Disinggung Mau Pensiun, Bestari Barus Justru Ingin Jadi Anak Buah Anies

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 31 Juli 2019
Disinggung Mau Pensiun, Bestari Barus Justru Ingin Jadi Anak Buah Anies

Ketua Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta Bestari Barus. (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyebut kritik Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI, Bestari Barus soal permasalahan di Jakarta merupakan kesiapan Bestari untuk pensiun dari anggota Legislatif Kebon Sirih.

Menanggapi hal itu, Bestari menegaskan bahwasanya politikus tak akan pernah berhenti dalam dunia politik. Dia akan menjadi politikus meski tidak lagi duduk di DPRD DKI periode mendatang.

Baca Juga: Begini Cara Anies Gebrak Warga Bangun Jakarta

Mengingat pada 26 Agustus 2019 mendatang Bestari Barus harus tersingkir digantikan oleh anggota DPRD baru periode 2029-2024. Karena pada pemilu 2019 kemarin dia tak lolong melenggang ke dewan Parlemen Kebon Sirih.

"Mungkin karena pak anies ini kan bukan politisi jadi beliau enggak tahu bahwa politisi itu tidak akan pernah pensiun," kata Bestari saat dikonfirmasi, Rabu (31/7).

Ketua Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta Bestari Barus. (MP/Asropih)

Pensiun dari anggita Dewan DKI, Bestari malah menyatakan keinginan untuk menjadi Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) DKI.

Langkah itu diambil Wakil Ketua Pansus pemilihan Wagub DKI karena TGUPP saat ini dirasa masih kurang maksimal kinerjanya. "Kenapa tidak (masuk TGUPP) untuk jakarta yang lebih baik. Karena saya melihat seluruh TGUPP nya pak anies ini kelihatannya di bawah standar," tuturnya.

Baca Juga: Anies: Bestari Siap-siap Pensiun Kritik Sampah di Jakarta

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakrta, Anies Baswedan mengatakan kritikan Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI, Bestari Barus terkait soal sampah di Jakarta merupakan kesiapan Bestari untuk menghadapi masa pensiun dari anggota dewan.

"Jadi mungkin pak Bestari itu lagi siap-siap mau pensiun," kata Anies di rumah dinasnya di Kawasan Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (31/7). (Asp)

#Anies Baswedan #Partai Nasdem #TGUPP #Sampah
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Luncurkan Program Sayang Bumi, 50 SMA Jabodetabek Dilibatkan Kumpulkan 5 Sampah Elektronik
Program ini digelar sebagai respons atas meningkatnya persoalan sampah elektronik baik di tingkat global maupun nasional.
Dwi Astarini - 2 jam, 59 menit lalu
Luncurkan Program Sayang Bumi, 50 SMA Jabodetabek Dilibatkan Kumpulkan 5 Sampah Elektronik
Indonesia
Pulau Sampah Muara Angke Dibersihkan, Pramono Ungkap Penyebab Penumpukan
Pulau Sampah Muara Angke kini sudah dibersihkan. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkap penyebab penumpukan sampah.
Soffi Amira - Senin, 08 Juni 2026
Pulau Sampah Muara Angke Dibersihkan, Pramono Ungkap Penyebab Penumpukan
Indonesia
DKI Jakarta dan Banten Kolaborasi Atasi Banjir, Sampah Bakal Diolah Jadi Listrik
Pemprov DKI dan Banten akan berkolaborasi untuk mengatasi banjir. Nantinya, sampah akan diolah menjadi listrik.
Soffi Amira - Kamis, 21 Mei 2026
DKI Jakarta dan Banten Kolaborasi Atasi Banjir, Sampah Bakal Diolah Jadi Listrik
Indonesia
Sampah Jadi Bom Waktu, DPR Desak Pemerintah Luncurkan Gerakan Pilah Nasional
Tata kelola sampah di Indonesia tidak bisa lagi diselesaikan dengan metode konvensional.
Dwi Astarini - Senin, 18 Mei 2026
Sampah Jadi Bom Waktu, DPR Desak Pemerintah Luncurkan Gerakan Pilah Nasional
Berita Foto
Gerakan Pilah Sampah dari Rumah Jadi Upaya Bersama Kurangi Sampah Jakarta
Warga melakukan sortir sampah botol plastik untuk daur ulang di Bank Sampah Persatuan, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (16/5/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 16 Mei 2026
Gerakan Pilah Sampah dari Rumah Jadi Upaya Bersama Kurangi Sampah Jakarta
Indonesia
Gubernur Pramono bakal Evaluasi Program Pilah Sampah Dua Minggu Sekali
Gerakan ini mewajibkan masyarakat memilah sampah berdasarkan jenisnya sebelum dibuang.
Dwi Astarini - Selasa, 12 Mei 2026
Gubernur Pramono bakal Evaluasi Program Pilah Sampah Dua Minggu Sekali
Indonesia
100 Investor Diklaim Minati Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik
Total nilai pengembangan proyek PSEL yang tengah disiapkan pemerintah mencapai sekitar 5 miliar dolar AS atau sekitar Rp 87 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Mei 2026
100 Investor Diklaim Minati Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik
Berita Foto
Limbah Sayuran di Pasar Kramat Jati Diolah Menjadi Pupuk Bernilai Guna
Petugas memasukkan sampah sayuran limbah organik di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (11/5/2026).
Didik Setiawan - Senin, 11 Mei 2026
Limbah Sayuran di Pasar Kramat Jati Diolah Menjadi Pupuk Bernilai Guna
Indonesia
Hotel dan Kafe di Jakarta Wajib Pilah Sampah, Masih Bandel Izin Usaha Dicabut
TPST Bantargebang, Bekasi, mulai Agustus 2026 hanya menerima sampah residu sesuai arahan Kementerian Lingkungan Hidup.
Wisnu Cipto - Senin, 11 Mei 2026
Hotel dan Kafe di Jakarta Wajib Pilah Sampah, Masih Bandel Izin Usaha Dicabut
Indonesia
TPST Bantargebang tak Lagi Terima Semua Sampah Mulai Agustus 2026, Warga Diminta Pilah Sampah dari Rumah
TPST Bantargebang hanya menerima sampah residu mulai Agustus 2026. Warga diminta memilah sampah dari rumah.
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
TPST Bantargebang tak Lagi Terima Semua Sampah Mulai Agustus 2026, Warga Diminta Pilah Sampah dari Rumah
Bagikan