DPRD Minta DLH DKI Gencar Sosialisasi Manfaat RDF Rorotan ke Masyarakat
RDF Rorotan Jakarta Utara. (Foto: MerahPutih.com/Asropih)
MerahPutih.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta diminta lebih aktif menyosialisasikan manfaat fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan, Jakarta Utara, kepada masyarakat. Sosialisasi dinilai penting untuk mencegah kesalahpahaman publik dan memastikan warga memahami peran RDF dalam mengurangi volume sampah di Ibu Kota.
Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, menegaskan bahwa RDF Rorotan bukan sekadar proyek teknologi, tetapi juga bagian dari upaya edukasi publik tentang solusi pengelolaan sampah perkotaan.
“DLH harus proaktif menjelaskan bahwa RDF dibuat untuk mengatasi masalah sampah Jakarta, bukan menimbulkan persoalan baru,” ujar Yuke di Jakarta, Selasa (11/11).
Baca juga:
Pramono Batal Hentikan Uji Coba RDF Rorotan, Cuma Batasi Kapasitasnya
Yuke menyarankan agar salah satu bentuk sosialisasi dilakukan melalui penyampaian data kualitas udara dan kondisi lingkungan sekitar RDF secara berkala kepada masyarakat.
“DLH sudah memiliki alat pemantau kualitas udara di beberapa titik sekitar Rorotan. Hasilnya menunjukkan tidak ada pencemaran. Itu harus disampaikan rutin agar warga merasa tenang,” jelasnya.
Selain itu, Yuke juga meminta DLH DKI untuk menjelaskan secara terbuka pengelolaan air lindi, agar masyarakat mengetahui langkah-langkah pencegahan pencemaran air tanah. Ia menambahkan, Dinas Kesehatan DKI perlu aktif memberikan penjelasan mengenai kondisi kesehatan masyarakat di sekitar RDF.
“Semua penjelasan harus berbasis data. Pemerintah daerah wajib hadir dengan bukti dan komunikasi yang jelas agar masyarakat percaya,” tegasnya.
Baca juga:
RDF Rorotan Masih Keluarkan Bau, DPRD DKI Pertanyakan Keseriusan Pemprov
Komisi D berharap, sosialisasi mengenai RDF dilakukan secara masif dan transparan, sehingga masyarakat sekitar Rorotan memahami bahwa fasilitas tersebut merupakan bagian dari solusi sistemik dalam penanganan sampah Jakarta.
“Selama ini, persepsi publik masih terbatas. Jika DLH aktif berkomunikasi, warga akan tahu bahwa RDF justru membantu menjaga lingkungan tetap bersih,” pungkas Yuke. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Sopir Truk Sampah Meninggal, Kepala Dinas LH DKI Diminta Bertanggung Jawab
Sopir Truk Sampah Meninggal Jantungan Antre di Bantar Gebang, Fasilitas Istirahat TPST Disorot
Antrean Horor Bantar Gebang Renggut Nyawa Sopir Truk, Nasib Beasiswa Anak Almarhum Jadi Prioritas Pemprov DKI
Fenomena Gunung Es Kekerasan Anak di DKI Bikin Merinding, DPRD Tekankan Tiga Jurus yang Wajib Sekolah Jalankan
26 Ton Sampah Mayoritas Plastik Hasil Reuni 212 Diangkut 600 Pasukan Oranye, Bikin Petugas Lembur
Stafsus Pramono Bilang Pengendalian Emisi Kendaraan Tak Bisa Hanya Jakarta Harus Wilayah Tetangga
DKI Susun Koefisien PKB untuk Disinsentif Kendaraan tak Lulus Uji Emisi
DPRD DKI Minta Pemprov Tuntas Tangani Kebocoran Tanggul
Sulit Diimplementasikan, DPRD DKI Hapus Aturan Larangan Penjualan Rokok Dekat Sekolah
DPRD DKI Desak Penyaringan Konten Kekerasan, Minta Pemprov Gandeng Komdigi untuk Hindari Overblocking