Diberi Bambu Pethuk Oleh Warga, Jokowi: Yang Pegang Ini Biasanya Sakti
Presiden Jokowi saat berada di Cilacap, Jawa Tengah (@sekretariat.kabinet)
Merahputih.com - Ada hal menarik usai kunjungan Presiden Joko Widodo memberikan sambutan pada acara Penyaluran Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahun 2019 di Gedung Patra Graha Kabupaten Cilacap, Senin (25/2).
Ya, Jokowi diberi sebatang bambu pethuk atau bambu yang pada satu batangnya ada ruas atau suku yang saling bertemu dan berhadapan. Bambu itu dibawa Presiden saat naik ke podium.
Ia kemudian menjelaskan kepada masyarakat yang sudah hadir di tempat itu yang ia tahu bertanya-tanya mengapa Presiden membawa sebatang bambu.
"Saya dicegat masyarakat kemudian saya buka pintu mobil, saya diberi ini. Namanya bambu pethuk, katanya yang pegang ini biasanya sakti. Pas yang pegang saya," kata Presiden Jokowi.
Jokowi mengatakan itu sambil tersenyum-senyum dan menunjukkan kepada hadirin bambu yang diterimanya dari seorang masyarakat di Cilacap.
Bambu berwarna kuning gading itu kemudian diletakkan di podium selama ia berpidato dan berdialog dengan perwakilan masyarakat yang ditunjuk.
Sebelumnya, sebagaimana dikutip Antara, Jokowi meresmikan PLTU Cilacap di Karangkandri, Cilacap, kemudian menyempatkan mampir ke Pasar Pelem Gading Limbangan. Setelah itu, ia melanjutkan perjalanan ke Gedung Patra Graha Cilacap.
Dalam perjalanan menuju ke lokasi acara Penyaluran Bantuan Sosial Program PKH dan BNPT itu, masyarakat Cilacap antusias berdiri di sisi jalan yang dilewati Presiden. Di dalam perjalanan itulah, ia sesekali berhenti untuk berinteraksi dengan masyarakat, di sanalah bambu pethuk itu diterima Jokowi. Bagi kalangan tertentu yang percaya, bambu pethuk dipercaya sebagai sarana spiritual.
Bambu pethuk juga banyak diburu kalangan pejabat bahkan banyak dari mereka yang percaya bambu tersebut akan membantu pemegangnya bisa memancarkan kewibawaan dan kharisma sehingga menarik simpati banyak orang agar mendukung sepenuhnya. (*)
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Dari Tradisi ke Inovasi, Anyaman Bambu Desa Buniayu Tembus Pasar Modern
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro