MerahPutih.com - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Fraksi PKS Sukamta mendorong Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir agar diplomasi Indonesia tidak hanya berorientasi pada hubungan antarnegara, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap perekonomian nasional dan penciptaan lapangan kerja.
Menurut Sukamta, diplomasi ekonomi harus mampu memperkuat industri nasional sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat di dalam negeri.
“Ukuran keberhasilan diplomasi harus terlihat pada hasilnya, warga kita terlindungi, kedaulatan terjaga, peluang ekonomi bertambah, dan Indonesia semakin mampu ikut menyelesaikan persoalan dunia,” ujar Sukamta dalam keterangannya di Jakarta dikutip Selasa (6/10).
Baca juga:
DPR Harap Diplomasi RI makin Kuat, Soroti Rekam Jejak Menlu Arrmanatha Nasir sebagai Diplomat di PBB
Pengalaman Arrmanatha Jadi Modal Diplomasi
Sukamta menilai pengalaman panjang Arrmanatha Nasir sebagai diplomat karier dapat menjadi modal untuk memperkuat peran Kementerian Luar Negeri dalam mengawal kepentingan Indonesia di tengah dinamika global yang semakin kompleks.
Ia juga menilai koordinasi antara Kementerian Luar Negeri dengan kementerian dan lembaga lain perlu diperkuat. Pasalnya, berbagai persoalan hubungan luar negeri saat ini berkaitan langsung dengan sektor ekonomi, pertahanan, industri, hingga kepentingan masyarakat.
Koordinasi antarkementerian juga harus kuat karena banyak persoalan luar negeri berkaitan langsung dengan ekonomi, pertahanan, dan kepentingan masyarakat,
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta.
Selain itu, Sukamta meminta kapasitas diplomat Indonesia dimanfaatkan secara optimal dalam merumuskan kebijakan luar negeri.
Menurut dia, setiap kesepakatan internasional perlu memiliki kajian yang matang, posisi Indonesia yang jelas, serta tindak lanjut yang terukur.
Perlindungan WNI dan Perjuangan untuk Palestina
Selain diplomasi ekonomi, Sukamta menyebut sejumlah agenda lain yang perlu menjadi perhatian pemerintah. Salah satunya adalah penguatan perlindungan warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri.
Ia juga meminta pemerintah konsisten memperjuangkan kemerdekaan Palestina.
Untuk Palestina, Sukamta mendorong agar bantuan kemanusiaan dan rekonstruksi tetap berjalan bersamaan dengan perjuangan diplomatik untuk mengakhiri pendudukan dan mewujudkan negara Palestina yang merdeka.
Baca juga:
PR Besar Menlu Arrmanatha Nasir: Lindungi WNI, Perkuat Ekonomi hingga Perjuangkan Palestina
Dorong ASEAN Lebih Produktif
Di tingkat kawasan, Sukamta mendorong Indonesia semakin aktif menggerakkan ASEAN menuju kerja sama yang lebih produktif.
Kerja sama tersebut, menurut dia, khususnya perlu diarahkan pada bidang industri, energi, dan ketahanan pangan.
Di sisi lain, prinsip politik luar negeri bebas aktif dinilai tetap harus menjadi fondasi dalam menjalankan diplomasi Indonesia.
Politik luar negeri bebas aktif harus menjaga kemandirian Indonesia dalam mengambil keputusan. Kita perlu mampu bekerja sama dengan berbagai negara sekaligus tegas mempertahankan kedaulatan dan kepentingan nasional,
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta.
Komisi I DPR Siap Awasi Kebijakan Luar Negeri
Sukamta mengatakan Komisi I DPR RI siap bekerja bersama sekaligus menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan luar negeri pemerintah.
Dengan demikian, keberhasilan diplomasi Indonesia di bawah Arrmanatha nantinya tidak hanya diukur dari hubungan diplomatik dan kesepakatan internasional.
Keberhasilan juga diharapkan terlihat dari sejauh mana kebijakan tersebut memberikan manfaat ekonomi bagi Indonesia dan masyarakat. (Knu)