Pilpres 2019

Dinilai Terlalu Mepet, Kubu Prabowo Desak Debat Capres Terakhir Dijadwal Ulang

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 14 Maret 2019
 Dinilai Terlalu Mepet, Kubu Prabowo Desak Debat Capres Terakhir Dijadwal Ulang

Kader Demokrat Ilal Ferhard (kiri) saat berada di Bareskrim (MP/Gomes R)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Debat terakhir capres-cawapres berdasarkan jadwal Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan berlangsung pada 13 April 2019. Artinya, sekitar empat hari sebelum waktu pencoblosan, tanggal 17 April.

Tenggang waktu yang mepet antara debat dan hari pencoblosan dinilai merugikan pasangan capres-cawapres. Menurut kubu Prabowo yang diwakili politisi Demokrat Ilal Ferhard, sebaiknya KPU meninjau kembali jadwal debat terakhir.

Lebih lanjut Ilal menerangkan bahwa dengan waktu yang begitu dekat dengan hari pencoblosan, pasangan Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi tak memiliki cukup waktu untuk mengklarifikasi perihal data atau fakta yang belum valid selama debat kepada masyarakat. Apalagi tanggal 14 April sudah memasuki masa tenang dan larangan kampanye sudah diberlakukan.

Atas pertimbangan itu, mantan anggota DPRD DKI Jakarta oti menganjurkan agar debat capres terakhir dimajukan dari jadwal yang sudah ditetapkan KPU.

Debat Capres-Cawapres Pilpres 2019
Pasangan capres dan cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga. Foto:KPU/Ist

"Seharusnya jangan terlalu mepet waktunya. Sangat disayangkan waktu habis tanggal 14 masuk masa tenang jadi kami enggak bisa counter hal-hal yang bersifat merugikan. Saya berharap bahwa KPU mengganti kembali, tapi hanya sebagai usulan atau himbauan kepada KPU, supaya tidak terlalu mepet waktunya," kata Ilal Ferhard, kepada wartawan di Jakarta, Kamis (14/3).

Sementara itu, anggota Komisi II DPR RI Zainudin Amali menyatakan bila ada yang tak sepakat soal jadwal debat capres -cawapres terakhir lantaran dianggap terlalu mepet, maka penting dibahas kembali bersama KPU RI sebagai penyelenggara guna dicari jalan keluarnya.

"Saya pribadi setuju saja kalau kedua belah pihak (Tim paslon 01 dan 02) bersepakat dengan KPU untuk memajukan hari pelaksanaan debat terkhir ini. Hasil kesepakatan itulah yang harus segera diumumkan ke publik," tutur politisi Golkar ini.

WNI yang menetap di Australia Ardhi juga mengingatkan agar KPU bisa bersikap bijak untuk memajukan jadwal debat sebelum tanggal pelaksanaan pencoblosan di Australia yakni tanggal 13 April.

“Tanggal 13 April, kami di Australia serentak melaksanakan Pemilu, sangat bijak dan penting jika KPU memajukan jadwal debat sebelum tanggal tersebut. Tidak lucu jika kami sudah menentukan pilihan sementara kedua calon masih berpromosi janji dan visi," pungkas pria asal Surabaya itu.(Knu)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Nama Unik Caleg Perempuan PKS, Begini Penjelasan Fransisca Santa Clause

#Ilal Ferhard #Debat Capres-cawapres #Komisi Pemilihan Umum #Pilpres 2019
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Pemilih Indonesia Tembus 211 Juta, KPU RI Ketok Palu Data Paling Update Semester II 2025
KPU juga menggandeng Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk memvalidasi pemilih di mancanegara menggunakan Nomor Induk Kependudukan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Desember 2025
Pemilih Indonesia Tembus 211 Juta, KPU RI Ketok Palu Data Paling Update Semester II 2025
Indonesia
Ogah Buka Dokumen Capres-Cawapres, KPU Jadi Tidak Transparan
Rekam jejak yang buruk bisa berdampak langsung pada kualitas penyelenggaraan negara dan meningkatnya potensi korupsi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 16 September 2025
Ogah Buka Dokumen Capres-Cawapres, KPU Jadi Tidak Transparan
Indonesia
Ketua KPU Nilai Pemilu Terpisah Ideal, Singgung Kematian Petugas di 2019
Afifuddin mengaku telah membatasi jumlah pemilih di setiap TPS untuk meminimalkan korban
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 28 Juni 2025
Ketua KPU Nilai Pemilu Terpisah Ideal, Singgung Kematian Petugas di 2019
Indonesia
KPU Minta Jeda Waktu Pilkada Jangan Sampai Bikin Panitia Pemilu 'Enggak Bisa Napas'
Idealnya, ada jeda waktu antara satu setengah hingga dua tahun
Angga Yudha Pratama - Rabu, 14 Mei 2025
KPU Minta Jeda Waktu Pilkada Jangan Sampai Bikin Panitia Pemilu 'Enggak Bisa Napas'
Indonesia
KPU Tindaklanjuti Putusan MK Soal PSU di 24 Pilkada, Segera Koordinasi dengan Kemendagri
Baik dari sisi hukum dan teknis penyelenggaraan, serta konsekuensi anggarannya
Angga Yudha Pratama - Selasa, 25 Februari 2025
KPU Tindaklanjuti Putusan MK Soal PSU di 24 Pilkada, Segera Koordinasi dengan Kemendagri
Indonesia
DPR-KPU Sepakat Gelar Pilkada Ulang Jika Kotak Kosong Menang September 2025
Syarat pilkada ulang digelar bila calon tunggal tidak mendapatkan suara lebih dari 50 persen.
Wisnu Cipto - Kamis, 26 September 2024
DPR-KPU Sepakat Gelar Pilkada Ulang Jika Kotak Kosong Menang September 2025
ShowBiz
Gandeng Garin Nugroho, KPU Hadirkan Film Drama Komedi 'Tepatilah Janji'
Film Tepatilah Janji akan tayang terbatas di bioskop-bioskop tanah air, serta beberapa televisi nasional dan OTT.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Agustus 2024
Gandeng Garin Nugroho, KPU Hadirkan Film Drama Komedi 'Tepatilah Janji'
Indonesia
DKPP Tak akan Panggil Para Komisione KPU di Dugaan Kasus Asusila Hasyim Asy'ari
Mengenai pihak-pihak yang akan dipanggil sebagai pihak terkait pada prinsipnya adalah mereka yang relevan dan dibutuhkan keterangannya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 Mei 2024
DKPP Tak akan Panggil Para Komisione KPU di Dugaan Kasus Asusila Hasyim Asy'ari
Indonesia
Dilaporkan Atas Dugaan Asusila, Ketua KPU Berencana Lapor Balik
Hal itu dikatakan Hasyim usai menjalani sidang perdana kasus dugaan asusila pada Rabu (22/5)
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 Mei 2024
Dilaporkan Atas Dugaan Asusila, Ketua KPU Berencana Lapor Balik
Indonesia
Pemungutan Suara Ulang di Kuala Lumpur Tanggal 9-10 Maret
Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) akan melakukan pengawalan dari awal hingga selesai. Besoknya, surat suara itu bakal dihitung bersamaan dengan hasil PSU dari metode TPS.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 02 Maret 2024
Pemungutan Suara Ulang di Kuala Lumpur Tanggal 9-10 Maret
Bagikan