DPR RI Tekan Pemerintah Stabilkan Ekonomi Nasional Selama Ramadan dan Jelang Idul Fitri

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Sabtu, 21 Februari 2026
DPR RI Tekan Pemerintah Stabilkan Ekonomi Nasional Selama Ramadan dan Jelang Idul Fitri

Ilustrasi. (Foto: Dok. ANTARA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Anggota Komisi XI DPR RI, Anis Byarwati, mendesak pemerintah untuk segera mengambil langkah konkret dalam menjaga stabilitas ekonomi dan mengendalikan harga kebutuhan pokok di seluruh pasar Indonesia selama bulan suci Ramadan dan jelang Idulfitri. Langkah ini krusial guna memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah potensi lonjakan inflasi musiman.

Baca juga:

War Takjil Jalan Sabang: Saat Asap Knalpot Kalah Wangi Sama Aroma Kolak dan Gorengan

Kendalikan Harga Sembako

Anis menekankan bahwa bulan Ramadan selalu menjadi periode dengan aktivitas ekonomi yang sangat tinggi. Meningkatnya kebutuhan rumah tangga yang dibarengi dengan derasnya perputaran uang menuntut kehadiran pemerintah dalam mengintervensi pasar agar harga tidak melambung tinggi secara liar.

“Menjelang Ramadan biasanya perputaran uang juga tinggi, kebutuhan masyarakat juga tinggi. Mudah-mudahan pemerintah bisa menekan dan membuat harga-harga tidak naik, sehingga menghadapi Ramadan dan Idul Fitri ini masyarakat bisa menjangkau semua kebutuhannya dan bisa menjalani Ramadan dengan tenang,” ujar Anis dalam keterangan resminya.

Jaga Daya Beli Masyarakat

Politisi Fraksi PKS ini juga menyoroti pentingnya efektivitas kebijakan pemerintah dalam memberikan rasa aman bagi warga saat menjalankan aktivitas ekonomi. Menurutnya, stabilitas harga adalah kunci utama agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk tanpa terbebani oleh urusan dapur yang mencekik.

Baca juga:

Berburu Takjil di BKT Jaktim, Wisata Kuliner Ngabuburit Ramadan

Anis berharap agar tren ekonomi nasional terus menunjukkan grafik positif sehingga kesejahteraan merata dapat dirasakan semua lapisan masyarakat selama momentum hari besar keagamaan ini.

“Alhamdulillah kita disampaikan pada bulan Ramadan ini, bersyukur kepada Allah. Mudah-mudahan semuanya dalam keadaan sehat, dan mudah-mudahan juga ekonomi kita semakin membaik, sehingga kita bisa tenang dalam menghadapi bulan Ramadan ini,” tuturnya.

#Ramadan #Ramadan 2026 #Awal Ramadan #Harga #Harga Pangan #Pengendalian Harga Pangan #DPR #DPR RI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
RUU Pengaturan Reforma Agraria, Ini Pasal Krusial
Rancangan regulasi itu juga memuat pengaturan tentang Dewan Pengawas BRAN yang bertujuan menjamin akuntabilitas, transparansi, dan efektivitas kinerja BRAN.
Alwan Ridha Ramdani - 9 menit lalu
 RUU Pengaturan Reforma Agraria, Ini Pasal Krusial
Indonesia
DPR Setuju KRI Ki Hajar Dewantara Dijual Pakai Skema Lelang. Harganya Berapa?
Persetujuan diambil dalam rapat paripurna DPR ke-5 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/9).
Wisnu Cipto - 1 jam, 23 menit lalu
DPR Setuju KRI Ki Hajar Dewantara Dijual Pakai Skema Lelang. Harganya Berapa?
Indonesia
Paripurna DPR Setujui Penjualan KRI Ki Hajar Dewantara Buatan Yugoslavia Pada 1979
KRI Ki Hajar Dewantara saat ini separuh badannya ada di air, di dermaga Ujung, Semampir, Surabaya, Jawa Timur.
Alwan Ridha Ramdani - 1 jam, 33 menit lalu
Paripurna DPR Setujui Penjualan KRI Ki Hajar Dewantara Buatan Yugoslavia Pada 1979
Indonesia
Pemerintah Bakal Luncurkan Beras Kita Ganti Beras SPHP, Warna Kemasan Berubah Jadi Biru
Peluncuran Beras Kita Medium bersama Beras Kita Premium dijadwalkan berlangsung pada 20 Oktober 2026 bertepatan dengan memasuki tahun ketiga pemerintahan Presiden Prabowo Subianto
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Pemerintah Bakal Luncurkan Beras Kita Ganti Beras SPHP, Warna Kemasan Berubah Jadi Biru
Indonesia
Anak Krakatau Erupsi, DPR Minta Pemerintah Perkuat Peringatan Dini
Kesiapsiagaan dini dinilai akan mengurangi risiko negatif baik dari jumlah korban maupun kerusakan material. 

Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Anak Krakatau Erupsi, DPR Minta Pemerintah Perkuat Peringatan Dini
Indonesia
DPR Dorong Kemendag Kendalikan Harga Beras
Kenaikan harga beras perlu segera diantisipasi karena merupakan salah satu kebutuhan pangan pokok masyarakat Indonesia yang dikonsumsi hampir setiap hari. 

Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
DPR Dorong Kemendag Kendalikan Harga Beras
Indonesia
Tiga Warga Meninggal, DPR Desak Larangan Total Sound Horeg
Desakan tersebut muncul setelah tiga warga di Jawa Timur yang dilaporkan meninggal dunia selama Agustus.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Tiga Warga Meninggal, DPR Desak Larangan Total Sound Horeg
Indonesia
8 WNI Gabung Militer Rusia, DPR Soroti Konsekuensi Status Kewarganegaraan
Sebanyak 8 WNI bergabung dengan militer Rusia. DPR meminta pemerintah untuk tidak kecolongan lagi.
Soffi Amira - Rabu, 02 September 2026
8 WNI Gabung Militer Rusia, DPR Soroti Konsekuensi Status Kewarganegaraan
Indonesia
Diduga 8 Orang Gabung Tentara Rusia, DPR Sebut Otomatis Kehilangan Kewarganegaraan Indonesia
Jika ada WNI yang bergabung dengan militer negara asing maka status kewarganegaraan Indonesia akan hilang.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 02 September 2026
Diduga 8 Orang Gabung Tentara Rusia, DPR Sebut Otomatis Kehilangan Kewarganegaraan Indonesia
Indonesia
Harga Beras Melonjak, Pemerintah Bisa Berikan Subsidi Biaya Logistik Buat Turunkan Harga
Inflasi pangan menjadi kekhawatiran utama pada kuartal III dan IV 2026, terutama seiring risiko gangguan pasokan akibat El Nino.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 02 September 2026
Harga Beras Melonjak, Pemerintah Bisa Berikan Subsidi Biaya Logistik Buat Turunkan Harga
Bagikan