Djarot Ancam PNS Nambah Libur Usai Lebaran
PLT Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. ( ANTARA FOTO/Galih Pradipta)
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengancam akan memberi sanksi tegas bagi PNS yang mangkir kerja usai Lebaran nanti.
Seperti diketahui, libur bersama hari raya Idulfitri 1438 H akan berlangsung sejak Jumat (23/6) hingga Senin (3/7).
"Bagus itu karena liburnya semakin panjang dan para pemudik bisa semakin cepat pulang sehingga bisa mengurai kemacetan," kata Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (19/6).
Menurut Djarot, libur Idulfitri kali ini cukup panjang sehingga dapat dimanfaatkan betul oleh pemudik bersama keluarga di kampung halaman.
Meski demikian, Djarot berharap kepada PNS tidak menambah libur yang sudah ditetapkan. Bahkan, mantan wali kota Blitar ini mengancam akan memberi sangsi tegas bagi PNS bolos.
"Jangan bolos, pegawai Pemprov DKI harus on time. Kalau sampai bolos TKD ngga akan dibayar," tegasnya. (Fdi)
Baca juga berita lainnya dalam artikel: Temani Camilan Manis Lebaran Dengan Keripik Bawang Gurih Ini
Bagikan
Berita Terkait
PDI Perjuangan Desak Penulisan Ulang Sejarah Berdasarkan Fakta, Bukan Fiksi Penguasa
Djarot, Ribka Tjiptaning, hingga Oegroseno Hadir di Sidang Hasto
Volume Penumpang KAI Daop 1 Jakarta Kembali Normal Pasca Arus Balik
Menteri PANRB Instruksikan PPK Pantau ASN, Jangan Coba-Coba Bolos Setelah Libur Panjang!
Sepanjang Libur Lebaran 2025, 431.564 Wisatawan Berkunjung ke Klaten
17 Ribu Wisatawan 'Serbu' Ragunan di Penghujung Libur Lebaran 2025
Lebaran 2025, Jumlah Kendaraan yang Masuk ke Solo Menurun
KAI Tegaskan Tak Ada Kenaikan Harga Tiket Usai Lebaran 2025
Libur Lebaran, Transaksi Keuangan di Kebun Binatang Ragunan Berjalan Lancar
Padat Wisatawan ke Jogja, KAI Commuter Wilayah 6 Yogyakarta Tambah 3 Perjalanan