Dijenguk Menko Yusril di Rutan Polda, Delpedro Marhaen Bersikukuh Tidak Bersalah
Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra (kanan) bersama Wamenko Kumham Imipas Otto Hasibuan (kiri) mengunjungi Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Delpedro Marhaen yang ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (9/9/2025). (ANTARA/HO-Kemenko Kumham Imipas RI)
MerahPutih.com - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra datang menemui Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Delpedro Marhaen yang ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Jakarta.
Delpedro kini berstatus sebagai tersangka dugaan penyebaran hasutan melalui media sosial yang memicu kerusuhan saat demonstrasi di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) beberapa waktu lalu.
Saat bertemu Menko Yusril, tersangka Delpedro menyatakan dirinya tidak bersalah. Namun, dia siap menghadapi proses hukum dan kooperatif menjalani pemeriksaan.
Baca juga:
Total Ada 6 Tersangka di Kasus Direktur Lokataru, Ini Unggahan Delpedro yang Jadi Bukti Polisi
"Bagaimana nanti kita lihat ke depan. Insyaallah kalau dari saya, saya tidak bersalah dan saya percaya kepolisian, Pak Yusril, dan Pak Otto tidak akan membawa kita pada hal kegelapan," kata Delpedro, kepada awak media, Selasa (9/9).
Pantauan di lokasi, Menko Yusril berbincang cukup lama dengan Delpedro saat berkunjung ke Rutan Polda Metro Jaya. Yusril turut didamping Wamenko Kumham Imipas Otto Hasibuan dalamm kesempatan itu.
Usai pertemuan, Yusril menyatakan kedatangannya untuk memastikan proses pemeriksaan terkait kasus Delpedro dan aktivis lainnya berlaku secara adil.
Baca juga:
"Jangan ada hak-hak dari Anda itu yang terkurangi. Tugas kami menjaga itu," tandas Yusri, dikutip Antara. (*)
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
Menko Yusril Targetkan RPP Jabatan Polisi Aktif Terbit Akhir Bulan, Bantah Ada Penolakan dari DPR
Aturan Polisi Ditempatkan di Jabatan Sipil Segera Rampung, Jadi Solusi Sementara
Negara-Negara Eropa Perintahkan Warganya Secepatnya Tinggalkan Iran
Prabowo Instruksikan Yusril dan Menkum Bikin UU Tangkal Propaganda Asing
Ancaman Invasi AS dan Kerusuhan Iran, DPR Soroti Keselamatan WNI
Ancaman Invasi AS ke Iran, Pemerintah RI Keluarkan Imbauan untuk WNI
Korban Tewas di Iran Bertambah Jadi 2.500, Jumlah Terbesar dalam Beberapa Dekade Terakhir
Iran Bergolak, Demo Ekonomi Berubah Ricuh hingga 2.000 Orang Tewas
Demo Ojol Hari Ini, Polisi Turunkan 1.541 Aparat dan Imbau Warga Jauhi Ring 1 Monas
Kelompok HAM Sebut Sedikitnya 648 Pengunjuk Rasa Tewas dalam Penindakan di Iran, Khawatirkan Jumlahnya Bisa saja Lebih Banyak