Diajak Demokrat Berkoalisi, Nasdem: Kami Terbuka untuk Semua Partai

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 29 Maret 2022
Diajak Demokrat Berkoalisi, Nasdem: Kami Terbuka untuk Semua Partai

Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad M Ali. Foto: ANTARA News/Fathur Rochman

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Partai Nasdem menyatakan masih sangat terbuka untuk berkoalisi dengan semua partai politik menuju Pilpres 2024.

Saat ini, koalisi untuk kontestasi demokrasi lima tahunan masih dinamis dan cair, termasuk peluang koalisi dengan Partai Demokrat.

Baca Juga

AHY Tegaskan Demokrat-NasDem Sepakat Tolak Wacana Penundaan Pemilu 2024

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Nasdem, Ahmad Ali usai mendampingi Ketum NasDem Surya Paloh bertemu dengan Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), di Kantor DPP Partai Nasdem, Jakarta, Selasa (29/3).

"Koalisi untuk Pemilu 2024 semuanya masih terbuka. Jadi Nasdem tidak mengunci untuk satu partai, semua partai terbuka," kata Ahmad Ali.

Ali mengakui peluang koalisi dengan Partai Demokrat sangat terbuka. Pasalnya, Partai Nasdem dan Demokrat memiliki visi kebangsaan yang sama. Hanya saja, perlu mencari titik temu agar Nasdem dan Demokrat bersama-sama mengatasi persoalan bangsa.

Baca Juga

PSI Sindir Penjualan Tiket Formula E Kalah dengan Justin Bieber

"Diskusi akan terus dilakukan untuk mencari titik temu dalam isu-isu kebangsaan, karena bangsa ini, bangsa yang besar sehingga tidak bisa satu pertemuan kemudian kita mengurai semua permasalahan yang ada," ujar Ali.

Sebelumnya, AHY juga menyatakan, partainya terbuka menjalin koalisi dengan Partai Nasdem pada Pemilu 2024 mendatang. Namun, hal itu mesti dibicarakan lebih lanjut.

Partai Demokrat, kata AHY, akan terus menjalin silaturahmi dengan Nasdem dalam menyongsong gelaran pesta demokrasi lima tahunan tersebut. (Pon)

Baca Juga

Respons AHY saat Ditanya Peluang Koalisi dengan NasDem

#Partai Nasdem #Partai Demokrat #Pilpres #Pemilu #Partai Politik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
10 Isu Strategis Dalam Rancangan Undang-Undang Pemilu
Isu-isu strategis yang akan dibahas itu menjadi dasar bagi panja untuk mengundang pihak-pihak terkait guna menyampaikan saran dan masukannya terhadap sistem Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
10 Isu Strategis Dalam Rancangan Undang-Undang Pemilu
Dunia
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Calon presiden Flavio Bolsonari memperoleh suara 47,23 persen. Kemudian, Lula da Silva memperoleh suara 44,93 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Indonesia
Parliamentary Threshold Naik, Proses Regenerasi Kader Politik Bakal Terpengaruh
peningkatan ambang batas juga dinilai bakal memberi tantangan berat bagi partai politik yang meraih suara di kisaran 1 - 3 perse
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
Parliamentary Threshold Naik, Proses Regenerasi Kader Politik Bakal Terpengaruh
Indonesia
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Padahal, mantan Wali Kota Solo ini telah resmi login PSI pada 14 Oktober 2025.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Indonesia
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Jokowi mengatakan bergabungnya ke PSI sudah dari 14 Oktober 2025. Ia membuka hal tersebut lantaran masih banyak pihak yang mempertanyakan posisinya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Indonesia
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Sistem tersebut menarik karena partai politik memiliki peran dalam menentukan calon yang memperoleh mandat rakyat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Indonesia
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Pembahasan mengenai mekanisme tersebut, masih terus dilakukan id antara partai politik sebagai bagian dari penyusunan revisi Undang-Undang Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Indonesia
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Wacana-wacana itu masih merupakan perbincangan di antara partai politik dan belum masuk tahapan pembahasan di DPR RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Indonesia
PDIP Tunggu Naskah Akademik Capres-Cawapres Harus Diusung 2 Fraksi DPR
Deddy meminta pembahasan mengenai mekanisme tersebut dilakukan setelah dokumen resmi revisi UU Pemilu tersedia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
PDIP Tunggu Naskah Akademik Capres-Cawapres Harus Diusung 2 Fraksi DPR
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Bagikan