Dari Tradisi ke Inovasi, Anyaman Bambu Desa Buniayu Tembus Pasar Modern

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Sabtu, 10 Januari 2026
Dari Tradisi ke Inovasi, Anyaman Bambu Desa Buniayu Tembus Pasar Modern

Pendiri Saung Bakul Buniayu, Mardani. (Foto: Dok. Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Di tengah semakin langkanya kerajinan tangan di era modern, produk kerajinan bambu justru masih lestari di Desa Buniayu, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang. Di desa ini, masyarakat secara konsisten menjaga warisan budaya melalui sebuah sentra kerajinan bambu bernama Saung Bakul.

Saung Bakul tidak hanya berfungsi sebagai sentra UMKM kerajinan bambu, tetapi juga menjadi wadah edukasi dan pelestarian kearifan lokal bagi masyarakat setempat.

Salah satu penggerak Saung Bakul, Murdani, mengatakan sentra kerajinan ini dibangun sebagai upaya melestarikan keterampilan mengolah bambu yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh para pendahulu.

“Ini adalah tempat kami memulai kerajinan bambu. Di sini juga kami berupaya mensejahterakan masyarakat sekitar melalui kearifan lokal,” ujar pria yang akrab disapa Kang Dhany saat konferensi pers kegiatan ‘Story of Buniayu’, yang diselenggarakan Kelas Internasional London School of Public Relations (LSPR) Angkatan 27 di Saung Bakul, Sabtu (10/1/2026).

Kang Dhany mengaku telah belajar membuat anyaman bambu sejak kecil. Namun, upaya pelestarian secara serius baru dimulai pada 2021, bertepatan dengan masa pandemi Covid-19. Saat itu, ia bersama warga setempat tergerak mendirikan sentra UMKM untuk menjaga keberlangsungan kerajinan bambu di Buniayu.

Sekitar setahun kemudian, pemerintah setempat menetapkan Saung Bakul sebagai sentra edukasi. Sejak saat itu, berbagai pelatihan dan pengembangan produk terus dilakukan, termasuk inovasi pada jenis kerajinan.

“Pada dasarnya, produk Saung Bakul adalah anyaman bambu seperti peralatan rumah tangga. Namun melalui berbagai kegiatan, kami mulai berinovasi, salah satunya dengan membuat produk fesyen berupa peci dari anyaman bambu,” paparnya.

Baca juga:

Menilik Kerajinan Tradisional Anyaman Tikar Daun Pandan

Seiring pengembangan tersebut, produk anyaman bambu dari Buniayu mulai dikenal di berbagai wilayah Indonesia. Meski demikian, Dhany mengakui masih terdapat tantangan, terutama dalam hal pemasaran dan digitalisasi.

Ia pun bersyukur Saung Bakul kini mendapatkan pendampingan dari LSPR, khususnya dalam pengembangan produk dan pelatihan digital.

“LSPR tertarik membantu pengembangan karena kami memang masih sangat kurang dalam digitalisasi. Sebagian besar pengrajin di Buniayu berusia 35 hingga 50 tahun,” ungkap Dhany. Ia menambahkan, peserta pelatihan yang hadir merupakan putra-putri para pengrajin bambu setempat.

Dhany berharap kolaborasi ini mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat, sekaligus memperkenalkan produk anyaman bambu Buniayu hingga ke tingkat nasional bahkan internasional.

Ketua Penyelenggara Story Of Buniayu, Moza Febrianita. (Foto: Dok. Ist)

Sementara itu, Ketua Penyelenggara ‘The Story of Buniayu’, Moza Febrianita, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mendorong penguatan UMKM serta keberlanjutan produk tradisional Indonesia melalui pelatihan digital dan pengembangan desain produk.

“Kegiatan ini bertujuan memperkuat promosi digital, meningkatkan mutu desain, serta mendorong daya saing pengrajin lokal agar produk anyaman bambu dari Desa Buniayu mampu bersaing di pasar internasional,” jelas Moza.

Baca juga:

Indonesia Ekspor Perdana Produk Kerajinan Serat Alam Enceng Gondok ke Amerika

Menilik Sentra Kerajinan Gamelan Kuningan Daliyo Legiyono Yogyakarta Sejak 1954

Ia menambahkan, pihaknya ingin menghadirkan inovasi agar produk anyaman bambu tetap relevan dengan perkembangan zaman, khususnya di sektor fesyen.

“Kami ingin mencoba memberikan inovasi agar Desa Buniayu lebih dikenal, terutama dari sisi fesyennya. Pengrajin terbiasa menggunakan bahan tradisional, sementara kami sebagai Gen Z ingin mengembangkan anyaman bambu dengan pendekatan yang lebih modern,” ujarnya.

