Diteriaki Presiden, Begini Ceramah Anies di Masjid UGM

Mula AkmalMula Akmal - Jumat, 08 April 2022
Diteriaki Presiden, Begini Ceramah Anies di Masjid UGM

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan diteriaki presiden oleh mahasiswa saat mengisi ceramah di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.

Dari video yang tersebar di group WhatsApp, mahasiswa menyerbu Anies yang tengah berdiri di atas mimbar Masjid UGM.

Baca Juga:

Berada di Lombok Tengah, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Bersiap Nonton MotoGP

Para mahasiswa tersebut mendekati Anies untuk sekedar bersalaman. Dan banyak juga dari mereka merekam Anies dari video dan berfoto selfi. Dalam video itu, Anies menggunakan jas warna abu-abu dan sebuah kopiah hitam.

Bangunan masjid tersebut diperkirakan terdapat dua lantai. Di bawah untuk para jemaah laki-laki dan di atas bagi jemaah perempuan.

Untuk di lantai atas, kaum hawa terlihat histeris ketika Anies mengisi ceramah di kampusnya. Anies pun meladeni mahasiswa yang ingin bersalaman padanya dan ia juga kerap kali melambaikan tangan ke jemaah wanita.

"Presiden presiden, Presiden.. Pak Presiden, Pak Anies," teriak para mahasiswa usai mendengarkan ceramah Anies.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengantar jenazah Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Haji Lulung di TPU Karet Bivak, Selasa (14/12). ANTARA/Mentari Dwi
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengantar jenazah Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Haji Lulung di TPU Karet Bivak, Selasa (14/12). ANTARA/Mentari Dwi

Saat ceramah, orang nomor satu di Jakarta ini pun bersyukur bisa kembali lagi menginjakkan kakinya ke almamaternya.

"Saya bersyukur sekali bisa kembali ke kampus Universitas Gadjah Mada, dan saya harus sampaikan sebagian dosen-dosen ini adalah teman saya," kata Anies dalam Youtube Masjid Kampus UGM yang dikutip Jumat, (8/4)

Anies mengungkapkan, dalam ceramah dirinya diberikan sebuah tema yang membahas mengenai perkotaan, padahal menurutnya tak lama lagi Jakarta bukan berstatus ibu kota negara.

"Mungkin karena saya sedang mengurus kota, walaupun sebentar lagi tidak lagi jadi ibu kota," papar Anies. (Asp)

Baca Juga:

Survei NSN: Elektoral PDIP dan PSI Meroket Gegara 'Serang' Anies Baswedan

#Anies Baswedan #Gubernur DKI Jakarta #Presiden
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Dijamu Presiden Emmanuel Macron Santap Malam di Paris, Presiden Prabowo Pakai Lencana Anugerah Penghormatan Tertinggi Prancis
Prabowo mengenakan lencana penghargaan Grand Croix de la Legion d'Honneur yang diberikan Macron pada 2025 di Magelang.
Dwi Astarini - Jumat, 29 Mei 2026
Dijamu Presiden Emmanuel Macron Santap Malam di Paris, Presiden Prabowo Pakai Lencana Anugerah Penghormatan Tertinggi Prancis
Indonesia
Pramono Ungkap RW Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, Tapi Masih Tersisa 211 Titik
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap jumlah RW kumuh di Jakarta turun 52,58% sejak 2017. Masih ada 211 RW kumuh yang jadi fokus penanganan Pemprov DKI.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Pramono Ungkap RW Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, Tapi Masih Tersisa 211 Titik
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
Disinggung Jusuf Kalla soal Peran Jadi Presiden, Jokowi: Saya Bukan Siapa-siapa, Cuma Orang Kampung
Presiden ke-7 RI, Jokowi, menanggapi statement Jusuf Kalla. Ia menyebut bahwa Jokowi menjadi presiden berkat dirinya.
Soffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Disinggung Jusuf Kalla soal Peran Jadi Presiden, Jokowi: Saya Bukan Siapa-siapa, Cuma Orang Kampung
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
Gubernur Pramono Serukan Pembersihan Masal Ikan Sapu-sapu, Bukan Hanya di Jakarta Pusat
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo menginstruksikan jajaran untuk melakukan pembersihan ikan sapu-sapu di seluruh wilayah Ibu Kota.
Frengky Aruan - Minggu, 12 April 2026
Gubernur Pramono Serukan Pembersihan Masal Ikan Sapu-sapu, Bukan Hanya di Jakarta Pusat
Indonesia
Presiden Prabowo Rencanakan Groundbreaking 21 Proyek Penghliran pada April 2026
Pemerintah juga bakal melaksanakan groundbreaking 29 titik proyek waste to energy (WtE) di berbagai kabupaten/kota.
Dwi Astarini - Kamis, 09 April 2026
Presiden Prabowo Rencanakan Groundbreaking 21 Proyek Penghliran pada April 2026
Indonesia
ASN Jakarta Pakai Mobil Dinas ke Puncak, Pramono Anung: Sudah Ditegur
ASN DKI Jakarta kedapatan menggunakan mobil dinas di Puncak Bogor. Pramono Anung menegaskan tidak ada toleransi, BPAD beri teguran dan lakukan evaluasi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 April 2026
ASN Jakarta Pakai Mobil Dinas ke Puncak, Pramono Anung: Sudah Ditegur
Indonesia
Gubernur Pramono Dukung Rencana Presiden Prabowo Bangun Hunian Layak bagi Warga Bantaran Rel di Senen
Menurut Pramono, keberadaan warga yang tinggal di fasilitas umum, termasuk di pinggir rel maupun tempat pemakaman umum (TPU), menjadi persoalan lama di Jakarta.
Frengky Aruan - Sabtu, 28 Maret 2026
Gubernur Pramono Dukung Rencana Presiden Prabowo Bangun Hunian Layak bagi Warga Bantaran Rel di Senen
Indonesia
Pendatang di Jakarta Pascalebaran Bisa Sampai 12 Ribu Orang, Gubernur Pramono: Tidak Ada Operasi Yustisia
Pramono hanya mengingatkan pendatang harus punya kesiapan diri yang bagus dan kemampuan untuk bekerja.
Frengky Aruan - Jumat, 27 Maret 2026
Pendatang di Jakarta Pascalebaran Bisa Sampai 12 Ribu Orang, Gubernur Pramono: Tidak Ada Operasi Yustisia
Bagikan