Disdik DKI Bantah Sekolah Jakarta Tak Sesuai Standar Keamanan
Sejumlah siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di SMA Negeri 87, Jakarta. (Foto: Antara)
MerahPutih.com - Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta menyangkal jika sekolah-sekolah di Ibu Kota tak memenuhi standar keamanan, sehingga masih terjadi peristiwa terjatuhnya siswa di lokasi tempat menimba ilmu tersebut.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Purwosusilo mengungkapkan, bahwa pembatas tembok sekolah sudah memiliki standar keamanan.
Baca Juga:
Disdik DKI Tegaskan Tak Ada Toilet Gender Netral di Sekolah Jakarta
"Sebetulnya jakarta, sekolah-sekolah di jakarta dari segi sekolah ramah anaknya sudah memenuhi standar. Misal ada tembok ada ketinggian sekian," kata Purwosusilo, Jumat (29/9).
Kendati begitu, ucap dia, Dinas Pendidikan (Disdik) DKI bakal melakukan evaluasi keamanan gedung sekolah, agar insiden siswa terjatuh dari gedung tak terulang kembali.
"Tapi namanya juga kejadian, pasti kita tidak takabur, tidak ngeblok, tetep apa pun kejadian yang ada jadi bahan evaluasi. Peningkatan mutu layanan," paparnya.
Baca Juga:
Disdik DKI Cabut Sejumlah KJP Siswa Akibat Orangtua Punya Mobil dan Rumah Mewah
Sebelumnya, Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Basri Baco menyoroti gedung sekolah tidak memenuhi standar keamanan. Hal ini ia ungkap menyesul seorang siswi 06 Pesanggerahan, Jakarta Selatan terjatuh dari lantai 4 sekolah.
"Faktanya ada siswi jatuh dari lantai 4 sekolah dan meninggal, artinya sekolah itu tidak memenuhi standar keamanan anak," kata Basri Baco saat dihubungi, Kamis (27/9).
Menurut dia, bila gedung sekolah sudah sesuai dengan standar keamanan anak, tentu hal ini tidak akan terjadi. Dia menyebutkan kasus ini akan menjadi bahan evaluasi besar.
"Seharusnya mau di-bully atau tidak di-bully atau anak mau coba lompat tetap tidak bisa karena standar keamanannya tidak bisa itu terjadi," paparnya. (Asp)
Baca Juga:
Dana KJP Rp 197 Miliar Tak Tersalurkan, Komisi E Panggil Disdik DKI
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Hari Pertama 2026, Naik Bus TransJakarta, MRT, dan LRT Gratis
3.845 Petugas Kebersihan disiagakan di Jakarta Angkut Sampah Malam Tahun Baru 2026
Malam Tahun Baru, 300 Pasukan Hujau Disiapkan di Jakarta Siaga Pohon Tumbang
Aksi Tolak UMP Jakarta 2026 Terus Berlanjut, Gubernur DKI Pramono Anung: Nominal Diputuskan dari Aspirasi Buruh dan Pengusaha
Sampah dalam Perayaan Malam Tahun Baru 2026 Diperkirakan Menurun, Dinas LH DKI Tetap Kerahkan 3.395 Petugas Kebersihan
Malam Tahun Baru, MRT Jakarta Beroperasi Hingga Pukul 02.00
Seluruh Gedung di Jakarta Bakal Diaudit Pada 2026, Cek Standar Keselamatan
2026 Jakarta akan Macet, PAM Jaya Minta Maaf karena Proyek Pipa 1.000 Km
Said Iqbal Tolak UMP Jakarta 2026 Rp 5,7 Juta, Sebut Turunkan Daya Beli Buruh
Kebakaran Minggu Malam, Sarinah Tetap Beroperasi