Din Syamsuddin Tak Sepakat Jenderal Gatot Dituding Berpolitik Praktis

Zulfikar SyZulfikar Sy - Sabtu, 07 Oktober 2017
Din Syamsuddin Tak Sepakat Jenderal Gatot Dituding Berpolitik Praktis

Jenderal Gatot Nurmantyo saat hadir dan menjadi pembicara di pengajian bulanan Muhammadiyah. (MP/Fadhli)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Mantan Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin menilai pernyataan kontroversi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo bukanlah indikasi bahwa beliau sedang bermanuver politik praktis.

Sebelumnya, sejumlah kalangan menuding bahwa mantan KSAD itu tengah berpolitik praktis dengan pernyataannya soal nobar Film G30S/PKI dan pembocoran rahasia negara soal impor senjata ilegal.

"Pada hemat saya positif, tak perlu disikapi dengan sinisme, apalagi dengan kecurigaan, TNI memang harus berpolitik tapi bukan politik praktis tapi politik negara," ujar Din Syamsuddin saat menghadiri pengajian bulanan PP Muhammadiyah di Gedung PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (6/10). Jenderal Gatot juga hadir dan menjadi pembicara di acara pengajian tersebut.

Menurutnya, apa yang dilakukan Jenderal Gatot merupakan hal yang positif dalam hal menjaga kedaulatan negara. Lantas, dia memuji sikap Gatot sebagai sosok yang pemberani.

"Seorang pemimpin itu harus berani mengatakan bener itu benar dan salah itu salah," katanya.

Justru sebaliknya, Dewan Pembina MUI itu mengatakan prihatin dengan kondisi para pemangku amanat yang tidak berani jujur.

"Banyak ekspresi dan pernyataan tak jujur yang dibungus dengan ambisi akan membawa bangsa ini kepada kehancuran," imbuhnya. (Fdi)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Jelang 2019, Jenderal Gatot Jalin Komunikasi dengan Muhammadiyah?

#Gatot Nurmantyo #Din Syamsuddin
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Indonesia
Eks Ketum Muhammadiyah Minta Presiden Prabowo Kendalikan Situasi, Imbau Ulama Tenangkan Warga
Para pemuka agama diharapkan mampu menenangkan umat namun tetap kritis terhadap segala bentuk kemungkaran.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Agustus 2025
Eks Ketum Muhammadiyah Minta Presiden Prabowo Kendalikan Situasi, Imbau Ulama Tenangkan Warga
Indonesia
Din Syamsuddin Minta Warga Tak 'Goreng' Pernyataan Suswono soal Janda Kaya Nikahi Pria Pengangguran
Menurut Din Syamsuddin, Cagub Suswono sudah mengaku bersalah hingga meminta maaf, dan bahkan ia sudah mencabut pernyataan yang dipermasalahkan itu.
Frengky Aruan - Selasa, 05 November 2024
Din Syamsuddin Minta Warga Tak 'Goreng' Pernyataan Suswono soal Janda Kaya Nikahi Pria Pengangguran
Indonesia
Din Syamsuddin Minta RK Tak Abaikan Agama selain Islam
Din Syamsuddin meminta Ridwan Kamil untuk tidak mengabaikan agama selain Islam.
Soffi Amira - Senin, 04 November 2024
Din Syamsuddin Minta RK Tak Abaikan Agama selain Islam
Indonesia
Ridwan Kamil Silaturahmi ke Din Syamsuddin untuk Minta Nasihat
Ridwan Kamil mengeklaim Din Syamsuddin memberikan dukungan terhadap pasangan RIDO di Pemiliham Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024.
Frengky Aruan - Senin, 04 November 2024
Ridwan Kamil Silaturahmi ke Din Syamsuddin untuk Minta Nasihat
Indonesia
Polisi Bakal Periksa Din Syamsuddin Terkait Pembubaran Paksa Diskusi Kemang
Penyidik bisa memeriksa siapapun yang saat itu berada di lokasi pembubaran.
Wisnu Cipto - Rabu, 02 Oktober 2024
Polisi Bakal Periksa Din Syamsuddin Terkait Pembubaran Paksa Diskusi Kemang
Indonesia
RD Tersangka Baru Pembubaran Acara Din Syamsudin Terbukti Pukuli Satpam Hotel
Tersangka MR dijerat dengan Pasal 170 KUHP dan atau Pasal 351 KUHP dan atau Pasal 355 KUHP. Saat kejadian, MR masuk ke ruang diskusi melalui pintu belakang hotel.
Wisnu Cipto - Rabu, 02 Oktober 2024
RD Tersangka Baru Pembubaran Acara Din Syamsudin Terbukti Pukuli Satpam Hotel
Indonesia
Gerombolan Orang Bubarkan Paksa Acara Diskusi Din Syamsudin dkk di Kemang
Massa yang membubarkan acara juga membawa spanduk yang provokatif.
Wisnu Cipto - Sabtu, 28 September 2024
Gerombolan Orang Bubarkan Paksa Acara Diskusi Din Syamsudin dkk di Kemang
Indonesia
Din Syamsuddin Harap Pasukan Khusus TNI Terjun Payung Bawa Bendera Indonesia dan Palestina
Bangsa Palestina, pertama mengakui kemerdekaan Indonesia
Angga Yudha Pratama - Senin, 19 Agustus 2024
Din Syamsuddin Harap Pasukan Khusus TNI Terjun Payung Bawa Bendera Indonesia dan Palestina
Indonesia
JK dan Din Syamsuddin Hadiri Pemakaman Ismail Haniyeh di Doha
JK salah satu dari sejumlah wakil beberapa negara Islam yang datang melayat ke Doha.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Agustus 2024
JK dan Din Syamsuddin Hadiri Pemakaman Ismail Haniyeh di Doha
Indonesia
Din Syamsuddin Mendadak Ambruk Usai Orasi di Patung Kuda
Din Syamsuddin ikut melaksanakan salat Zuhur dengan cara duduk
Angga Yudha Pratama - Senin, 22 April 2024
Din Syamsuddin Mendadak Ambruk Usai Orasi di Patung Kuda
Bagikan