MerahPutih.com - Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, menyatakan dukungannya terhadap wacana pemberian pembekalan semangat nasionalisme bagi calon penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Menurut Cucun, langkah ini menjadi upaya penting untuk memastikan para intelektual muda Indonesia tetap memiliki keterikatan batin serta tanggung jawab moral terhadap tanah air, khususnya setelah menempuh pendidikan di luar negeri.
Wakil Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menegaskan bahwa para awardee LPDP harus memiliki kesadaran penuh bahwa kesempatan pendidikan yang mereka peroleh bukanlah fasilitas cuma-cuma, melainkan hasil kontribusi pajak seluruh rakyat Indonesia.
"Yang pasti alumni LPDP ini harus tahu, ini kan mereka diberangkatkan ke sana dibiayai oleh negara, dibiayai oleh rakyat, maka harus ingat kembali ke Indonesia untuk membangun bangsa," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, dikutip Rabu (6/5).
Baca juga:
Publikasi Nama-Nama Alumni Nakal LPDP ke Publik Masih Tahap Wacana
DPR RI berharap, dengan adanya sentuhan nilai-nilai nasionalisme yang lebih disiplin, para penerima beasiswa tidak hanya unggul secara akademis di kancah internasional.
“Tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan ekonomi dan pemikiran saat kembali ke Indonesia,” ujar Cucun.
Wacana pelibatan TNI dalam pembekalan LPDP ini mencuat seiring kebijakan baru pemerintah yang memperketat pengawasan serta menekankan relevansi pengabdian alumni.
Baca juga:
Politikus PDIP Kritik TNI Lakukan Pembekalan ke Mahasiswa LPDP, Perlu Dikaji Ulang
Pemerintah melalui Kementerian Keuangan mulai mengintegrasikan materi bela negara dan wawasan kebangsaan secara lebih intensif dalam tahap keberangkatan para awardee.
Berdasarkan data terbaru, pemerintah juga terus melakukan evaluasi terhadap ribuan alumni yang terdeteksi tidak segera kembali ke Indonesia atau melanggar kontrak pengabdian.
“Keterlibatan TNI diharapkan memperkuat aspek ideologis agar fenomena ‘lupa pulang’ ini berkurang,” tutup Cucun. (Knu)