Kesehatan

Kandungan Racun Rokok Elektronik Lebih Banyak Dibanding Rokok Konvensional

Iftinavia PradinantiaIftinavia Pradinantia - Sabtu, 18 Mei 2019
Kandungan Racun Rokok Elektronik Lebih Banyak Dibanding Rokok Konvensional

Bahaya Rokok Elektronik (Sumber: Macworld)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

VAPE atau vaporizer kini menjadi bagian dari gaya hidup milenial. Menjamurnya si rokok elektrik di tengah masyarakat karena rokok jenis baru ini dianggap lebih aman bagi kesehatan dibandingkan rokok konvensional. Hal tersebut membuat para perokok mulai beralih ke vape. Klaim aman tersebut bahkan membuat anak-anak mulai mengonsumsi si rokok elektrik. Peminat rokok elektronik pun meningkat secara signifikan.

Selain klaim mereka akan keamanan bagi kesehatan, rokok elektronik pun sangat mudah didapat dan tidak ada regulasi apapun yang mengatur persebarannya. Kondisi tersebut diperkuat dengan maraknya komunitas-komunitas vape.

Vape Pengganti Rokok
Vape pengganti rokok (Sumber: India Times)

Nyatanya, ancaman kesehatan tetap bisa ditemui di rokok elektronik. Kandungan zat kimia yang ada dalam rokok elektronik beresiko bagi kesehatan. Ketua Pokja Masalah Rokok , dr. Feni Fitriani Sp.P(K)mengatakan bahwa rokok elektronik mengandung zat berbahaya yang justru lebih banyak daripada rokok konvensional.

Dalam rokok elektronik, sedikitnya terdapat 7000 zat radikal perhirup. Zat radikal tersebut di antaranya propylene glycol, gliserol, fornaldehid, dan nitrosamin. Berikut resiko rokok elektronik bagi kesehatan:

1. Kanker

Kanker
Kanker (Sumber: Colourbox)

"Rokok elektronik mengandung nikotin dan karsinogen penyebab kanker," tutur dokter Feni ditemui di aula PD Ikatan Dokter Indonesia, Jakarta Pusat. Senada dengan dokter Feni, Kemua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), Dr. Sally Aman Nasution SpPF-KKV, menyampaikan bahwa rokok elektronik dapat mencetuskan kanker paru-paru, kanker mulut, dan kanker tenggorokan.

"Rokok ini memiliki substansi yang bersifat karsinogenesis sehingga dapat menyebabkan perubahan sel dan menimbulkan jenis kanker tertentu," ucap Dokter Sally.

2. Peradangan

Smoke Vaporizer
Rokok Elektronik (Sumber: Lung Disease News)

Selain zat karsinogen yang telah disebutkan, rokok elektronik juga mengandung bahan-bahan beracun lainnya. "Bahan toksik yang terdapat di rokok elektronik seperti logam, silikat, hingga nanopartikel merangsang iritasi, peradangan dan kerusakan sel," urainya.

3. Gangguan Sistem Paru-Paru

Gangguan Paru-Paru
Gangguan Paru-Paru (Sumber: Medica Daily)

Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Dr. dr. Agus Dwi Susanto Sp.P(K), FAPSR, FISR membeberkan bahwa rokok elektronik memberi dampak buruk pada sistem paru-paru dan pernapasan.

"Dampak rokok elektronik terhadap sistem paru-paru dan pernapasan seperti peningkatan inflamasi, kerusakan epitel, menurunnya sistem imunitas lokal paru-paru dan saluran napas, peningkatan hipersensitif saluran napas, risiko asma, dan emfisema," paparnya.

Tak hanya itu, dampak penggunaan vape lainnya bagi pernapasan yakni iritasi saluran napas, bronkitis, bronkiolitis obliterans, asma dan infeksi paru-paru.

4. Tuberculosis

Vape
Vape sebabkan tuberculosis (Sumber: Ecigarette)

Nikotin yang ada dalam rokok elektronik juga dapat mengubah ekspresi beberapa gen salah satunya ICAM-4 yang dapat meningkatkan penempelan bakteri tuberculosis. Perokok baik rokok konvensional atau rokok elektronik beresiko dua kali lipat terinfeksi dan mati karena tuberculosis.

5. Beresiko Pada Kesehatan Mulut

Dampak Vape
Mengganggu Kesehatan mulut (Sumber: Middle East Listerine)

Para produsen rokok elektronik mengatakan bahwa produknya menjadi alternatif bagi yang ingin menghentikan kebiasaan merokok. Faktanya justru sebaliknya.

