Ditinggal Mati Istri dan Suaminya, Duda-Janda ini Ikut Nikah Massal

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 28 Januari 2015
Ditinggal Mati Istri dan Suaminya, Duda-Janda ini Ikut Nikah Massal

sumber foto: Antara

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional- Seorang duda Irwan Wahyudi (39) kembali menikah setelah ditinggal mati istrinya. Irwan menikah dengan salah seorang janda asal betawi, Siti Halimah. Bersama 5000 pasangan mempelai lainnya. Janda dan duda yang sama-sama dikaruniai dua anak ini mengikuti pernikahan dan resepsi massal di Istora Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Rabu (28/1).

"Dulu pernah menikah tapi cerai, ditinggal mati istri. Anak saya dua," kata Irwan kepada merahputih.com disela-sela acara pernikahan massa yang diselenggarakan oleh Yayasan Pondok Kasih dan Harmoni Cinta Indonesia sebagai panitia penyelenggara pernikahan dan resepsi massal ini.

Ia menceritakan hal ikhwal kisah cinta pertama bertemu dengan Halimah. Irwan bertemu dengan Halimah di mobil ambulan saat saudara Halimah meninggal dunia. Di tempat penguburan jenazah saudaranya, di Bogor. Ketika itu juga, ia merasa hatinya jatuh ke Halimah. Proses menjalin cinta dan kasih sayang pasangan ini relatif lama. Sekitar dua tahun sebelum memutuskan untuk melangkah ke jenjang pernikahan.

Awalnya, mereka merencanakan pernikahannya itu di tempat tinggalnya, Kedoya, Jakarta Barat. Namun, pasangan ini cukup beruntung. Pernikahan mereka resmi tanpa biaya. Pasangan ini lebih memilih ikut pernikahan dan resepsi massal secara gratis.

"Dikasih tahu tetangga awalnya disuruh ikut (nikah massal gratis). Persyaratan disuruh urus semua, ya diurus semuanya," katanya.

Saat ditanya kenapa ikut pernikahan dan resepsi massal selain karena biaya? Irwan mengaku agar tidak dipandang negatif oleh tetangga dan masyarakat tempat dia tinggal. Dengan begitu, Irwan dan istrinya mengaku senang setelah mengikuti pernikahan yang legal secara agama dan negara ini.

"Ini keresmian negara saja biar gampang ngurus KK dan akta kelahiran anak. Dipandang tetangga pun juga enak. Tidak merasa di ejekin," pungkas lelaki yang berpofesi sebagi buruh ini. (Hur)

#KUA #Nikah Massal
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Kemenag Perkuat Peran KUA, Kini Jadi Pusat Edukasi dan Konsultasi Keluarga
KUA kini menjadi pusat layanan keagamaan yang lebih dekat bagi masyarakat. Kemenag pun menjadikan KUA sebagai pusat edukasi keluarga.
Soffi Amira - Senin, 16 Februari 2026
Kemenag Perkuat Peran KUA, Kini Jadi Pusat Edukasi dan Konsultasi Keluarga
Indonesia
KUA Dapat Tugas Baru, Jadi Ruang Konsultasi Keluarga dan Pencegahan Perceraian
Menteri Agama menegaskan KUA kini mengemban tugas baru lewat PMA 24/2024, dengan 9 fungsi dan 48 layanan sosial-keagamaan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Januari 2026
KUA Dapat Tugas Baru, Jadi Ruang Konsultasi Keluarga dan Pencegahan Perceraian
Lifestyle
Viral di Media Sosial, Lirik Lagu 'Tepuk Sakinah' Selipkan Nilai-Nilai Penting dalam Membangun Rumah Tangga
Lagu Tepuk Sakinah tengah menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 September 2025
Viral di Media Sosial, Lirik Lagu 'Tepuk Sakinah' Selipkan Nilai-Nilai Penting dalam Membangun Rumah Tangga
Indonesia
Kuota Terbatas! Berikut Cara dan Syarat Ikut Nikah Massal Gratis Akhir Bulan Ini di Kantor Kementerian Agama
Nikah Massal menyasar masyarakat kurang mampu yang terkendala biaya pernikahan.
Frengky Aruan - Sabtu, 07 Juni 2025
Kuota Terbatas! Berikut Cara dan Syarat Ikut Nikah Massal Gratis Akhir Bulan Ini di Kantor Kementerian Agama
Indonesia
KUA Bantah Larang Nikah Sabtu-Minggu, Jubir: Kantornya Libur Penghulunya Tidak
KUA Bantah Larang Nikah Sabtu-Minggu, Jubir: Kantornya Libur Bukan Penghulunya
Wisnu Cipto - Senin, 14 Oktober 2024
KUA Bantah Larang Nikah Sabtu-Minggu, Jubir: Kantornya Libur Penghulunya Tidak
Indonesia
Kemenag Revitalisasi 1.206 KUA Tambah Layanan Cegah Stunting dan Nikah Dini
Wisnu Cipto - Rabu, 02 Oktober 2024
Kemenag Revitalisasi 1.206 KUA Tambah Layanan Cegah Stunting dan Nikah Dini
Indonesia
Tak hanya Layani Pernikahan, Kemenag Ubah Fungsi KUA Jadi Tempat Penyelesaian Masalah Keluarga
Para penghulu dan penyuluh agama diharapkan dapat menjadi contoh keluarga sakinah bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juli 2024
Tak hanya Layani Pernikahan, Kemenag Ubah Fungsi KUA Jadi Tempat Penyelesaian Masalah Keluarga
Indonesia
Angka Perceraian Menurun, Kemenag Singgung Peran KUA
Kemenag menyebut angka perceraian di Indonesia mengalami penurunan hingga 10,2 persen
Frengky Aruan - Kamis, 16 Mei 2024
Angka Perceraian Menurun, Kemenag Singgung Peran KUA
Indonesia
Peran Lembaga Keagamaan Tak Dikurangi meski KUA Jadi Layanan Semua Agama
Poin lain yang disepakati dalam rapat koordinasi implementasi program KUA sebagai pusat layanan semua agama adalah pentingnya perumusan landasan yuridis, filosofis, sosiologis, dan historis terkait KUA.
Frengky Aruan - Selasa, 05 Maret 2024
Peran Lembaga Keagamaan Tak Dikurangi meski KUA Jadi Layanan Semua Agama
Indonesia
Umat Buddha Sambut Baik KUA Layani Semua Agama
Perlu ada perubahan tata kelola administrasi pencatatan pernikahan umat Buddha agar masyarakat lebih mudah mengakses.
Wisnu Cipto - Senin, 04 Maret 2024
Umat Buddha Sambut Baik KUA Layani Semua Agama
Bagikan