Moza berharap kolaborasi antara LSPR dan masyarakat Buniayu dapat melahirkan produk anyaman bambu yang lebih beragam, sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga dan menjaga kelestarian tradisi.

“Kami berharap Desa Buniayu semakin dikenal, potensi lokalnya berkembang, kesejahteraan warga meningkat, dan generasi mudanya mau melanjutkan tradisi anyaman bambu,” tutupnya. (*)

#Kerajinan Kertas #Budidaya Bambu #CSR
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Lubang TKP Balita Tewas di Tebet Bagian dari Proyek CSR Lapangan Futsal
Lokasi insiden balita tewas di Tebet ternyata proyek CSR lapangan futsal.
Wisnu Cipto - Senin, 29 Juni 2026
Lubang TKP Balita Tewas di Tebet Bagian dari Proyek CSR Lapangan Futsal
Indonesia
Dukung Program STBM, Bank Jakarta Bangun MCK Komunal untuk Warga Tomang
Bank Jakarta melalui program CSR membangun MCK Komunal di Tomang, Jakarta Barat. Program ini dalam bentuk dukungan terhadap STBM.
Soffi Amira - Senin, 29 Juni 2026
Dukung Program STBM, Bank Jakarta Bangun MCK Komunal untuk Warga Tomang
Indonesia
Diserbu Peserta, Donor Darah HUT ke-65 Bank Jakarta Jadi Bukti Nyata Kepedulian
Aksi donor darah Bank Jakarta dalam HUT ke-65 disambut antusias. Libatkan karyawan hingga masyarakat umum demi dukung stok darah di Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 April 2026
Diserbu Peserta, Donor Darah HUT ke-65 Bank Jakarta Jadi Bukti Nyata Kepedulian
Indonesia
Bank Jakarta Salurkan Bantuan untuk Difabel, Dorong Kemandirian dan Pelatihan Kerja
Bank Jakarta salurkan bantuan pelatihan untuk difabel binaan YaSDI dalam HUT ke-65. Dukung kemandirian dan akses kerja penyandang disabilitas.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 April 2026
Bank Jakarta Salurkan Bantuan untuk Difabel, Dorong Kemandirian dan Pelatihan Kerja
Indonesia
Bank Jakarta Gelar Donor Darah di HUT ke-65, Gandeng PWI dan PMI
Bank Jakarta menggelar donor darah kolaboratif bersama PWI Jaya dan PMI DKI dalam rangka HUT ke-65. Kegiatan ini wujud kepedulian sosial dan dukung stok darah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 April 2026
Bank Jakarta Gelar Donor Darah di HUT ke-65, Gandeng PWI dan PMI
Lifestyle
Art Jakarta Papers 2026 Digelar Perdana, Fadli Zon Soroti Nilai Historis Kertas
Art Jakarta Papers 2026 digelar pada 5-8 Februari. Pameran ini juga dihadiri oleh Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon.
Soffi Amira - Jumat, 06 Februari 2026
Art Jakarta Papers 2026 Digelar Perdana, Fadli Zon Soroti Nilai Historis Kertas
Fun
Art Jakarta Papers 2026 Siap Digelar, Soroti Karya Seni Berbasis Kertas
Art Jakarta Papers 2026 siap digelar pada 5-8 Februari 2026. Ajang ini menyoroti karya seni berbasis kertas.
Soffi Amira - Jumat, 23 Januari 2026
Art Jakarta Papers 2026 Siap Digelar, Soroti Karya Seni Berbasis Kertas
Indonesia
Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK, Diduga Terlibat Kasus Fee Proyek
Wali Kota Madiun, Maidi, terjaring OTT KPK, Senin (19/1). Ia diduga terlibat dalam kasus fee proyek dan dana CSR di Madiun.
Soffi Amira - Senin, 19 Januari 2026
Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK, Diduga Terlibat Kasus Fee Proyek
Tradisi
Dari Tradisi ke Inovasi, Anyaman Bambu Desa Buniayu Tembus Pasar Modern
Saung Bakul di Desa Buniayu, Tangerang, melestarikan kerajinan bambu turun-temurun lewat inovasi, edukasi, dan kolaborasi dengan LSPR.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 10 Januari 2026
Dari Tradisi ke Inovasi, Anyaman Bambu Desa Buniayu Tembus Pasar Modern
Merah Putih Kasih
Peduli Lingkungan dan Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kebun JHL Merah Putih Kasih Terima CSR dari Bank Mandiri
Bank Mandiri menyalurkan bantuan CSR sarana pertanian ke JHL Foundation di Bogor untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan pertanian berkelanjutan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 31 Desember 2025
Peduli Lingkungan dan Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kebun JHL Merah Putih Kasih Terima CSR dari Bank Mandiri
Bagikan