Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

DKI: Rapid Test 97.828, Positif Corona 3.745 Orang

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 15 Mei 2020
DKI: Rapid Test 97.828, Positif Corona 3.745 Orang

Fasilitas tes swab COVID-19 secara drive-thru di Rumah Sakit Pertamin Jaya, Jakarta. ANTARA/HO-RS Pertamin Jaya/am

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta hingga Rabu (13/5) kemarin telah melakukan rapid test sebanyak 97.828 orang di ibu kota. Dari mereka yang dites, 3.745 di antaranya positif corona. Persentase positif COVID-19 sebesar 4 persen.

Kepala Dinas Kesehatan (Disdik) DKI Widyastuti mengatakan, pihaknya masih akan menggalakan rapid test di 6 wilayah kota/kabupaten administrasi DKI Jakarta dan Pusat Pelayanan Kesehatan Pegawai (PPKP).

Baca Juga:

Bepergian Selama PSBB Wajib Dibekali Surat Keterangan Sehat yang Resmi

"Total sebanyak 97.828 orang telah menjalani rapid test, 3.745 orang dinyatakan reaktif COVID-19 dan 94.083 orang dinyatakan non-reaktif," kata Widyastuti di Jakarta Jumat (15/5).

Widyastuti menjelaskan, Labkesda DKI sebagai salah satu UPT Dinkes DKI ditetapkan menjadi salah satu laboratorium pemeriksaan sampel COVID-19 berbasis PCR berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan tanggal 16 Maret 2020, Nomor HK.01.07/MENKES/182/2020 tentang Jejaring Laboratorium Pemeriksaan Coronavirus Disease 2019.

Sejumlah warga Kampung Muka, RW 04 Kelurahan Ancol, Jakarta Utara, mengikuti uji cepat (rappid test) virus corona (COVID-19) di SDN 03 Ancol, Rabu (6/5/2020) (ANTARA/Humas Pemkot Jakarta Utara)
Sejumlah warga Kampung Muka, RW 04 Kelurahan Ancol, Jakarta Utara, mengikuti uji cepat (rappid test) virus corona (COVID-19) di SDN 03 Ancol, Rabu (6/5/2020) (ANTARA/Humas Pemkot Jakarta Utara)

Sementara itu, lanjut Widyastuti, secara kumulatif pemeriksaan tes virus corona dengan metode swab polymerase chain reaction (PCR) yang dilakukan oleh Pemprov DKI hingga 14 Mei 2020 kemarin sebanyak 99.236 sampel.

Sedangkan untuk tes swab per tanggal 14 Mei 2020 saja dilakukan pada 2.978 orang, dengan hasil 62 orang positif dan 1.825 jiwa negatif.

Baca Juga:

Sebaran Corona di Indonesia Meluas Dipicu Penularan Orang Tanpa Gejala

Labkesda DKI menjadi salah satu dari 10 laboratorium yang ditunjuk oleh BPPT dan Kementerian Kesehatan, untuk melakukan uji konfirmasi spesifisitas PCR Test Kit Indonesia TFRIC19 yang diproduksi oleh PT Biofarma, berdasarkan surat Nomor B-106/BPPT- TAB/B03/05/2020 dari BPPT.

"Pelaksanaan uji komparasi di Labkesda DKI ini telah berjalan dengan baik dan tepat waktu," tutupnya. (Asp)

Baca Juga:

Sekolah Dibuka Kembali 13 Juli, Anies Minta Disdik Pertimbangkan Zona Aman Corona

#Virus Corona #DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pemprov DKI Siap Lakukan Hujan Buatan Hadapi Kemarau Panjang
Saat ini wilayah Jakarta sudah tidak hujan selama hampir tiga pekan.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Pemprov DKI Siap Lakukan Hujan Buatan Hadapi Kemarau Panjang
Indonesia
Pemprov DKI Gelar Career Fest di GOR Ciracas Hari ini, Buka 2.000 Lowongan Pekerjaan
Sebanyak 37 perusahaan ambil bagian dalam bursa lowongan kerja yang berlangsung hingga Rabu (29/7) ini.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
Pemprov DKI Gelar Career Fest di GOR Ciracas Hari ini, Buka 2.000 Lowongan Pekerjaan
Indonesia
Biro Dikmental DKI Ajukan Anggaran 2027 Rp 362,3 Miliar, 29 Ormas Kebagian Hibah
Angka tersebut meningkat jika dibandingkan dengan anggaran 2026 yang senilai Rp 351,5 miliar.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Biro Dikmental DKI Ajukan Anggaran 2027 Rp 362,3 Miliar, 29 Ormas Kebagian Hibah
Indonesia
Gubernur Pramono Bertemu Seskab Teddy, Bahas Penguatan Pengembangan MRT hingga LRT
Momen tersebut menjadi istimewa mengingat Pramono Anung pernah mengemban amanah sebagai Sekretaris Kabinet Republik Indonesia pada periode 2015-2024.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Gubernur Pramono Bertemu Seskab Teddy, Bahas Penguatan Pengembangan MRT hingga LRT
Indonesia
Bentrok Warga 1 Tewas di Matraman, DPR Minta Polisi Waspadai Aksi Balasan
Konflik horizontal yang tidak segera ditangani berpotensi memicu aksi balas dendam, mengganggu aktivitas masyarakat, merusak rasa aman warga, hingga menimbulkan kerugian ekonomi.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Bentrok Warga 1 Tewas di Matraman, DPR Minta Polisi Waspadai Aksi Balasan
Indonesia
Bentrokan di Matraman, Gubernur Pramono Dukung Proses Hukum hingga Tuntas
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan seluruh jajaran untuk segera berkoordinasi dengan aparat keamanan dan tokoh masyarakat guna menjaga situasi tetap kondusif.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Bentrokan di Matraman, Gubernur Pramono Dukung Proses Hukum hingga Tuntas
Indonesia
Legislator PSI Minta Polda Metro Buka Identitas Pemilik Alphard yang Terlibat Cekcok Satpam Bundaran HI
Ada dugaan pemakaian pelat nomor palsu oleh kendaraan Alphard yang berada di tengah-tengah insiden ini.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Legislator PSI Minta Polda Metro Buka Identitas Pemilik Alphard yang Terlibat Cekcok Satpam Bundaran HI
Indonesia
Satpam HI yang Sempat Cekcok dengan Mobil Alphard sudah kembali Bekerja
Sang satpam memastikan hari ini ia telah kembali bekerja di area tempat kerjanya di kawasan Bundaran HI.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Satpam HI yang Sempat Cekcok dengan Mobil Alphard sudah kembali Bekerja
Indonesia
Transformasi TPST Bantargebang, Pemprov DKI Pakai Skema Creative Financing
Skema ini melengkapi pembiayaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta sumber lainnya untuk mempercepat penerapan controlled landfill menuju zero open dumping.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Transformasi TPST Bantargebang, Pemprov DKI Pakai Skema Creative Financing
Indonesia
Gubernur Pramono Minta Satpam Penjaga Penyeberangan di HI tak Dipecat, Sopir Alphard Harus Disanksi
Hasil rekaman kamera pengawas milik Pemprov DKI di lokasi menunjukkan satpam tersebut justru menjalankan tugas dengan baik.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Gubernur Pramono Minta Satpam Penjaga Penyeberangan di HI tak Dipecat, Sopir Alphard Harus Disanksi
Bagikan