Rokok elektronik memberi dampak negatif bagi sel mukosa mulut. Jika diteruskan, tentu berpotensi pada kanker mulut. (avia)

#Rokok Elektronik #Vape #Cukai Vape
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Polisi Mulai Selidiki Promosi Vape Libatkan Anak-Anak di Kanal Youtube MJ
Petugas juga terus mendalami materi digital yang telah diperoleh, yakni rekaman siaran langsung media sosial (live streaming), cuplikan video, rekaman yang diduga berkaitan dengan promosi produk
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
Polisi Mulai Selidiki Promosi Vape Libatkan Anak-Anak  di Kanal Youtube MJ
Indonesia
Ramai Bincang Anak Jadi Bintang Vape di Media Sosial, DPR Desak Polisi Bertindak
Perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama. Jangan pernah menjadikan anak sebagai alat untuk memperoleh keuntungan ekonomi
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Ramai Bincang Anak Jadi Bintang Vape di Media Sosial, DPR Desak Polisi Bertindak
Indonesia
KPAI Soroti Dugaan Anak Dijadikan Promosi Vape, Minta Penegak Hukum Bertindak
KPAI menyoroti dugaan keterlibatan anak dalam promosi vape di YouTube dan meminta aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
KPAI Soroti Dugaan Anak Dijadikan Promosi Vape, Minta Penegak Hukum Bertindak
Indonesia
Komdigi Kasih Tenggat 3 Hari YouTube Tindak Bigmo Buntut Anak Promosi Vape
Komdigi beri tenggat 3 hari kepada YouTube untuk menindak konten promosi vape kreator Bigmo yang melibatkan anak. Jika tidak, sanksi administratif menanti.
Wisnu Cipto - Senin, 03 Agustus 2026
Komdigi Kasih Tenggat 3 Hari YouTube Tindak Bigmo Buntut Anak Promosi Vape
Indonesia
Kemkomdigi Layangkan Teguran ke YouTube usai Temukan Konten Vape yang Libatkan Anak
Kemkomdigi melayangkan teguran ke YouTube, setelah menemukan konten vape yang melibatkan anak-anak.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
Kemkomdigi Layangkan Teguran ke YouTube usai Temukan Konten Vape yang Libatkan Anak
Indonesia
Larang Penggunaan Vape, Presiden Prabowo Minta Anak Buahnya Buat Kajian
Prabowo meminta agar pengawasan dilakukan secara berlapis pada jalur distribusi vape.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Larang Penggunaan Vape, Presiden Prabowo Minta Anak Buahnya Buat Kajian
Indonesia
Prabowo Bakal Larang Total Vape, Tapi Ini Syaratnya
Rokok elektrik telah berkembang menjadi salah satu media baru yang dimanfaatkan sindikat narkotika untuk mengedarkan zat terlarang secara terselubung.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Prabowo Bakal Larang Total Vape, Tapi Ini Syaratnya
Indonesia
Cegah Perokok Muda, Kemenkes Seragamkan Desain Bungkus Rokok Konvensional dan Elektrik
Kebijakan baru ini bertujuan menekan daya tarik produk bagi anak dan remaja serta menekan prevalensi perokok muda.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Cegah Perokok Muda, Kemenkes Seragamkan Desain Bungkus Rokok Konvensional dan Elektrik
Indonesia
BNN Ungkap Ratusan Liquid Vape Mengandung Narkotika, Wamenkes: Bahaya bagi Generasi Muda
Wamenkes Benjamin Paulus mengaku terkejut setelah mendapat laporan BNN soal penyalahgunaan vape untuk narkoba. Usai temuan 298 liquid vape mengandung narkotika.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 03 Juni 2026
BNN Ungkap Ratusan Liquid Vape Mengandung Narkotika, Wamenkes: Bahaya bagi Generasi Muda
Olahraga
Barcelona Rayakan Gelar Liga Spanyol 2025/26, Wojciech Szczesny Asyik Ngevape di Atas Bus
Wojciech Szczesny terlihat asyik ngevape di atas bus, ketika Barcelona merayakan juara Liga Spanyol 2025/26. Aksinya pun menjadi sorotan.
Soffi Amira - Selasa, 12 Mei 2026
Barcelona Rayakan Gelar Liga Spanyol 2025/26, Wojciech Szczesny Asyik Ngevape di Atas Bus
Bagikan