Diajak Demokrat Berkoalisi, Nasdem: Kami Terbuka untuk Semua Partai
Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad M Ali. Foto: ANTARA News/Fathur Rochman
MerahPutih.com - Partai Nasdem menyatakan masih sangat terbuka untuk berkoalisi dengan semua partai politik menuju Pilpres 2024.
Saat ini, koalisi untuk kontestasi demokrasi lima tahunan masih dinamis dan cair, termasuk peluang koalisi dengan Partai Demokrat.
Baca Juga
AHY Tegaskan Demokrat-NasDem Sepakat Tolak Wacana Penundaan Pemilu 2024
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Nasdem, Ahmad Ali usai mendampingi Ketum NasDem Surya Paloh bertemu dengan Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), di Kantor DPP Partai Nasdem, Jakarta, Selasa (29/3).
"Koalisi untuk Pemilu 2024 semuanya masih terbuka. Jadi Nasdem tidak mengunci untuk satu partai, semua partai terbuka," kata Ahmad Ali.
Ali mengakui peluang koalisi dengan Partai Demokrat sangat terbuka. Pasalnya, Partai Nasdem dan Demokrat memiliki visi kebangsaan yang sama. Hanya saja, perlu mencari titik temu agar Nasdem dan Demokrat bersama-sama mengatasi persoalan bangsa.
Baca Juga
PSI Sindir Penjualan Tiket Formula E Kalah dengan Justin Bieber
"Diskusi akan terus dilakukan untuk mencari titik temu dalam isu-isu kebangsaan, karena bangsa ini, bangsa yang besar sehingga tidak bisa satu pertemuan kemudian kita mengurai semua permasalahan yang ada," ujar Ali.
Sebelumnya, AHY juga menyatakan, partainya terbuka menjalin koalisi dengan Partai Nasdem pada Pemilu 2024 mendatang. Namun, hal itu mesti dibicarakan lebih lanjut.
Partai Demokrat, kata AHY, akan terus menjalin silaturahmi dengan Nasdem dalam menyongsong gelaran pesta demokrasi lima tahunan tersebut. (Pon)
Baca Juga
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Istana Respons Usulan E-Voting Pilkada, Sebut Perlu Kajian Mendalam
Istana Bantah Isu Pemilihan Presiden Lewat MPR, Pastikan Tetap Dipilih Rakyat
Gerakan Rakyat Deklarasi Jadi Partai, Daftar Februari 2026
Legislator NasDem Ingatkan Program Sekolah Rakyat Harus Fokus di Daerah Tertinggal
PDIP Gelar Rakarnas 10 -12 Januari, Ini Tema dan Agenda Yang Dibahas
Mayoritas Pemilih Partai Politik Tolak Pilkada Dipilih DPRD
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Heboh Kodifikasi Hukum Pemilu, Komisi II DPR Tegaskan Pilkada Lewat DPRD Konstitusional
SBY Bakal Lawan Akun Anonim Usai Difitnah Jadi Dalang Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
ICW Tolak Kepala Daerah Dipilih DPRD, Rugikan Demokrasi dan Fasilitasi Politik Transaksional