Dinkes DKI Usul Pasien COVID-19 Tak Perlu Lagi Isolasi

Mula AkmalMula Akmal - Rabu, 14 Juni 2023
Dinkes DKI Usul Pasien COVID-19 Tak Perlu Lagi Isolasi

Ilustrasi. (Foto: Pixabay/fernandozhiminaicela)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kasus COVID-19 di Jakarta sudah cukup terkendali. Rata-rata 70 kasus positif baru per hari dengan kematian hanya empat kasus dalam seminggu terakhir.

"Dimana semua berusia 50 tahun ke atas dan belum vaksinasi dosis ke-4," kata Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi dan Imunisasi, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Ngabila Salama, Rabu (14/6).

Baca Juga:

COVID-19 di Tiongkok Meninggi, 164 Orang Meninggal dalam Sebulan

Sementara lanjut Ngabila, tingkat Keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) pasien isolasi 5 persen.

"94 kasus rawat inap dari total 1966 tempat tidur disiapkan dan icu 8 persen 34 kasus rawat inap dari total 405 tempat tidur disiapkan," urainya.

Anak buah Penjabat (Pj) Heru Budi Hartaro in mengusulkan agar pasien positif COVID-19 tidak perlu lagi melakukan isolasi. Pasien cukup diwajibkan memakai masker.

Ia mengatakan, regulasi saat ini masih mengatur isolasi pasien positif Covid-19 dilakukan selama 10 hari jika tidak melakukan PCR, dan 5 hari jika PCR sudah negatif.

Baca Juga:

Jokowi Bakal Umumkan Indonesia Beralih ke Endemi COVID-19

Untuk itu, dalam upaya menekan angka COVID-19 ia mengimbau masyarakat melaksanakan vaksinasi.

"Saya beri masukan ke stakeholder pada pasien COVID-19 tidak perlu isolasi lagi, tapi wajib pkai masker, jika sulit memantau ini maka bisa dibuat kebijakan isolasi mandiri hanya selama bergejala saja, isolasi 3-5 hari saja," ungkapnya.

Hal itu didasari pada kasus COVID-19 dengan inkubasi 1-3 hari dan 3-5 hari dari bergejala sudah sembuh. Kendati begtu, menurut dia, pencegahan sakit tetap yang terbaik.

"Inkubasi adalah waktu yang dibutuhkan dari virus masuk ke tubuh sampai timbul gejala hari pertama," ucapnya. (Asp)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA] : Ventilator Penyebab Pasien COVID-19 Meninggal

#COVID-19 #Dinas Kesehatan #Dinas Kebersihan DKI Jakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Dinkes DKI Jakarta Temukan 3 Kasus Positif Hantavirus, 6 Suspek Masih Dipantau
Dinkes DKI Jakarta menemukan 3 kasus positif hantavirus dan 6 suspek. Masyarakat diminta waspada penularan virus dari tikus serta menjaga kebersihan lingkungan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 18 Mei 2026
Dinkes DKI Jakarta Temukan 3 Kasus Positif Hantavirus, 6 Suspek Masih Dipantau
Indonesia
4 Kasus Hantavirus Ditemukan di Jakarta, DPRD DKI Minta Pemprov Tingkatkan Kewaspadaan
Dinkes DKI Jakarta mencatat empat kasus Hantavirus sepanjang 2026. DPRD DKI meminta Pemprov meningkatkan pengawasan dan langkah preventif agar tidak menyebar.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
4 Kasus Hantavirus Ditemukan di Jakarta, DPRD DKI Minta Pemprov Tingkatkan Kewaspadaan
Indonesia
450 Kasus TBC Ditemukan di Solo Awal 2026, Pemkot Lakukan Cek Kesehatan Gratis dan Tracing Intensif
Dinkes Solo mencatat, sebanyak 450 kasus TBC ditemukan sejak awal 2026. Pemkot Solo pun menggelar cek kesehatan gratis.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
450 Kasus TBC Ditemukan di Solo Awal 2026, Pemkot Lakukan Cek Kesehatan Gratis dan Tracing Intensif
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
104 Siswa Keracunan MBG di Jakarta Timur, Dinkes Ungkap Dugaan Penyebab Awal
Sebanyak 104 siswa di Jakarta Timur diduga keracunan program MBG. Dinkes DKI mengungkap kemungkinan penyebab dari jeda distribusi makanan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 April 2026
104 Siswa Keracunan MBG di Jakarta Timur, Dinkes Ungkap Dugaan Penyebab Awal
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Dislipidemia Mendominasi Temuan Medis Program Cek Kesehatan Gratis Jakarta Pusat
Integrasi sistem melalui platform digital memastikan setiap data kesehatan warga terekam dengan akurat guna menentukan langkah penanganan medis selanjutnya
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Februari 2026
Dislipidemia Mendominasi Temuan Medis Program Cek Kesehatan Gratis Jakarta Pusat
Indonesia
Virus Nipah Mengintai, Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Masih Aman
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan belum ada kasus virus Nipah di Jakarta dan meminta Dinkes serta warga tetap waspada.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Februari 2026
Virus Nipah Mengintai, Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Masih Aman
Indonesia
Buah Bekas Gigitan Kelelawar Bawa Ancaman Kematian, Bisa Jadi Inang Utama Virus Nipah
Masyarakat diminta tidak meremehkan gangguan kesehatan yang muncul secara mendadak
Angga Yudha Pratama - Selasa, 03 Februari 2026
Buah Bekas Gigitan Kelelawar Bawa Ancaman Kematian, Bisa Jadi Inang Utama Virus Nipah
Indonesia
Belum Ada Kasus Nipah di Jakarta, Dinkes Minta Warga Tetap Waspada
Virus Nipah belum ditemukan di Jakarta. Dinkes DKI pun meminta warga tetap waspada dan fokus pencegahan dini.
Soffi Amira - Senin, 02 Februari 2026
Belum Ada Kasus Nipah di Jakarta, Dinkes Minta Warga Tetap Waspada
Bagikan