DKI Temukan 19 Kasus COVID-19 Varian Baru
Ambulans memasuki Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran di Jakarta, Sabtu (9-1-2021). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/foc)
MerahPutih.com - Kasus virus corona di ibu kota mengkhawatirkan dengan masuknya COVID-19 varian baru dari luar negeri.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan, sebanyak 19 warga ibu kota yang terdeteksi terjangkit virus COVID-19 varian baru.
Dwi mengimbau seluruh masyarakat tetap waspada terhadap mutasi virus baru ini yang lebih mudah menular dan menimbulkan gejala yang lebih berat.
Baca Juga:
Pemerintah DKI, kata Dwi, secara aktif melakukan pemeriksaan sampel Whole Genome Sequencing/WGS untuk mendeteksi kasus varian baru. Sejauh ini, sebanyak 649 sampel yang sudah diperiksa.
"Terdapat 19 kasus variant of concern mutasi virus baru yang ditemukan di DKI Jakarta, di mana 18 di antaranya memiliki riwayat perjalanan dari luar negeri, dan 1 kasus transmisi lokal," ujar Dwi di Jakarta, Kamis (10/6).
Adapun hari ini Kamis (10/6), penambahan kasus baru COVID-19 di ibu kota sebanyak 2.096 orang. 51 persen atau 1.070 kasus merupakan hasil tracing puskesmas yang mayoritas dilakukan di RT PPKM Mikro, sedangkan 1.026 kasus ditemukan di fasilitas kesehatan.
Kemudian dari identifikasi klaster mudik sejak 21 Mei hingga 10 Juni 2021 lalu terdapat 2.008 kasus positif dari 988 keluarga.
Baca Juga:
Warga Tak Ber-KTP DKI Bisa Vaksin di Jakarta, yang Penting 18 Tahun ke Atas
Dwi mengimbau kepada warga agar meningkatkan kewaspadaan lantaran angka kasus COVID-19 terus bertambah secara signifikan. Jangan sampai melonggarkan protokol kesehatan karena penularan masih terus terjadi.
"Kami terus memasifkan 3T, tapi kita bisa lihat di sini bahwa kenaikan kasus memang terjadi pascalibur Lebaran," pungkasnya. (Asp)
Baca Juga:
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Melihat Banjir Setinggi 50 Sentimeter Rendam Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat
Pengendara Tewas Terjebak Macet di Jakbar, DPRD DKI Kritik Penanganan Banjir oleh Gubernur Pramono
Banjir Rendam Sejumlah Ruas Wilayah, Polri Siagakan 128.247 Personel secara Nasional
Banjir Menggenang di Sejumlah Ruas Jalan Jakarta, Semua Anggota Polisi Siaga untuk Lakukan Evakuasi
Jumat (23/1) Pagi, 125 RT di Jakarta Terendam Banjir
Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan hingga Sabtu, Gubernur Pramono: Pasti Ada yang Buka karena Asosiasi tak Bisa Melarang
Hujan Deras Hari ini Sebabkan Banjir di Jakarta, 15 RT dan 20 Ruas Jalanan Tergenang
Hujan Deras, Layanan Bus Transjakarta Alami Keterlambatan
Pemprov DKI Kucurkan Subsidi Rp 6,4 Triliun untuk Urusan Transportasi, Perut Sampai Pengelolaan Air Limbah
Pemprov DKI Mulai Bangun Giant Sea Wall September 2026