aksi berbagi nasi bungkus gratis oleh Pawon Vigo. (Sumber: Instagram/@pawonvigo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ANDRE dan Aprie adalah pasutri yang melakukan aksi sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Padahal mereka salah satu warga yang terkena dampak dari pandemi COVID-19.

Sebelum pandemi, Andre bekerja sebagai karyawan di suatu perusahaan, namun semenjak pandemi pendapatannya menurun tajam di tempat kerjanya. Sampai akhirnya ia memutuskan untuk berhenti bekerja dan menggunakan uang dari BPJS ketenagakerjaan untuk hidup sehari-hari dan membayar tagihan-tagihan kurang lebih selama empat bulan.

Baca Juga:

Pengawal Ambulans Negeri Aing, 'Gas' Terus Selama Sirine Berbunyi

Andre dan Aprie memiliki seorang putra yang duduk di bangku SMP dan putri yang masih menempuh pendidikan SD. Setelah berhenti bekerja, Andre dan Istrinya sama sekali tidak memiliki pendapatan. Namun, di tengah kesulitan pasangan ini justru tergerak untuk ikut menjalani aksi sosial dengan cara berbagi nasi bungkus gratis.

Kegiatan ini mereka lakukan sebagai bentuk rasa syukur kondisi mereka di tengah pandemi. "Kami merasa bersyukur dengan keadaan atau kesehatan (dibandingkan saudara-saudara yang membutuhkan) yang Tuhan berikan kepada kami di Pandemi ini. Ini cara kami berterima kasih kepada Tuhan," ujar Andre.

Kegiatan sosial ini dimulai pada Agustus 2020 hingga saat ini. (Sumber: Instagram/@pawonvigo)

Konsepnya adalah nasi bungkus yang mereka buat lalu dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Aprie mengatakan bahwa awalnya mereka fokus berbagi untuk keluarga yang kehilangan pekerjaan karena tempat kerjanya yang tutup dan mengalami pengurangan karyawan.

Di sisi lain, hal ini membantu warung-warung atau UMKM yang terkena imbas pandemi COVID-19. "Ketika @pawonvigo (Instagram aksi sosial ini) mendapat dana yang cukup besar, kami juga memesan nasi bungkus, jajanan, kue, dan gorengan dari UMKM di sekitar kami untuk kami distribusikan kepada yang membutuhkan," ujar Aprie.

Baca Juga:

Tukang Sampah Jagoan Negeri Aing Bersihkan Lingkungan Meski Sering Dilupakan

Dalam menjalani aksi sosial ini, dana yang mereka peroleh tidak sepenuhnya menggunakan dana pribadi, melainkan berasal dari donatur atau sahabat penderma yang turut menyumbang. Pihak-pihak yang membantu aksi ini kerap berpartisipasi dalam penjualan barang preloved dan sembako.

Selain membagikan nasi bungkus, mereka juga menyertakan makanan tambahan lainnya seperti jajanan, kue, atau susu. Nasi bungkus yang dibagikan oleh Andre dan Aprie untuk sehari jumlahnya tidak menentu, tergantung dari dana yang diperoleh.

Jumlah nasi bungkus yang dibagikan juga bergantung pada dana yang disumbangkan oleh donatur. (sumber Instagram@pawonvigo)

"Dalam sehari nasi bungkus yang kita bagikan bergantung pada dana yang diamanahkan oleh sahabat penderma. Dana yang terkumpul akan diproyeksikan untuk jumlah nasi bungkus dan jumlah hari," ujar Aprie.

"Distribusi awal kami memang fokus untuk membagikan kepada warga yang kehilangan pekerjaan. Ketika pandemi berlanjut kami membagikannya kepada siapa saja yang membutuhkan untuk sedikit meredam rasa lapar."

Kegiatan sosial ini dimulai pada 3 Agustus 2020, dan masih berlangsung hingga saat ini. Mereka membagikan nasi bungkus gratis di bedeng-bedeng daerah Taman Mumbul dan Tanjung Benoa Bali.

Pandemi COVID-19 merupakan krisis terberat yang dialami orang semua masyarakat tidak hanya tentang kesehatan, krisis terhadap perekonomian, pariwisata dan sosial.

Menurut laporan tahunan Status Gizi dan Ketahanan Pangan oleh lima badan PBB adalah hampir satu dari tiga orang di dunia (2,37 miliar) tidak memiliki akses ke makanan
yang cukup pada tahun 2020. Kondisi ini mengalami peningkatan jadi hampir 320 juta orang hanya dalam satu tahun.

Melalui laporan tersebut, PBB memiliki misi untuk memberantas kelaparan pada 2030, serta memperingatkan bahwa 660 juta orang diperkirakan masih menghadapi kelaparan
pada tanggal yang ditargetkan. Angka tersebut dapat mencapai 30 juta orang lebih banyak dibanding periode sebelum pandemi COVID-19. (cil)

Baca Juga:

Cerita Bagirata Bantu Pekerja Terdampak Pandemi

#Kuliner #Agustus Jagoan Negeri Aing
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Kuliner
Gandeng G-DRAGON, McDonald's Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Menu gojuchang butter akan diluncurkan secara bertahap di negara-negara yang berpartisipasi mulai 17 September.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
  Gandeng G-DRAGON, McDonald's  Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Kuliner
Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Penaikan kadar alkohol itu terkait dengan gelombang panas ekstrem yang melanda musim panas tahun ini.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
 Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Kuliner
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Kuliner
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Beragam penawaran tersebut bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sekaligus menikmati berbagai layanan dengan harga yang lebih terjangkau.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Kuliner
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Dengan membawa tema Lokarasa Nusantara, JF3 Food Festival 2026 mengajak kamu menjelajahi cita rasa autentik dari berbagai daerah di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Kuliner
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Studi bersama yang dilakukan peneliti dari Chung-Ang University, Jeju National University, dan World Institute of Kimchi menunjukkan bahwa proporsi warga Korea yang mengaku tidak makan kimchi dalam 24 jam terakhir meningkat hampir dua kali lipat.
Dwi Astarini - Selasa, 25 Agustus 2026
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Kuliner
Putra Galantza Wakili Indonesia di Hennessy MyWay Global Final 2026
Ia akan menjadi perwakilan Indonesia dalam Hennessy MyWay Global Final yang akan digelar di Prancis.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Putra Galantza Wakili Indonesia di Hennessy MyWay Global Final 2026
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kuliner
Oreo X BTS Resmi Hadir di Indonesia, Cookie Enak dengan Cita Rasa Korea
Ini merupakan kreasi spesial dengan rasa hotteok brown sugar pancake yang dibuat bersama BTS dan didedikasikan khusus bagi para penggemarnya di seluruh dunia.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Oreo X BTS Resmi Hadir di Indonesia, Cookie Enak dengan Cita Rasa Korea
Kuliner
Jelajah Kuliner Nusantara di PRJ Kemayoran 2026, dari Kerak Telor hingga Soto Banjar
PRJ 2026 menghadirkan ragam kuliner Nusantara, mulai dari Kerak Telor, Ayam Betutu, Mie Aceh, hingga Soto Banjar dalam satu lokasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Juli 2026
Jelajah Kuliner Nusantara di PRJ Kemayoran 2026, dari Kerak Telor hingga Soto Banjar
Bagikan